Konsep Diri Pribadi dan Sindrom Penipu pada Mahasiswa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p489-503Kata Kunci:
Konsep diri pribadi, sindrom penipu, mahasiswaAbstrak
Sindrom penipu membuat mahasiswa menganggap pencapaiannya hanya kebetulan dan hal ini berkaitan dengan konsep diri setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konsep diri pribadi dan sindrom penipu menggunakan instrumen Personal Self-Concept dan Clance Impostor Phenomenon Syndrome. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik convenience sampling. Responden adalah 344 mahasiswa S1 Universitas Nusa Cendana, berusia 18 – 25 tahun, dan memiliki IPK >3.50. Data dianalisis menggunakan JASP serta telah memenuhi uji asumsi normalitas, linearitas, homoskendatisitas, dan tidak terdapat autokorelasi. Hasil studi menunjukkan: (1) konsep diri pribadi berkorelasi negatif signifikan dengan sindrom penipu pada mahasiswa, (2) aspek self-fulfillment, emotional self-concept, honesty, dan autonomy berhubungan negatif dengan sindrom penipu, (3) aspek emotional self-concept berhubungan negatif paling kuat dengan sindrom penipu, (4) konsep diri pribadi berkontribusi sebesar 36,7% terhadap sindrom penipu dengan persamaan regresi y = 104.649 – 0.878x. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan individu untuk memahami dan mengelola emosionya memiliki peran penting dalam kerentanan mengalami sindrom penipu. Selain itu, studi ini juga mengimplikasikan pentingnya meningkatkan konsep diri pribadi agar mahasiswa memiliki pandangan diri yang lebih positif dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki.
Unduhan
Referensi
Arya, M. Z, & Tetteng, B. (2023). Self-esteem dan Fenomena Impostor pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 2(4), 41-54. doi: https://doi.org/10.26858/jtm.v2i4.44672
Aulia, I. R., Dasalinda, D., Heriyani, E., & Widiastuti, H. T. (2025). Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 1103-1116. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/40521
Clance, P. R. & Imes, S. (1978). The Imposter Phenomenon in High Achieving Women: Dynamics and Therapeutic Intervention. Psychotherapy Theory, Research and Practice, 15(3), 241-247. doi: https://doi.org/10.1037/h0086006
Fandrayani, A., Tanudjaja, B. B., & Kurniawan, D. (2021). Perancangan model website interaktif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap impostor syndrome. In Seminar Nasional Psikologi Dan Ilmu Humaniora (SENAPIH), 1(1), 90-102. https://repository.petra.ac.id/19533/
Fatimah, S. (2023). Pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek Hijab Zoya terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Postmodern (Studi Kasus di Politeknik API Yogyakarta). Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2 (1), 62-78. doi: https://doi.org/10.37252/jebi.v2i1.378
Giriansyah, S. P., & Qoyyimah, N. R. H. (2025). Academic Self-efficacy, Academic Self-concept, and Impostor Phenomenon among High Achiever Students. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 14(1), 109-114. https://ocs.unmul.ac.id/index.php/PSIKO/article/view/17125
Goñi, E., Madariaga, J. M., Axpe, I., & Goñi, A. (2011). Structure of the Personal self-concept (PSC) Questionnaire. International Journal of Clinical and Health Psychology, 11(3), 509-522. https://www.researchgate.net/publication/286726144_Structure_of_the_Personal_Self-Concept_PSC_Questionnaire
Haghighi, A. H., & Ghorbali, A. (2022). The Relationship between Academic Self-Concept and Academic Self-Efficacy in College Students: The Mediating Role of Imposter Syndrome. Contemporary Psychology, 17(2), 7-20. doi: 10.29252/bjcp.17.2.7
Irene, Zamralita, & Pahlevi, R. (2024). Hubungan antara Self-Esteem dengan Impostor syndrome pada Mahasiswa. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 478-492. https://lintar.untar.ac.id/repository/penelitian/buktipenelitian_10720002_4A091224111436.pdf
Indah, H. P., Sanjaya, F. E., Sanjaya, A., & Gunadi, J. W. (2025). Faktor Resiko Sindrom Impostor di Lingkungan Pendidikan Kedokteran. Jurnal Ilmu Kedokteran (Journal of Medical Science), 19(2), 110-117. doi: https://doi.org/10.26891/JIK.v19i2.2025
Kamaruddin, I., Tabroni, I., & Azizah, M. (2022). Konsep Pengembangan Self-Esteem pada Anak untuk Membangun Kepercayaan Diri Sejak Dini. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 496-503. doi: https://doi.org/10.35931/AM.V6I3.1015
Kiswantomo, H., & Wardani, R. (2021). Meta-analysis of dimension of autonomy on the psychological well-being measurement in Indonesia. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 25-36. https://repository.maranatha.edu/27933/
Maryam, A. A., & Istiana (2023). Gambaran Impostor Phenomenon Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2018. JOUSKA: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 10-20. doi: 10.31289/jsa.v4i1.5278
Mascarenhas, V. R., D’Souza, D., & Bicholkar, A. (2019). Prevalence of impostor phenomenon and its association with self-esteem among medical interns in Goa, India. International Journal of Community Medicine and Public Health, 6(1), 355-359. doi: http://dx.doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20185272.
Möller, J., Zitzmann, S., Helm, F., Machts, N., & Wolff, F. (2020). A Meta-Analysis of Relations Between Achievement and Self-Concept. Review of Educational Research, 90(3), 376-419. doi: https://doi.org/10.3102/0034654320919354
Mukmin, T., & Fitriyani, F. (2020). Kejujuran Sebagai Dasar Kesuksesan Diplomasi Rasulullah. Prodising ISID, (1), 242-256. doi: https://doi.org/10.37092/prosidingisid.v1i1.193
Nabila, N., Dewi, E. M. P., & Nur, H. (2022). Impostor Phenomenon Pada Individu yang Berprestasi. Jurnal Talenta Mahasiswa, 1(4), 15-31. https://ojs.unm.ac.id/jtm/article/view/15%20-%2031/15595
Naser, M. J., Hasan, N. E., Zainaldeen, M. H., Zaidi, A., Mohamed, Y. M. A. M. H., & Fredericks, S. (2022). Impostor Phenomenon and Its Relationship to Self-Esteem Among Students at an International Medical College in the Middle East: A Cross Sectional Study. Frontiers in Medicine, 9, 1-9. doi: https://doi.org/10.3389/fmed.2022.850434.
Nurhikma, A., & Nuqul, F. L. (2020). Saat prestasi menipu diri: peran harga diri dan ketangguhan akademik terhadap impostor phenomenon. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1), 145-154. doi: https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i2.20614
Prettycia, T., Aurelia, N., & Fahlevi, R. (2025). PERAN IMPOSTOR SYNDROME TERHADAP KESEJAHTERAAN KARYAWAN GENERASI Z. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan, 8(1), 181-190. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA
Putra, A. R. E., & Putri, A. (2023). Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang sindrom penipu. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(02), 37–42. doi: https://doi.org/10.70508/literaksi.v1i02.40
Sahrani, R., & Hungsie, O. G. (2025). Kebijaksanaan Mahasiswa Dengan Impostor syndrome: Peran Resiliensi Akademik dan Harga Diri. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 680-689. doi: 10.51878/cendekia.v5i2.4850
Salari, N., Hashemian, S. H., Hosseinian-Far, A., Fallahi, A., Heidarian, P., Rasoulpoor, S., & Mohammadi, M. (2025). Global prevalence of imposter syndrome in health service providers: a systematic review and meta-analysis. BMC psychology, 13(1), 571. doi: https://doi.org/10.1186/s40359-025-02898-4.
Sari, M., & Halik, A. (2022). Hubungan Permasalahan Konsep Diri Remaja dengan Pembinaan Orang Tua. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 4(1), 18-29. https://e-journal.metrouniv.ac.id/JBPI/article/view/4722
Schubert, N., & Bowker, A. (2017). Examining the impostor phenomenon in relation to self esteem level and self-esteem instability. Current Psychology, 38(3), 749-755. https://doi.org/10.1007/s12144-017-9650-4.
Okriani, H., & Oktaviana, R. (2025). Hubungan Antara Konsep Diri dengan Kepercayaan diri pada Remaja Pengguna Media Sosial Instagram di SMK Muhammadiyah 2 Palembang. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 6(1), 217-224. doi: https://doi.org/10.51849/j-p3k.v6i1.681
Ramadhani, N., & Albina, M. (2025). ANALISIS METODE PENELITIAN KORELASIONAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN MODERN. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6), 1-17. doi: https://doi.org/10.62281/v3i6.2366
Waruwu, M., Puat, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917-932. doi: https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057
Widiarti, P. W. (2017). Konsep diri (self-concept) dan komunikasi interpersonal dalam pendampingan pada siswa SMP se kota Yogyakarta. Informasi, 47(1), 135-148. doi: https://doi.org/10.21831/informasi.v47i1.15035
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lea Sagita Kurnia Kase, Keyzia Angelwin Nabuasa, Diva Angelina Merisa Kapa, Andrew Kale Dipa, Grathiano Juan Fadly Bria, R. Pasifikus Christa Wijaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0