Hubungan Asupan Natrium, Lemak Jenuh, dan Gula dengan Tekanan Darah pada Pralansia Wanita di Desa Getas, Tanjunganom, Nganjuk
Kata Kunci:
asupan gula, asupan lemak jenuh, asupan natrium, pralansia, tekanan darahAbstrak
Latar Belakang: Tekanan darah merupakan ukuran tekanan dalam sistem arteri utama tubuh. Ketidakseimbangan tekanan darah, terutama peningkatan tekanan darah secara persisten dapat menyebabkan hipertensi. Desa Getas merupakan desa dengan prevalensi hipertensi tertinggi di Kecamatan Tanjunganom, yaitu sebesar 37,4%. Asupan natrium, lemak jenuh, dan gula merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan natrium, lemak jenuh, dan gula dengan tekanan darah pada wanita usia 45–59 tahun di Desa Getas, Tanjunganom, Nganjuk. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan observasional analitik. Sampel penelitian berjumlah 102 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data asupan natrium, lemak jenuh, dan gula diperoleh melalui wawancara menggunakan SQ-FFQ, sedangkan data tekanan darah diperoleh melalui pengukuran dengan menggunakan tensimeter. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Korelasi Spearman dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dengan tekanan darah (p-value <0,001; rₛ = 0,736) serta antara asupan gula dengan tekanan darah (p-value <0,001; rₛ = 0,842). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak jenuh dengan tekanan darah (p-value = 0,642). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan asupan gula dengan tekanan darah pada wanita usia 45–59 tahun di Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Sementara itu, asupan lemak jenuh tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tekanan darah.
Unduhan
Referensi
Amalia, N., & Fauziyah, A. (2021). Asupan Lemak Jenuh dengan Tekanan Darah pada Lansia Wanita. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 3(1), 23-27.
Azizah, L. 2011. Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Chapman, N., et al. (2023). Arterial Hypertension in Women: State of the Art and Knowledge Gaps. Hypertension, 80(5), 1009–1024.
Ekaningrum, Annisa Y. 2021. Hubungan Asupan Natrium, Lemak, Gangguan Mental, Emosional, dan Gaya Hidup dengan Hipertensi Pada Dewasa di DKI Jakarta. Journal of Nutrition College, 10 (2), 82-92.
Hasiando, CN., Amar, Ikhsan., & Fatmawati, I. 2019. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Natrium, Lemak, dan Durasi Tidur denagn Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Cimanggis Kota Depok Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, Vol (11), 214-218.
Islawati., Dhesa, DB., & Abadi, E. 2023. The Relationship between Sodium Intake and Nutritional Status with Hypertension Incidence in the Work Area of the Alosika Health Center, Konawe Regency. Kendari Journal of Maritime and Holistic Nursing, 3(1), 1-6.
Jordan, J., et al. (2023). Management of arterial hypertension. European Heart Journal, 44(38), 4047–4148.
Kartika, M., Subakir, S., & Mirsiyanto, E. (2021). Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh Tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi, 5(1), 1–9.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Prevalensi Hipertensi di Indonesia. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik indonesia. 2023. Prevalensi, Dampak, serta Upaya Pengendalian Hipertensi, dan Diabetes di Indonesia. Jakarta Pusat: Badan Kebijakan Pembagunan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Hipertensi: Pembunuh Terselubung di Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Hipertensi si pembunuh senyap. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Kristina & Rahayu. 2024. Hubungan Konsumsi Gula Garam Lemak (Ggl) Dan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pra Lansia di Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 4 (2), 538-545.
Lukitaningtyas, Dika & Cahyono, EA. 2023. Hipertensi: Artikel Review. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 2(2), 100-117.
Mehta, J. M., & Manson, J. E. (2024). The menopausal transition and cardiovascular disease risk. Nature Reviews Cardiology, 21(3), 177–192.
Nurjanah, N. & Indrawati, V. 2023. Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Tidur, dan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Usia 40-60 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sananwetan Kota Blitar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 8(1), 50-57.
Permenkes RI No. 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, Dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.
Pradono, J., Kusumawardani, N., & Rachmalina, R. 2020. Hipertensi: Pembunuh Terselubung Di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Puskesmas Tanjunganom. 2024. Prevalensi Hipertensi pada Kelompok Usia Pralansia dan Lansia Perdesa. Nganjuk: Puskesmas Tanjunganom.
Ramayulis, R 2010. Menu dan resep untuk penderita hipertensi, Jakarta: Penebar Plus.
Simarmata JM, dkk. (2025). Hubungan Asupan Natrium dan Pengetahuan Gizi dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi.
Suryani, I., Roza, N., & Rosyidah, H. 2024. Hubungan Jumlah Asupan Natrium dengan Kejadian Hipertensi pada Penderita Usia 45-59 Tahun di Kelurahan Sungai Harapan Wilayah Kerja Puskesmas Sekupang Kota Batam Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Amanah, 8 (1), 175-182.
Visniauskas, B., et al. (2023). Estrogen-mediated mechanisms in hypertension and other cardiovascular diseases. Journal of Human Hypertension, 37, 191–200.
World Health Organization. (2023). Saturated fatty acid and trans-fatty acid intake for adults and children: WHO guideline. Geneva: World Health Organization.
Yanti, Rahmita & Nova, Maria. 2023. Hubungan Asupan Zat Gizi Lemak, Kolesterol, Natrium, Serat dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Hipertensi. Human Care Journal, Vol (08), No (02), 369-376.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 42
,
PDF Downloads: 23