Multisensory Approach in Puppetry Training for Visually Impaired Students

The Application of Multisensory Puppetry Arts for Visually Impaired Students Using the Story of "Si Kancil" at Sanggar Baladewa Surabaya

Penulis

  • Galuh Ajeng Universitas Negeri Surabaya
  • Subianto Karoso Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Keywords: multisensory approach, puppetry art, visually impaired students, Si Kancil, Sanggar Baladewa Surabaya.

Abstrak

Para pelatih di Sanggar Baladewa menggunakan strategi khusus dalam pelatihan Seni Pedalangan bagi peserta didik tunanetra.. Penelitian ini bertujuan, yaitu: 1) Mendeskripsikan proses Penerapan Multisensori dalam pelatihan seni pedalangan bagi peserta didik tunanetra dengan cerita Si Kancil di Sanggar Baladewa Surabaya. 2) Menganalisis penerapan multisensori dalam penampilan seni pedalangan bagi peserta didik tunanetra dengan cerita Si Kancil di Sanggar Baladewa Surabaya . Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah multisensori, yaitu memaksimalkan indera taktil (perabaan), kinestetik (pergerakan), dan Auditori (Pendengaran). Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data pada observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data penelitian dijabarkan dalam bentuk deskriptif analisis.
Hasil penelitian, Mendeskripsikan bahwa memaksimalkan teknik taktik, kinestetik, dan auditori pada pelatihan dan penampilan seni pedalangan bagi peserta didik tunanetra. Hal ini merupakan wujud nyata penerapan pendekatan multisensori, yang memungkinkan Peserta didik tunanetra memahami teori dan praktik dalam seni pedalangan. Simpulan, memaksimalkan teknik taktil, kinestetik, dan auditori pada pelatihan dan penampilan seni pedalangan bagi peserta didik tunanetra dengan cerita si kancil di sanggar baladewa surabaya sangat tepat dilakukan sesuai dengan penyesuaian strategi pelatihan oleh pelatih sanggar.
Hal ini tidak hanya mempermudah peserta didik dalam menguasai seni pedalangan, tetapi juga memperkuat indera taktil, kinestetik, dan auditori serta menumbuhkan rasa percaya diri pada peserta didik tunanetra.
Kata Kunci: Taktil, Kinestetik, Auditori, Sanggar Baladewa Surabaya

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ayres, A. J. (1972). Sensory integration and learning disorders. Western Psychological Services. Danandjaja, J. (1991). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lainlain. Grafiti. Efendi, M. (2006). Pengantar psikopedagogik anak berkelainan. Bumi Aksara. Fernald, G. M. (1943). Remedial techniques in basic school subjects. McGraw-Hill. Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books. Gillingham, A., & Stillman, B. W. (1960). Remedial training for children with specific disability in reading, spelling, and penmanship. Educators Publishing Service. Hallahan, D. P., & Kauffman, J. M. (2006). Exceptional learners: Introduction to special education (10th ed.). Allyn and Bacon. Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2012). Exceptional learners: An introduction to special education (12th ed.). Pearson. Hidayat, R. (2024). Pembelajaran ekstrakurikuler seni karawitan bagi siswa tunagrahita di SLB C Kemala Bhayangkari 2 [Undergraduate thesis]. Universitas Negeri Surabaya.

Rahmadani, R. W. (2019). Strategi pembelajaran ekstrakurikuler tari pada siswa tunarungu SMPLB Karya Mulia Surabaya [Undergraduate thesis]. Universitas Negeri Surabaya. Sofiana, S., Aslamiah, S., & Amini, S. R. (2025). Penggunaan media audio-taktil dalam pembelajaran IPA bagi siswa tunanetra di kelas inklusi. STAI Darul Kamal Kembang Kerang. Syabila, R. F., Katrina, A., Pane, S. D., Aldi, K. R., Rahman, R. M. F., & Hutapea, T. A. (2025). Pelatihan penggunaan media pembelajaran TUTURA berbasis taktil-audio dalam upaya meningkatkan pemahaman numerasi matematika kontekstual bagi siswa tunanetra. Universitas Negeri Medan. Hornsby, B. (1992). Overcoming dyslexia: A straightforward guide for families and teachers. Optima. Kirk, S. A., Gallagher, J. J., & Anastasiow, N. J. (2000). Educating exceptional children (9th ed.). Houghton Mifflin. Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications. Lowenfeld, B. (1981). Berthold Lowenfeld on blindness and blind people. American Foundation for the Blind. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). Remaja Rosdakarya. Montessori, M. (1912). The Montessori method. Frederick A. Stokes. Nazir, M. (2009). Metode penelitian. Ghalia Indonesia. Orton, S. T. (1937). Reading, writing, and speech problems in children. W. W. Norton. Rose, C., & Nicholl, M. J. (1997). Accelerated learning for the 21st century. Delacorte Press. Soetarno. (2004). Wayang kulit: Perubahan makna ritual dan hiburan. STSI Press. Soetarno, Sarwanto, & Sudarko. (2007). Sejarah pedalangan. ISI Surakarta Press. Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Sumanto. (2005). Psikologi perkembangan anak luar biasa. Depdiknas. Swanson, H. L., & Sachse-Lee, C. (2000). A meta-analysis of singlesubject-design intervention research for students with LD. Journal of Learning Disabilities, 33(2), 114–136. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Depdiknas. Wardani, I. G. A. K., Hernawati, T., & Damayanti, R. (2007). Pengantar pendidikan luar biasa. Universitas Terbuka. World Health Organization. (2019). World report on vision. WHO Press.

Diterbitkan

2026-07-30

Cara Mengutip

Ajeng, G., & Karoso, S. (2026). Multisensory Approach in Puppetry Training for Visually Impaired Students : The Application of Multisensory Puppetry Arts for Visually Impaired Students Using the Story of "Si Kancil" at Sanggar Baladewa Surabaya. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 13(2). Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/82297

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.