FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMAKAIAN NAIL ART SEBAGAI FASHION STYLE BAGI MAHASISWA TATA RIAS UNESA
DOI:
https://doi.org/10.26740/jtr.v15n1.72754Abstrak
Fashion saat ini tidak hanya mencakup pakaian dan aksesori, tetapi juga item fungsional dengan desain futuristik dan estetika yang meningkatkan penampilan pribadi. Salah satu elemen tersebut adalah nail art, yang telah berkembang menjadi bentuk gaya hidup dan ekspresi diri, khususnya di kalangan perempuan muda. Di kalangan mahasiswa Tata Rias UNESA, nail art semakin populer dan menjadi sarana identitas personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan nail art sebagai pilihan gaya Fashion di kalangan mahasiswa. Pendekatan kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Temuan menunjukkan bahwa nail art tidak semata-mata didorong oleh tren kecantikan, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengekspresikan suasana hati, identitas, dan nilai-nilai pribadi. Faktor-faktor yang memengaruhi dikelompokkan ke dalam perilaku Fashion, faktor eksternal, dan faktor internal yang saling terkait. Perilaku Fashion mencakup preferensi merek, pengetahuan produk, persepsi pribadi, dan kenyamanan—semuanya memiliki dampak signifikan terhadap keputusan pembelian. Faktor eksternal meliputi tren, influencer, harga, dan media digital. Faktor internal berkaitan dengan emosi dan ekspresi diri melalui estetika desain. Kesimpulannya, penggunaan nail art di kalangan mahasiswa dibentuk oleh kombinasi pengaruh perilaku, eksternal, dan internal yang mencerminkan selera Fashion sekaligus kepribadian individu.
Kata Kunci: Nail art, Gaya Fashion, Perilaku Fashion, Faktor Eksternal, Faktor Internal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 81
,
PDF Downloads: 34







