ANALISIS KADAR COD PADA LIMBAH AIR LINDI MENGGUNAKAN SISTEM MEMBRANE BIO REACTOR (MBR) DI TPA SUPIT URANG KOTA MALANG

Isi Artikel Utama

Risky Amalia
I Gusti Made Sanjaya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kadar Chemical Oxygen Demand (COD) pada air limbah lindi sebelum dan sesudah pengolahan menggunakan sistem Membrane Bioreactor (MBR) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang. Air lindi merupakan cairan dengan tingkat pencemaran tinggi yang dihasilkan dari timbunan sampah dan memerlukan pengolahan yang tepat sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Kota Malang. Analisis dilakukan pada empat titik pengambilan sampel, yaitu Measuring Device A (MDA), pompa inlet, pompa outlet, dan Measuring Device B (MDB). Pengukuran COD dilakukan menggunakan metode thermoreactor dan colorimeter. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar COD yang signifikan dari 3460 mg/L pada MDA menjadi 96 mg/L pada MDB setelah melalui proses pengolahan dengan sistem MBR. Penurunan ini menunjukkan bahwa sistem MBR efektif dalam menghilangkan pencemar organik pada air limbah lindi. Nilai COD akhir telah memenuhi baku mutu lingkungan sesuai dengan regulasi di Indonesia (maksimum 300 mg/L). Oleh karena itu, sistem MBR dapat dianggap sebagai teknologi yang efektif dalam pengolahan air limbah lindi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Amalia, R., & I Gusti Made Sanjaya. (2026). ANALISIS KADAR COD PADA LIMBAH AIR LINDI MENGGUNAKAN SISTEM MEMBRANE BIO REACTOR (MBR) DI TPA SUPIT URANG KOTA MALANG. Unesa Journal of Chemistry, 15(2), 42–45. https://doi.org/10.26740/ujc.v15n2.p42-45
Bagian
Articles

Referensi

[1] Sarwono, E., Azis, W. A., & Widarti, B. N. (2017). Pengaruh variasi waktu tinggal terhadap kadar bod, cod, dan tss pada pengolahan lindi tpa bukit pinang samarinda menggunakan sistem aerasi bertingkat dan sedimentasi. Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL, 1(2).

[2] B. Andika, P. Wahyuningsih, and R. Fajri, "Penentuan nilai BOD dan COD sebagai parameter pencemaran air dan baku mutu air limbah di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan," QUIMICA: Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, vol. 2, no. 1, pp. 14–22, 2020.

[3] Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.59 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lindi bagi Usaha dan/atau Kegiatan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah. Jakarta: KLHK, 2016.

[4] R. F. Fitri, "Tinjauan komprehensif berbagai teknologi pengolahan air terproduksi pada industri migas," Journal of Scientech Research and Development, vol. 7, no. 2, pp. 191–218, 2025.

[5] I. M. Darmasetiawan and F. Rezeki, Kimia Lingkungan. PT Kimhsafi Alung Cipta, 2025.

[6] I. M. W. Wijaya and P. E. D. Putra, "Anaerobic Ammonium Oxidation (Anammox) pada penyisihan nitrogen air limbahan domestik," Jurnal Ecocentrism, vol. 1, no. 2, pp. 113–122, 2021.

[7] D. Ramayanti and U. Amna, "Analisis parameter COD (chemical oxygen demand) dan pH (potential hydrogen) limbah cair di PT. Pupuk Iskandar Muda (PT. PIM) Lhokseumawe," Quimica: Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, vol. 1, no. 1, pp. 16–21, 2019.

[8] A. Rahmayanti, R. S. Faradila, A. Masrufah, and P. A. P. Sari, "Pengolahan lindi menggunakan Advanced Oxidation Process (AOPs) berbasis ozon," Journal of Research and Technology, vol. 8, no. 1, pp. 141–148, 2022.

[9] A. H. Athalia, T. Agustin, and P. Ariyanta, "Analisis kinerja filter dalam memperbaiki kualitas air pada unit water treatment plant di PPSDM Migas," Swara Patra: Majalah Ilmiah PPSDM Migas, vol. 15, no. 1, pp. 75–82, 2025.

[10] S. P. Bera and M. Godhaniya, "Emerging and advanced membrane technology for wastewater treatment: A review," Journal of Basic Microbiology, vol. 62, no. 3-4, pp. 245–259, 2022, doi: 10.1002/jobm.202100259.

[11] Hernaningsih, Taty. (2014). Aplikasi Membrane Bioreactor (MBR) untuk Proses Daur Ulang Air Limbah. JAI 7(2), 109-118.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.