PERKEMBANGAN INDUSTRI JAMU TRADISIONAL AL-QOMAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA TAHUN 1997-2015
The Development of the Al-Qomar Traditional Herbal Medicine Industry and Its Impact on the Socio-Economic Life of the Sunan Kalijaga Islamic Boarding School (1997–2015)
Abstract
Perkembangan industri jamu tradisional Al-Qomar di Desa Pakuncen, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial ekonomi Pondok Pesantren Sunan Kalijaga dan masyarakat sekitar pada tahun 1997-2015. Kajian ini penting karena Al-Qomar memperlihatkan transformasi pesantren dari lembaga pendidikan agama menjadi aktor ekonomi berbasis komunitas melalui produksi jamu tradisional. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumen pesantren, data kelembagaan, studi pustaka, serta penelitian terdahulu mengenai jamu, pesantren, dan pemberdayaan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qomar berawal dari praktik kethabiban DR. KH. M. Komari Saifulloh yang kemudian berkembang menjadi industri jamu pesantren. Perkembangan usaha berlangsung melalui tiga fase: fase pertumbuhan awal pada 1997-1999, fase legalisasi dan penguatan kelembagaan pada 2000-2010, serta fase konsolidasi pasar dan adaptasi digital pada 2011-2015. Produk Al-Qomar dibuat dalam bentuk serbuk, kapsul, dan rebus dengan memadukan bahan herbal lokal, proses tradisional, dan nilai spiritual Islam. Industri ini berpengaruh terhadap kemandirian ekonomi pesantren, pemberian layanan pendidikan dan makan bagi santri, penciptaan lapangan kerja, penguatan jaringan alumni, serta pembentukan identitas Desa Pakuncen sebagai ruang produksi jamu tradisional berbasis pesantren.
Kata Kunci: Jamu Al-Qomar; Pesantren; Industri Tradisional; Sosial Ekonomi; Nganjuk
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 15
,
PDF Downloads: 8