Rasa Bersalah Pada Mantan Pecandu Narkoba di Rumah Rehabilitasi Plato Foundation Surabaya

Authors

  • Putri Eka Yudiyanti Universitas Negeri Surabaya
  • Rizky Putra Santosa Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61541

Keywords:

Mantan pecandu narkoba, rasa bersalah

Abstract

Pecandu narkoba yang kecanduan mengkonsumsi narkoba dapat pulih dengan mengikuti program rehabilitasi. Ketika rehabilitasi akan membuat pecandu narkoba dapat merenungkan diri dari tidak bisanya menerima keadaan yang akan mengakibatkan munculnya rasa takut, malu, dan rasa bersalah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengalaman rasa bersalah pada mantan pecandu narkoba di rumah rehabilitasi Plato Foundation Surabaya dengan metodologi kualitatif pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA) dengan uji keabsahan data menggunakan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para mantan pecandu narkoba mengalami rasa bersalah yang mendalam selama proses rehabilitasi. Rasa bersalah tersebut muncul akibat kesadaran akan perilaku di masa lalu yang telah merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Rasa bersalah ini kemudian menimbulkan berbagai emosi negatif seperti malu dan rendah diri. Melalui dukungan konseling dan terapi kelompok ketika rehabilitasi para mantan pecandu narkoba dapat mengelola rasa bersalah secara bertahap dan membangun kepercayaan diri untuk kembali ke masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-01-07

How to Cite

Yudiyanti, P. E., & Santosa, R. P. (2024). Rasa Bersalah Pada Mantan Pecandu Narkoba di Rumah Rehabilitasi Plato Foundation Surabaya. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 440–464. https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61541
Abstract views: 42 , PDF Downloads: 35

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.