EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK N 1 CERME

Main Article Content

Anggita Moethia Zahara Putri
Sri Handajani
Lucia Tri Pangesthi
Dwi Kristiastuti Suwardiah

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui efektivitas pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan  kelas XII Tata Boga di SMK N 1 Cerme 2) respon siswa kelas XII Tata Boga SMK N 1 Cerme mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan saat dilakukan dengan pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah studi penelitian quasi experimen atau experimen semu. Populasi siswa kelas XII Tata Boga SMK N 1 Cerme yang berjumlah 64 orang. Jenis data menggunakan data sekunder berupa hasil belajar siswa pada penilaian ulangan harian dan penilaian praktikum dan data primer berupa kuesioner. Pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengolahan atau teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Perbandingan nilai ulangan harian dan nilai praktikum siswa pada sebelum pandemi dan saat pandemi menggunakan uji normalitas dan uji Wilcoxon. Penelitian ini didapatkan hasil: 1) Pada saat pandemi nilai ulangan harian dan nilai praktikum siswa mengalami perubahan. Pada saat ulangan harian nilai A mengalami penurunan 31,25%. Nilai B mengalami penurunan 14,06%. Nilai C mengalami kenaikan 42,19%. Nilai D mengalami kenaikan 3,12% sedangkan penilaian praktikum Nilai A mengalami penurunan 15,87%. Nilai B mengalami penurunan 20.35%. Nilai C mengalami kenaikan 29.69%. Nilai D mengalami kenaikan 6,25%. 2) Respon siswa terhadap pembelajaran daring mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan pada kualitas pembelajaran daring mendapatkan presentase 83 % dengan kategori baik. Kesesuaian tingkat pembelajaran mendapatkan presentase 81% dengan kategori baik. Motivasi mendapatkan presentase 62%  dengan kategori kurang baik. Waktu mengerjakan tugas mendapatkan presentase 73% dengan kategori cukup baik. Hasil belajar mendapatkan presentase paling sedikit yaitu 60 % dengan kategori kurang baik

Article Details

Section
Articles