Hubungan antara Stres Kerja dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.62107Keywords:
Job stress, Cyberloafing, Internet, Covid-19, EmployeeAbstract
Perkembangan internet yang efisien makin banyak digunakan di dalam di dunia kerja. Sebagai contoh pada waktu pandemik COVID-19 terjadi yang mengharuskan banyak perusahaan untuk work from home (WFH), banyak perusahaan menggunakan internet untuk bisa berkomunikasi. Hal ini berdampak pada meningkatnya stres kerja yang dialami oleh karyawan akibat perubahan yang terjadi. stres kerja merupakan salah satu variabel penghambat kinerja karyawan sehingga dibutuhkan coping untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu coping unyuk mengatasinya adalah cyberloafing. Tujuan dari penelitian memahami hubungan antara stress kerja dengan perilaku cyberloafing pada karyawan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, bentuk penelitian berupa korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah subjeknya 65 orang. Hasil penelitian ini dianalisa menggunakan metode korelasi product moment pearson. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan sejalan antara stres kerja dengan cyberloafing. Sehingga apabila semakin tinggi stres kerja yang ada maka semakin tinggi pula perilaku cyberloafing, dan jika semakin rendah stress kerja maka semakin rendah perilaku cyberloafing.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

