Penciptaan Molding Rayana Henna Dengan Sumber Ide Busana Dan Aksesoris Pengantin Melayu
DOI:
https://doi.org/10.26740/jtr.v14n3.72413Abstrak
Teknik henna manual yang diminati dalam dunia tata rias pengantin masih memiliki keterbatasan dari segi teknik dan efisiensi waktu, serta pola yang digunakan cenderung monoton. Salah satu alternatif henna manual yang dapat dikembangkan adalah penggunaan molding sebagai solusi yang lebih praktis dan efisien. Penelitian ini bertujuan menciptakan karya molding henna yang terinspirasi dari busana dan aksesoris pengantin Melayu sebagai bentuk inovasi dalam seni tata rias pengantin serta upaya pelestarian budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah Practice-Led Research, yang mencakup tahapan eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penilaian karya. Sumber ide desain diambil dari motif pucuk rebung dan bunga cengkih pada kain songket Siak, serta bunga tanjung dari aksesori pengantin Melayu Bangka. Desain dirancang dengan mempertimbangkan prinsip estetika dan disesuaikan dengan ukuran rata-rata telapak tangan wanita dewasa Indonesia. Proses pembuatan dilakukan melalui sketsa manual dan digital, dicetak menggunakan teknik laser cutting pada bahan sticker oracal. Karya kemudian dikemas sebagai produk molding lengkap dengan bahan pelengkap seperti pasta henna, glitter, dan gemstone. Penilaian terhadap hasil karya dilakukan oleh 33 responden yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Tata Rias. Hasil penilaian menunjukkan bahwa karya molding Rayana Henna dinilai sangat baik dalam hal kesesuaian desain dengan sumber ide, estetika pola, kemudahan penggunaan, serta kelayakan sebagai produk tata rias pelengkap. Dengan demikian, molding Rayana Henna berpotensi menjadi inovasi dalam dunia tata rias pengantin sekaligus sebagai sarana pelestarian budaya Melayu kepada masyarakat luas.
Kata Kunci: molding henna, pengantin Melayu, motif tradisional, Practice-Led Research
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 43
,
PDF Downloads: 20





