Islam Dan Praktik Asketis
Makna Islam Dan Ekita Kerja Pada Pekerja Toko Etnis Madura
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis makna Islam dalam membentuk etika kerja pekerja toko etnis Madura serta menjelaskan bagaimana nilai-nilai asketis Islam diinternalisasikan dalam praktik ekonomi sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologi Alfred Schutz untuk memahami makna subjektif yang dikonstruksi oleh para informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap lima pekerja toko etnis Madura di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memaknai kerja tidak hanya sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah, jihad dalam menafkahi keluarga, dan tanggung jawab kepada Allah. Etika kerja yang terwujud melalui nilai kejujuran, amanah, menjaga kehalalan rezeki, keseimbangan antara bekerja dan beribadah, sikap qana'ah, zuhud, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai pengontrol moral internal yang membatasi orientasi materialistis tanpa mengurangi produktivitas dan kedisiplinan kerja. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ajaran Islam membentuk sistem nilai yang terintegrasi dalam membangun perilaku kerja, motivasi ekonomi, dan praktik asketis para pekerja. Dengan demikian, etika kerja pekerja toko etnis Madura mencerminkan etos kerja Islami yang khas, yaitu mengintegrasikan orientasi spiritual dengan tanggung jawab ekonomi, sekaligus menampilkan karakter yang berbeda dari etika Protestan Weber melalui penekanan pada tanggung jawab kolektif, solidaritas sosial, dan integrasi ritual ibadah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0