PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL KOMPETENSI KELAINAN DAN PENYAKIT KULIT SISWA SMK LABSCHOOL UNESA 1 SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.26740/jtr.v15n2.78187Abstrak
Penyampaian materi kelainan dan penyakit kulit di SMK Labschool UNESA 1 Surabaya menghadapi hambatan rendahnya minat baca, dominasi media pembelajaran konvensional, serta keterbatasan visualisasi materi yang memuat banyak istilah ilmiah dan penjelasan yang panjang. Penelitian ini dirancang untuk memaparkan prosedur pengembangan komik digital, menganalisis perbedaan hasil belajar pasca implementasi media komik digital, serta respons siswa terhadap media komik digital. Metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall diaplikasikan melalui modifikasi sembilan tahap pengembangan. Sampel penelitian melibatkan 22 siswa kelas X TKKR 2. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi kelayakan, lembar pretest dan posttest, serta angket respons siswa. Analisis data mengombinasikan statistik deskriptif kuantitatif, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan analisis N-Gain. Media komik digital memperoleh nilai rata-rata kelayakan akumulatif sebesar 4,45 (sangat layak), dengan rincian validator materi 4,53 (sangat layak), validator media 4,47 (sangat layak), dan validator bahasa 4,10 (layak). Hasil belajar siswa mengalami peningkatan signifikan melalui perolehan nilai signifikansi uji Wilcoxon 0,000 < 0,05, serta didukung nilai N-gain sebesar 0,7002 (tinggi). Respons siswa memperoleh nilai rata-rata 4,46 (sangat layak). Maka, media komik digital sangat layak diterapkan sebagai media ajar yang terbukti berhasil mengoptimalkan hasil belajar dan respons siswa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 156
,
PDF Downloads: 84







