Perbedaan Asupan Gula Tambahan dan Tingkat Stres Akademik antara Mahasiswi Gizi dan Non Gizi Angkatan 2022 pada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNESA

Penulis

  • Andini Aprilia Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Desty Muzarofatus Sholikhah Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

gula tambahan, mahasiswa gizi, minuman berpemanis gula (SSB), strategi koping, stres akademik

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit tidak menular yang terus mengalami peningkatan seiring tahun, termasuk pada kalangan usia remaja dan dewasa. Faktor yang bisa memengaruhi respon seorang pelajar/mahasiswa secara fisik maupun emosional dalam mengonsumsi makanan manis merupakan stres akademik. Pada saat stres, mahasiswa akan cenderung mengonsumsi makanan tinggi gula sebagai bentuk coping strategy dalam menghadapi tekanan. Tujuan: Penelitian ini menganalisis hubungan dan perbedaan asupan gula tambahan dan tingkat stres akademik antara mahasiswi gizi dan non-gizi angkatan 2022 pada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif komparatif dengan desain cross sectional. Responden terdiri dari 44 mahasiswi gizi dan 44 mahasiswi non-gizi, dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data untuk menguji hubungan dan perbedaan menggunakan Uji Korelasi Spearman dan Uji Mann-Whitney. Hasil: Rata-rata asupan gula tambahan adalah 41,6 g/hr pada mahasiswi gizi dan 62,3 g/hr pada mahasiswi non-gizi. Sebagian besar responden mengalami stres akademik sedang (77,3% mahasiswa gizi dan 93,2% mahasiswa non-gizi). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan gula tambahan dan stres akademik pada mahasiswi gizi (p=0,339) maupun mahasiswi non-gizi (p=0,224). Namun, ditemukan perbedaan yang signifikan dalam asupan gula tambahan antara kedua kelompok (p=0,033), sementara tingkat stres akademik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,149). Kesimpulan: Terdapat perbedaan asupan gula tambahan antara kedua kelompok, dengan asupan gula tambahan mahasiswi non-gizi lebih tinggi dibandingkan mahasiswi gizi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdilah, L. M. (2022). Perbedaan Pengetahuan Gizi Dan Pola Makan Pada Mahasiswa Gizi Dan Psikologi Di Fakultas Psikologi Dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Adwinda, M. D., & Srimiati, M. (2019). Hubungan Lingkar Perut, Konsumsi Gula dan Lemak dengan Kadar Glukosa Darah Pegawai Direktorat Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Nutrire Diaita, 11(1), 7–11. https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Nutrire/article/view/2750/2342

Akmilnia, M., Sinaga, T., & Nurdiani, R. (2023). Hubungan Pengetahuan Gizi, Tingkat Stres dan Konsumsi Gula, Garam dan Lemak dengan Status Gizi Mahasiswa. Institut Pertanian Bogor.

Ardiansyah, E. R. S. (2023). Hubungan Tingkat Stres Dengan Pola Konsumsi Makanan Manis dan Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMA Mandalahayu Bekasi.

Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health Psychology Open, 2(2). https://doi.org/10.1177/2055102915596714

Campos-Ramírez, C., Palacios-Delgado, J., Caamaño-Perez, M. del C., Camacho-Calderon, N., Villagrán-Herrera, M. E., Aguilar-Galarza, A., García-Gasca, T., & Anaya-Loyola, M. A. (2023). Perceived Stress Is Directly Associated with Major Consumption of Sugar-Sweetened Beverages among Public University Students. Behavioral Sciences, 13(3), 232. https://doi.org/10.3390/bs13030232

Dewi, N. P. N. S., Saputra, K., & Juniartha, G. N. (2025). Gambaran Tingkat Dan Tuntutan Stres Akademik Mahasiswa Baru Tahun Pertama PSSKPPN Dalam Menjalani Semester Awal. Coping: Community of Publishing in Nursing, 13(1), 110–118. https://doi.org/10.24843/coping.2025.v13.i01.p15

Djoar, R. K., & Anggrani, A. P. M. (2024). Faktor-Faktor Mempengaruhi Stress Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir. Jambura Health and Sport Journal, 6(1), 52–59.

Efendy, H. K., Ventiyaningsih, A. D. I., & Habibie, I. Y. (2024). Studi Kualitatif Perilaku Emotional Eating Pada Remaja Putri Kelas XI di SMA Brawijaya Smart School Kota Malang. Universitas Brawijaya.

Fatah, M. A., Hamidi, A., & Williyanto, S. (2025). Pengaruh Kebiasaan Olahraga Terhadap Tingkat Stres Akademik di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(5).

Fawwaz, N. A., & Dini, C. Y. (2025). Studi Kualitatif Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Makan pada Atlet Non-Elite dengan Riwayat Asupan Defisit Zat Gizi Makro di UKM Basket Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Giz, 3(1), 199–223.

FDA. (2023). Added Sugars on the Nutrition Facts Label. 1–3. www.FDA.gov/NutritionFactsLabel

Haldin, B. A. F. (2023). Hubungan Pola Konsumsi Makan dan Minum Manis terhadap Status Gizi pada Karyawan PT. Hillconjaya Sakti di DKI Jakarta. https://repository.stikesmitrakeluarga.ac.id/repository/e)%20Bizlhi%20Aulia%20Fitriani%20Haldin_201902008_Skripsi_S1%20Gizi_2023.pdf

Hidayah, P., Apriliyanto, R., & Sulaiman, A. (2025). Self-Healing As A Solution To Overcome Stress In Final Semester Physical Education Students At University. Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan, 16(01), 1–9. https://doi.org/10.21009/GJIK.161.01

Kemenkes. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf

Kemenkes. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018.

Kemenkes. (2023). SKI 2023 Dalam Angka.

Lim, M. C., Parsons, S., Goglio, A., & Fox, E. (2021). Anxiety, stress, and binge eating tendencies in adolescence: a prospective approach. Journal of Eating Disorders, 9(1), 94. https://doi.org/10.1186/s40337-021-00444-2

Peni, G. K. (2023). Hubungan Tingkat Stres, Emotional Eating, dan Asupan Gizi dengan Status Gizi Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II.

Pratista, M. D. T., Febriyanti, E., & Malini, F. N. (2022). Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Asupan Sugar-Sweetened Beverages pada Mahasiswa di Kota Medan. Majalah Kedokteran Andalas, 45(3), 348–355. https://doi.org/10.25077/mka.v45.i3.p348-355.2022

Putri, G. G. (2024). Asupan Gula dan Efek Psikologis Pada Tubuh Manusia (Sugar Intake and the Psychological Effect in Human Body). AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 5(01), 918–926. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i01.6171

Rheabaks, S. J., Herlina, S., & Damayanti, D. S. (2023). Tingkat Stres Berhubungan terhadap Perilaku Emotional Eating dan Kadar Glukosa Darah pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Universitas Islam Malang.

Spence, C. (2017). Comfort food: A review. International Journal of Gastronomy and Food Science, 9, 105–109. https://doi.org/10.1016/j.ijgfs.2017.07.001

Widiastuti, M., Fitria, D., & Setaningsih, T. (2025). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Yang Menghadapi Ujian Akhir Skripsi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3).

Woods, D. (2024). The Difference Between Natural and Added Sugars. Welia Health Dietitian.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Putri, A. A. dan Sholikhah, D. M. (2026) “Perbedaan Asupan Gula Tambahan dan Tingkat Stres Akademik antara Mahasiswi Gizi dan Non Gizi Angkatan 2022 pada Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNESA”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 6(2), hlm. 56–65. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/79691 (Diakses: 10 Juli 2026).

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstract views: 1 , PDF Downloads: 0