Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Kader Surabaya Hebat dalam Meningkatkan Partisipasi Warga pada Program Posyandu Keluarga
Abstract
Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan Program Posyandu Keluarga (Posga). Namun, keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok usia produktif dan remaja, masih tergolong rendah akibat keterbatasan waktu, kurangnya kesadaran, serta penyebaran informasi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat yang diterapkan oleh Kader Surabaya Hebat (KSH) dalam pelaksanaan Program Posyandu Keluarga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kader KSH, petugas Puskesmas Kedungdoro, serta masyarakat peserta Posga. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui penyadaran, pengembangan kapasitas, pendampingan masyarakat, serta mobilisasi sosial. Faktor pendukung meliputi kompetensi kader, dukungan Puskesmas dan Kelurahan, serta kerja sama antar pemangku kepentingan. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu masyarakat, rendahnya kesadaran sebagian warga, dan keterbatasan sarana pendukung. Strategi tersebut mampu meningkatkan kehadiran masyarakat, kesadaran hidup sehat, dan partisipasi warga dalam kegiatan Posga. Dengan demikian, KSH memiliki peran strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan Program Posyandu Keluarga.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0




