Konsep Diri Pribadi dan Sindrom Penipu pada Mahasiswa Indonesia

Penulis

  • Lea Sagita Kurnia Kase Universitas Nusa Cendana
  • Keyzia Angelwin Nabuasa Universitas Nusa Cendana
  • Diva Angelina Merisa Kapa Universitas Nusa Cendana
  • Andrew Kale Dipa Universitas Nusa Cendana
  • Grathiano Juan Fadly Bria Universitas Nusa Cendana
  • R. Pasifikus Christa Wijaya Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p489-503

Kata Kunci:

Konsep diri pribadi, sindrom penipu, mahasiswa

Abstrak

Sindrom penipu membuat mahasiswa menganggap pencapaiannya hanya kebetulan dan hal ini berkaitan dengan konsep diri setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konsep diri pribadi dan sindrom penipu menggunakan instrumen Personal Self-Concept dan Clance Impostor Phenomenon Syndrome. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik convenience sampling. Responden adalah 344 mahasiswa S1 Universitas Nusa Cendana, berusia 18 – 25 tahun, dan memiliki IPK >3.50. Data dianalisis menggunakan JASP serta telah memenuhi uji asumsi normalitas, linearitas, homoskendatisitas, dan tidak terdapat autokorelasi. Hasil studi menunjukkan: (1) konsep diri pribadi berkorelasi negatif signifikan dengan sindrom penipu pada mahasiswa, (2) aspek self-fulfillment, emotional self-concept, honesty, dan autonomy berhubungan negatif dengan sindrom penipu, (3) aspek emotional self-concept berhubungan negatif paling kuat dengan sindrom penipu, (4) konsep diri pribadi berkontribusi sebesar 36,7% terhadap sindrom penipu dengan persamaan regresi y = 104.649 – 0.878x. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan individu untuk memahami dan mengelola emosionya memiliki peran penting dalam kerentanan mengalami sindrom penipu. Selain itu, studi ini juga mengimplikasikan pentingnya meningkatkan konsep diri pribadi agar mahasiswa memiliki pandangan diri yang lebih positif dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arya, M. Z, & Tetteng, B. (2023). Self-esteem dan Fenomena Impostor pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 2(4), 41-54. doi: https://doi.org/10.26858/jtm.v2i4.44672

Aulia, I. R., Dasalinda, D., Heriyani, E., & Widiastuti, H. T. (2025). Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 1103-1116. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/40521

Clance, P. R. & Imes, S. (1978). The Imposter Phenomenon in High Achieving Women: Dynamics and Therapeutic Intervention. Psychotherapy Theory, Research and Practice, 15(3), 241-247. doi: https://doi.org/10.1037/h0086006

Fandrayani, A., Tanudjaja, B. B., & Kurniawan, D. (2021). Perancangan model website interaktif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap impostor syndrome. In Seminar Nasional Psikologi Dan Ilmu Humaniora (SENAPIH), 1(1), 90-102. https://repository.petra.ac.id/19533/

Fatimah, S. (2023). Pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek Hijab Zoya terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Postmodern (Studi Kasus di Politeknik API Yogyakarta). Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2 (1), 62-78. doi: https://doi.org/10.37252/jebi.v2i1.378

Giriansyah, S. P., & Qoyyimah, N. R. H. (2025). Academic Self-efficacy, Academic Self-concept, and Impostor Phenomenon among High Achiever Students. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 14(1), 109-114. https://ocs.unmul.ac.id/index.php/PSIKO/article/view/17125

Goñi, E., Madariaga, J. M., Axpe, I., & Goñi, A. (2011). Structure of the Personal self-concept (PSC) Questionnaire. International Journal of Clinical and Health Psychology, 11(3), 509-522. https://www.researchgate.net/publication/286726144_Structure_of_the_Personal_Self-Concept_PSC_Questionnaire

Haghighi, A. H., & Ghorbali, A. (2022). The Relationship between Academic Self-Concept and Academic Self-Efficacy in College Students: The Mediating Role of Imposter Syndrome. Contemporary Psychology, 17(2), 7-20. doi: 10.29252/bjcp.17.2.7

Irene, Zamralita, & Pahlevi, R. (2024). Hubungan antara Self-Esteem dengan Impostor syndrome pada Mahasiswa. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 478-492. https://lintar.untar.ac.id/repository/penelitian/buktipenelitian_10720002_4A091224111436.pdf

Indah, H. P., Sanjaya, F. E., Sanjaya, A., & Gunadi, J. W. (2025). Faktor Resiko Sindrom Impostor di Lingkungan Pendidikan Kedokteran. Jurnal Ilmu Kedokteran (Journal of Medical Science), 19(2), 110-117. doi: https://doi.org/10.26891/JIK.v19i2.2025

Kamaruddin, I., Tabroni, I., & Azizah, M. (2022). Konsep Pengembangan Self-Esteem pada Anak untuk Membangun Kepercayaan Diri Sejak Dini. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 496-503. doi: https://doi.org/10.35931/AM.V6I3.1015

Kiswantomo, H., & Wardani, R. (2021). Meta-analysis of dimension of autonomy on the psychological well-being measurement in Indonesia. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 25-36. https://repository.maranatha.edu/27933/

Maryam, A. A., & Istiana (2023). Gambaran Impostor Phenomenon Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2018. JOUSKA: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 10-20. doi: 10.31289/jsa.v4i1.5278

Mascarenhas, V. R., D’Souza, D., & Bicholkar, A. (2019). Prevalence of impostor phenomenon and its association with self-esteem among medical interns in Goa, India. International Journal of Community Medicine and Public Health, 6(1), 355-359. doi: http://dx.doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20185272.

Möller, J., Zitzmann, S., Helm, F., Machts, N., & Wolff, F. (2020). A Meta-Analysis of Relations Between Achievement and Self-Concept. Review of Educational Research, 90(3), 376-419. doi: https://doi.org/10.3102/0034654320919354

Mukmin, T., & Fitriyani, F. (2020). Kejujuran Sebagai Dasar Kesuksesan Diplomasi Rasulullah. Prodising ISID, (1), 242-256. doi: https://doi.org/10.37092/prosidingisid.v1i1.193

Nabila, N., Dewi, E. M. P., & Nur, H. (2022). Impostor Phenomenon Pada Individu yang Berprestasi. Jurnal Talenta Mahasiswa, 1(4), 15-31. https://ojs.unm.ac.id/jtm/article/view/15%20-%2031/15595

Naser, M. J., Hasan, N. E., Zainaldeen, M. H., Zaidi, A., Mohamed, Y. M. A. M. H., & Fredericks, S. (2022). Impostor Phenomenon and Its Relationship to Self-Esteem Among Students at an International Medical College in the Middle East: A Cross Sectional Study. Frontiers in Medicine, 9, 1-9. doi: https://doi.org/10.3389/fmed.2022.850434.

Nurhikma, A., & Nuqul, F. L. (2020). Saat prestasi menipu diri: peran harga diri dan ketangguhan akademik terhadap impostor phenomenon. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1), 145-154. doi: https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i2.20614

Prettycia, T., Aurelia, N., & Fahlevi, R. (2025). PERAN IMPOSTOR SYNDROME TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN GENERASI Z. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan, 8(1), 181-190. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA

Putra, A. R. E., & Putri, A. (2023). Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang sindrom penipu. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(02), 37–42. doi: https://doi.org/10.70508/literaksi.v1i02.40

Sahrani, R., & Hungsie, O. G. (2025). Kebijaksanaan Mahasiswa Dengan Impostor syndrome: Peran Resiliensi Akademik dan Harga Diri. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 680-689. doi: 10.51878/cendekia.v5i2.4850

Salari, N., Hashemian, S. H., Hosseinian-Far, A., Fallahi, A., Heidarian, P., Rasoulpoor, S., & Mohammadi, M. (2025). Global prevalence of imposter syndrome in health service providers: a systematic review and meta-analysis. BMC psychology, 13(1), 571. doi: https://doi.org/10.1186/s40359-025-02898-4.

Sari, M., & Halik, A. (2022). Hubungan Permasalahan Konsep Diri Remaja dengan Pembinaan Orang Tua. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 4(1), 18-29. https://e-journal.metrouniv.ac.id/JBPI/article/view/4722

Schubert, N., & Bowker, A. (2017). Examining the impostor phenomenon in relation to self esteem level and self-esteem instability. Current Psychology, 38(3), 749-755. https://doi.org/10.1007/s12144-017-9650-4.

Okriani, H., & Oktaviana, R. (2025). Hubungan Antara Konsep Diri dengan Kepercayaan diri pada Remaja Pengguna Media Sosial Instagram di SMK Muhammadiyah 2 Palembang. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 6(1), 217-224. doi: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i1.681

Ramadhani, N., & Albina, M. (2025). ANALISIS METODE PENELITIAN KORELASIONAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN MODERN. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6), 1-17. doi: https://doi.org/10.62281/v3i6.2366

Waruwu, M., Puat, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917-932. doi: https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057

Widiarti, P. W. (2017). Konsep diri (self-concept) dan komunikasi interpersonal dalam pendampingan pada siswa SMP se kota Yogyakarta. Informasi, 47(1), 135-148. doi: https://doi.org/10.21831/informasi.v47i1.15035

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Kase, L. S. K., Nabuasa, K. A., Kapa, D. A. M., Kale Dipa, A., Bria, G. J. F., & Wijaya, R. P. C. (2026). Konsep Diri Pribadi dan Sindrom Penipu pada Mahasiswa Indonesia. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(02), 489–503. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p489-503
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.