Hubungan Konsumsi TTD pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Indonesia

Penulis

  • Tsania Nur Fajriyah Universitas Negeri Surabaya
  • Noor Rohmah Mayasari Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Tablet Tambah Darah, BBLR, Data Sekunder, SSGI 2022

Abstrak

Latar Belakang: Karena menjadi penyebab dari peningkatan morbiditas dan mortalitas pada  bayi, berat badan lahir rendah (BBLR) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius di Indonesia. Konsumsi tablet tambah darah (TTD) oleh ibu selama kehamilan adalah salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian BBLR. Tujuan:  Berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, penelitian ini mengkaji hubungan antara konsumsi TTD pada ibu hamil dan kasus BBLR di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan memanfaatkan data sekunder SSGI 2022 dari 33 provinsi dan 486 kabupaten/kota di Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 3.042 responden dipilih berdasarkan ketersediaan data tentang konsumsi TTD selama kehamilan dan berat badan bayi saat lahir. Perangkat lunak SPSS versi 27 digunakan untuk melakukan analisis data dengan menggunakan persamaan Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil tidak memenuhi anjuran konsumsi TTD, yaitu 51,4% mengonsumsi kurang dari 90 tablet, sementara prevalensi BBLR adalah 6,2%. Nilai p-value berada di 0,416 (p>0,05). Kesimpulan: Kejadian BBLR di Indonesia bersifat multifaktorial, jadi upaya pencegahannya harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai faktor risiko. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara konsumsi TTD pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Indonesia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akmal, M. (2023). Efektivitas Tablet Tambah Darah (TTD) dalam Pencegahan Anemia pada Wanita Hamil. Jurnal Penelitian Kesehatan Masyarakat, 15(2), 89–95

Aprisia, B., & Simbolon, D. (2022). Konsumsi Tablet Tambah Darah Kaitannya dengan Berat Lahir Bayi di Indonesia. Journal of Nutrition College, 11(4), 294–302. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/

Aryunita. (2023). HubunganAntara Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan pada Ibu Hamil di Puskesmas Mompang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Darmais (JKMD), (2), 70–77.

Damayanti, T., Gunanegara, R. F., & Hidayat, M. (2022). Determinant Factors Associated with Low Birth Weight Babies at Sakit Khusus Ibu dan Anak Kota Bandung From January-December 2019. Journal of Medicine and Health, 4(2), 131–144. https://doi.org/10.28932/jmh.v4i2.3734

Engidaw, M. T., Eyayu, T., & Tiruneh, T. (2022). The effect of maternal anaemia on low birth weight among newborns in Northwest Ethiopia. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-19726-z

Farhan, K., & Dhanny, D. R. (2021). Anemia Ibu Hamil dan Efeknya pada Bayi. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 2(1), 27–33. https://doi.org/10.24853/myjm.2.1.27-33

Fauzia, V. N., Sutrisminah, E., & Meiranny, A. (2024). Relationship Between Anemia in Pregnant Women and the Incidence of LBW: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(4), 795–804. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i4.4738

Fite, M. B., Tura, A. K., Yadeta, T. A., Oljira, L., & Roba, K. T. (2022). Prevalence, predictors of low birth weight and its association with maternal iron status using serum ferritin concentration in rural Eastern Ethiopia: a prospective cohort study. BMC Nutrition, 8(1). https://doi.org/10.1186/s40795-022-00561-4

Hazairin, A. M., Arsy, A. N., Indra, R. A., & Susanti, A. I. (2021). Gambaran Kejadian Risiko 4T pada Ibu Hamil di Puskesmas Jatinangor. Jurnal Bidan Cerdas, 3(1), 10–17. https://doi.org/10.33860/jbc.v3i1.358

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk Ibu Hamil. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Mahira, H. A., & Dina, R. A. (2025). Hubungan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil dengan Berat Bayi Lahir Rendah di Provinsi Gorontalo. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169879

Marsela, Y., Anjani, A. D., Aulia, D. L. N., & Herdawati, A. (2024). Pengabdian Masyarakat Melalui Penyuluhan Kesehatan pada Ibu Hamil dalam Upaya Pemenuhan Nutrisi Selama Bulan Puasa di Posyandu Melati 2 Bida Ayu Kota Batam Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Integratif, 6(2), 11-19

Menteri Kesehatan RI. (2019). Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia Nomor 28 Tahun 2019

Mutiara, E. S., Manalu, L., Klise, R. E., Aginta, S., Aini, F., & Rusmalawaty, R. (2023). Analisis Pemberian Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Puskesmas: Studi Literature Review. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 125–135. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.2.125-135

Nasriyah, & Ediyono, S. (2023). Dampak Kurangnya Nutrisi pada Ibu Hamil terhadap Risiko Stunting pada Bayi yang Dilahirkan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 161–170.

Natalia, C. A., Asseggaf, S. N. Y. R., & Nurmainah. (2024). Hubungan Kepatuhan Penggunaan Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Pontianak Nutrition Journal, 7(1), 516–521. http://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/PNJ/index

Rahim, E., Waluyo, D., & Maesarah. (2022). Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stiker Hang Tuah Surabaya. http://journal.stikeshangtuah-sby.ac.id/index.php/JIKSHT

Ramadhani, A., Yusnia, N., Larasati, T., & Nurpiani, R. (2023). Risiko Hamil dengan 4T (Terlalu Muda, Tua, Dekat, dan Banyak). Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 45-50

World Health Organization (WHO). (2019). Global Prevalence of Low Birth Weight: Estimates and Trends 2000–2019. Geneva: World Health Organization; 2019

World Health Organization (WHO). (2025). Anaemia. Geneva: World Health Organization; 2025. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia

Widianti, E., & Fitriahadi, E. (2023). Anemia Pada Ibu Hamil Sebagai Faktor Risiko Kejadian BBLR. Indonesian Journal of Professional Nursing, 4(1), 6. https://doi.org/10.30587/ijpn.v4i1.5617

Yanti, V., Dewi, N. R., & Sari, S. A. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan tentang Anemia Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Metro Tahun 2022. Jurnal Cendikia Muda, 3(4), 603-609

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Fajriyah, T. N. dan Mayasari, N. R. (2026) “Hubungan Konsumsi TTD pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Indonesia”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 6(2), hlm. 49–55. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/79674 (Diakses: 11 Juli 2026).

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstract views: 2 , PDF Downloads: 1