Peran Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Negatif Ketergantungan Game Online pada Remaja di Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak negatif ketergantungan game online serta peran orang tua dalam mengatasi dampak negatif ketergantungan game online pada remaja di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan subjek penelitian sebanyak 10 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketergantungan game online pada remaja berada pada kategori sedang hingga tinggi, yang berdampak negatif pada tiga aspek utama. Dari aspek fisik, remaja mengalami kelelahan, sakit kepala, dan nyeri sendi jari. Dari aspek kognitif, ketergantungan game menyebabkan penurunan motivasi belajar dan menjadikan game sebagai bentuk pelarian. Sementara itu, dari aspek psikososial, remaja menjadi lebih emosional, mudah frustrasi, dan cenderung menarik diri dari lingkungan sosial. Orang tua berperan dalam mengatasi dampak negatif ketergantungan game online melalui tiga aspek utama. Sebagai motivator, memberikan dukungan emosional dan motivasi agar anak mengurangi durasi bermain game serta meningkatkan aktivitas positif. Sebagai fasilitator, menyediakan sarana belajar, olahraga, dan alternatif kegiatan yang lebih bermanfaat, serta menetapkan aturan bermain game. Sebagai mediator, menjembatani komunikasi dengan anak, memberikan pemahaman tentang dampak negatif game, serta menerapkan aturan disiplin yang membantu anak lebih terkontrol dan bertanggung jawab. Dengan peran aktif orang tua, dampak negatif ketergantungan game online dapat diminimalkan, sehingga remaja dapat membangun kebiasaan yang lebih sehat dan produktif.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section

