Peran Karate Kyokushinkai Sebagai Sarana Pengembangan Kepercayaan Diri Anak Di Delta Center Waru Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak. Namun, masih banyak anak yang mengalami rasa kurang percaya diri, terutama dalam menyampaikan pendapat, berinteraksi sosial, dan menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan organisasi Karate Kyokushinkai sebagai sarana pengembangan kepercayaan diri anak di Delta Center Waru Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pelatih serta anak usia 6–12 tahun sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan latihan karate seperti kihon, kata, kumite, ujian kenaikan tingkat, dan turnamen memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan kepercayaan diri anak. Pelatih juga berperan penting melalui pemberian motivasi, pendampingan, penguatan positif, dan dukungan emosional selama latihan berlangsung. Anak-anak yang mengikuti Karate Kyokushinkai mengalami perubahan positif berupa meningkatnya keberanian, disiplin, kemampuan bersosialisasi, serta keyakinan dalam mengekspresikan diri di depan orang lain. Lingkungan sosial yang suportif dalam dojo turut membantu perkembangan mental dan emosional anak. Dengan demikian, organisasi Karate Kyokushinkai tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan bela diri, tetapi juga sebagai media pendidikan nonformal yang mendukung pembentukan karakter dan pengembangan kepercayaan diri anak.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 4




