Gambaran Psikologis Subjek dengan Skizofrenia Hebefrenik
Studi Kasus Berdasarkan Teori Kelekatan dan Psikologi Individual
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p386-392Kata Kunci:
Kelekatan, psikologi individual, skizofrenia hebefrenik, studi kasus klinisAbstrak
Latar Belakang: Skizofrenia hebefrenik merupakan gangguan jiwa kronis yang sering kali muncul pada usia remaja dan sangat dipengaruhi oleh faktor psikososial dan aspek biologis. Gejala klinis muncul berupa disorganisasi berpikir dan perilaku yang sering berakar dari dinamika dan relasi keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran psikologis mengenai subjek dengan skizofrenia hebefrenik melalui teori kelekatan dan psikologi individual. Metode: Penelitian kualitatif studi kasus yang dilakukan terhadap salah satu pasien berinisial IP (16 tahun) di Rumah Sakit X Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi harian, wawancara (autoanamnesis dan alloanamnesis), serta psikotes proyektif. Hasil: Temuan menunjukkan subjek mengalami halusinasi auditori dan disorganisasi afek yang signifikan. Dinamika keluarga mengungkap adanya ketimpangan kasih sayang dan pola asuh overprotektif yang memicu disorganized attachment. Subjek juga mengalami kompleks inferioritas akibat perasaan “turun takhta” setelah kelahiran adiknya. Simpulan: Simtom hebefrenik pada subjek merupakan manifestasi dari mekanisme pertahanan diri terhadap luka kelekatan masa kecil dan ketidakmampuan menghadapi tuntutan sosial.
Unduhan
Referensi
Azhari, S. H. (2023). Penyakit Skizofrenia: Faktor Penyebab, Gejala Klinis, Diagnosis, Penanganan, dan Pendekatan Rehabilitasi Sosial. Central Publisher.
Glenasius, T., & Ernawati. (2023). Program Intervensi dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keteraturan Berobat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya. MANUJU: Malahayati Nursing Journal, 5(12), 4239–4249. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/11497
Hidayat, D. R. (2015). Teori dan Aplikasi Psikologi Kepribadian dalam Konseling. Penerbit Ghalia Indonesia.
Ikrima, N., & Khoirunnisa, R. N. (2021). Hubungan Antara Attachment (Kelekatan) Orang Tua dengan Kemandirian Emosional pada Remaja Jalanan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(9), 37–47. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/42944
Maslim, R. (2013). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa: Rujukan Ringkas dari PPDGJ-III dan DSM-5. PT Nuh Jaya.
McCutcheon, R. A., Reis Marques, T., & Howes, O. D. (2020). Schizophrenia—An Overview. JAMA Psychiatry, 77(2), 201–210. https://doi.org/10.1001/jamapsychiatry.2019.3360
Pardede, J. A., Harjuliska, & Ramadia, A. (2021). Self-Efficacy dan Peran Keluarga Berhubungan dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 57–66. https://journal.ppnijateng.org/index.php/jikj/article/view/825
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Riza Nurlita Amelia, Qurrota A’yuni Fitriana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 54
,
PDF Downloads: 1