DARI BOG TEMPE MENJADI KAMPUNG LONTONG TAHUN 1974-2012
Abstract
Ada sebuah kampung di jalan Banyu Urip Lor Surabaya, yang mayoritas warganyanya berprofesi sebagai penjualLontong, sehingga terkenal dengan sebutan Kampung Lontong. Kampung Lontong merupakan kampung UKM (UsahaKecil Menengah) terbesar di Surabaya. Ada 76 keluarga yang tercatat sebagai pengusaha lontong di kampung tersebut,dengan produksi lontong yang mencapai lebih dari 2 ton beras perharinya. Pada sekitar tahun 1960, ternyata KampungLontong merupakan sentra penghasil tempe yang besar di Surabaya dan dikenal dengan sebutan Bog Tempe, yang berartijembatan tempe. Proses terbentuknya Kampung Lontong telah memberikan banyak pengaruh bagi masyarakat, baikmasyarakat Banyu Urip Lor maupun masyarakat Surabaya. Pengaruh tersebut berupa peningkatan ekonomi dankesejahteraan masyarakat.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2018-07-25
How to Cite
KARTIKA NURMALA SARI, D., & ALRIANINGRUM, S. (2018). DARI BOG TEMPE MENJADI KAMPUNG LONTONG TAHUN 1974-2012. AVATARA E-Journal Pendidikan Sejarah, 6(3). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/24677
Issue
Section
Articles
Abstract views: 108
,
PDF Downloads: 340
Avatara-E Journal Pendidikan Sejarah Unesa