PENGARUH KONSENTRASI ABU SABUT KELAPA DENGAN PENAMBAHAN BIOFERTILIZER TERHADAP SERAPAN KALIUM PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) EFFECT OF COCONUT BALANCE CONCENTRATION WITH ADDITION OF BIOFERTILIZER ON PEPPER PLANT (Capsicum frutescens L.)

  • ULFATIKHAH RIZKI
  • RUDIANA AGUSTINI

Abstract

Abstrak. Abu sabut kelapa mengandung 20-30% kalium sehingga dapat digunakan untuk membantu memenuhi unsur hara makro yang dibutuhkan dan diserap oleh tanaman dalam bentuk ion K+. Dalam penelitian ini, abu sabut kelapa ditambahkan dengan biofertilizer yang memiliki komposisi yeast hydrolysate enzymatic dan rebung serta mengandung mikroba seperti Azotobacter sp, Azospirillum sp, Aspergilus niger dan Rhizobium sp untuk menunjang pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum Frutescens L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi abu sabut kelapa dengan penambahan biofertilizer terhadap searapan kalium pada tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) sebagai tanaman uji. Variasi jumlah penambahan abu sabut kelapa yang digunakan yaitu 0, 5, 10, 20, 30 dan 40 gram yang kemudian diaplikasikan pada tanah di polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh dari variasi konsentrasi abu sabut kelapa terhadap serapan kalium pada tanaman cabai rawit . Penambahan abu sabut kelapa dengan biofertilizer yang terbaik yaitu pada konsentrasi abu sabut kelapa 20 g dengan penyerapan kalium pada tanaman sebesar 1,198%.

Kata Kunci: Abu sabut kelapa, biofertlizer, kalium, Capsicum Frutescens L.

Abstract. The coconut fiber’s ash contains 20-30% potassium so it can be used to supply the macro nutrients that plant’s need in the form of K+ ions. In this research, coconut fiber’s ash was added with biofertilizer which has yeast hydrolysate enzymatic composition and bamboo shoots and contains microbes such as Azotobacter sp, Azospirillum sp, Aspergilus niger and Rhizobium sp to support the growth of cayenne pepper (Capsicum Frutescens L.). This research aims to determine the effect of coconut ash concentration variation with the addition of biofertilizer to potassium sake in Rawit (Capsicum Frutescens L.) plant as a test plant. The variation of coconut fiber’s ash amount used is 0, 5, 10, 20, 30, and 40 gram then applied to the soil in polybag. The results showed that there was an influence of coconut fiber’s ash concentration variation on potassium uptake in cayenne pepper. The addition of coconut fiber’s ash with biofertilizer is best at the concentration of coconut fiber’s ash 20 gram with potassium absorption in plants 1,198%.

Keywords: coconut husk ash, biofertlizer, potassium, Capsicum Frutescens L.

Published
2019-05-13
Section
Articles
Abstract View: 24
PDF Download: 28