Adaptasi Budaya Pada Mahasiswa Gen Z Asal Makassar Di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11n2.p797-806Keywords:
Adaptasi, Sosial-Budaya, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi adaptasi budaya pada mahasiswa asal Makassar yang belajar di lingkungan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Adaptasi budaya adalah proses yang kompleks di mana individu harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang berbeda secara budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pendekatan fenomenologi dengan metode wawancara mendalam sebagai alat utama pengumpulan data. Partisipan penelitian ini menggunakan seorang mahasiswa yang berasal dari Makassar. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun awalnya menghadapi beberapa tantangan, termasuk kesulitan berbahasa dan penyesuaian dengan lingkungan, mahasiswa tersebut berhasil menemukan kenyamanan dan merasa seperti rumah kedua di Banjarbaru. Strategi adaptasi yang dilakukan termasuk belajar Bahasa Banjar dari teman-teman sekitar dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya dukungan sosial dalam memfasilitasi proses adaptasi bagi individu yang mengalami perubahan lingkungan dan budaya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

