Penggunaan Second Account Instagram oleh Mahasiswa Perguruan Tinggi Surabaya dalam Perspektif Dramaturgi Erving Goffman
Abstract
The increasing use of social media, particularly Instagram, has led to the emergence of a trend among college students of maintaining second accounts as an alternative space for managing their digital identities. Having a second account allows students to separate their public and private spheres, enabling them to adapt how they interact. This study aims to analyze the use of second accounts on Instagram among college students in Surabaya from the perspective of Erving Goffman’s dramaturgy. The study employs a descriptive qualitative approach, involving ten students from various universities in Surabaya who were selected using purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observation of Instagram account activity, and document analysis. Data analysis utilized the Miles and Huberman data triangulation model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that second accounts are used as a strategy for managing digital identity by separating account functions according to audience characteristics. The main account is used to build a more controlled public image, while the secondary account serves as a more private space for freer self-expression. This study concludes that the use of secondary accounts not only reflects a need for privacy but also constitutes a form of impression management in managing one’s self-presentation on social media. Thus, dramaturgy theory is relevant in explaining students’ identity management practices in an increasingly dynamic digital space.
Keywords: Second Account, Instagram, Dramaturgy, Impression Management, University Students
Meningkatnya penggunaan media sosial khususnya Instagram, mendorong munculnya fenomena kepemilikan second account di kalangan mahasiswa sebagai ruang alternatif dalam mengelola identitas digital. Kehadiran akkun kedua memungkinkan mahasiswa memisahkan ruang publik dan ruang privat sehingga mereka dapat menyesuaikan cara berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan second account pada media sosial Instagram di kalangan pada media sosial Instagram di kalangan mahasiswa Kota Surabaya dalam persprektif dramaturgi Erving Goffman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Surabaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam , observasi aktivitas akun Instagram, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model triangulasi data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account dimanfaatkan sebagai startegi pengelolaan identitas digital melalui pemisahan fungsi akun sesuai karakteristik audiens. Akun utama digunakan untuk membangun citra publik yang lebih terkontrol, sedangkan second account menjadi ruang yang lebih privat untuk mengekspresikan diri secara lebih bebas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan second account tidak hanya mencerminkan kebutuhan akan privasi, melainkan merupakan bentuk impression management dalam mengelola presentasi diri di media sosial. Dengan demikian, teori dramaturgi relevan dalam menjelaskan praktik pengelolaan identitas mahasiswa pada ruang digital yang semakin dinamis.
Keywords: Akun kedua, Instagram, Dramaturgi, Pengelolaan Kesan, Mahasiswa
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 23
,
PDF Downloads: 14