Hubungan Sikap Demokrasi Deliberatif dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Diskusi pada Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMKN 1 Surabaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap demokrasi deliberatif dengan kemampuan berpikir peserta didik kritis dalam diskusi pada pembelajaran sejarah kelas 11 SMKN 1 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa kelas 11 Manajemen Perkantoran 1 yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket untuk mengukur sikap demokrasi deliberatif dan tes esai berdasarkan taksonomi SOLO untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,652 dengan nilai signifikansi 0,000, sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel. Hasil uji regresi linier sederhana memperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,425. Temuan ini menunjukkan bahwa sikap demokrasi deliberatif memberikan kontribusi pengaruh sebesar 42,5% terhadap kemampuan berpikir kritis, lalu 57,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar fokus penelitian. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan etika komunikasi yang inklusif serta kebebasan dominasi di ruang kelas efektif merangsang ketajaman penalaran kognitif siswa dalam menganalisis materi sejarah.
Downloads
Published
Versions
- 2026-07-14 (2)
- 2026-07-14 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 10
,
PDF Downloads: 10
Avatara-E Journal Pendidikan Sejarah Unesa