Hubungan Budaya Organisasi dan Perilaku Inovatif pada Pegawai Dinas Kebudayaa, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.54052Abstract
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pada era digital ini organisasi pemerintahan sangat membutuhkan tingkat inovasi dan kreativitas yang tinggi pada tiap anggota organisasinya sehingga organisasi pemerintahan bisa menuju pemerintahan yang baik (good gorvernance) dan juga bangkit kembali setelah adanya pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DISBUDPARPORA). Subjek pada penelitian ini berjumlah 82 pegawai DISBUDPARPORA. Metode pengumpulan data menggunakan skala budaya organisasi dan skala perilaku inovatif. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson Product Moment yang hasil analisisnya sebesar 0,779 (r=0,779) dengan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05) dan korelasi yang positif antara budaya organisasi dan perilaku inovatif. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga. Semakin tinggi budaya organisasi maka akan semakin tinggi pula perilaku inovatif pada pegawai.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

