Stabilitas Kimia Air Minum Dalam Kemasan Alkali Berdasarkan Langelier Saturation Index dan Endapan Kalsium Karbonat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Air minum dalam kemasan (AMDK) alkali water memiliki karakteristik pH basa dan alkalinitas relatif tinggi yang dapat memengaruhi stabilitas kimia air selama penyimpanan. Salah satu fenomena yang sering dijumpai adalah terbentuknya endapan putih yang berpotensi menurunkan persepsi mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas kimia AMDK alkali water berdasarkan analisis parameter fisikokimia air, karakterisasi endapan yang terbentuk, serta perhitungan Langelier Saturation Index (LSI) sebagai indikator awal kecenderungan pembentukan endapan kalsium karbonat. Penelitian dilakukan terhadap sepuluh sampel AMDK alkali water dari satu produsen dengan pengukuran pH, suhu, total dissolved solids (TDS), alkalinitas, serta konsentrasi ion Ca²⁺ dan Mg²⁺. Endapan putih yang terbentuk selama penyimpanan dianalisis secara kualitatif dan dikonfirmasi melalui uji reaksi dengan asam klorida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki pH 8,35-8,50, alkalinitas 146-154 mg/L sebagai CaCO₃, serta dominasi ion Ca²⁺ dibandingkan Mg²⁺. Nilai LSI pada seluruh sampel berada pada kondisi positif, yang menunjukkan keadaan supersaturasi terhadap kalsium karbonat. Hasil ini menunjukkan bahwa LSI relevan digunakan sebagai indikator awal untuk mengevaluasi stabilitas kimia AMDK alkali water selama masa simpan.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
W. F. Langelier, “The analytical control of anti-corrosion water treatment,” Journal of the American Water Works Association, vol. 28, no. 10, pp. 1500–1521, 1936.
[2] World Health Organization, Guidelines for Drinking-water Quality. [Online]. Available: https://www.who.int/publications/i/item/9789241549950. [Accessed: Dec. 28, 2025].
[3] V. L. Snoeyink and D. Jenkins, Water Chemistry, 1st ed. New York, NY, USA: John Wiley & Sons, 1980.
[4] W. Stumm and J. J. Morgan, Aquatic Chemistry, 3rd ed. New York, NY, USA: John Wiley & Sons, 1996.
[5] Y. Tang, Y. Yang, and Z. Liu, “Calcium carbonate scaling mechanisms in alkaline water systems,” Water Research, vol. 188, p. 116519, 2021.
[6] L. N. Plummer and E. Busenberg, “The solubilities of calcite, aragonite, and vaterite in CO₂–H₂O solutions,” Geochimica et Cosmochimica Acta, vol. 46, no. 6, pp. 1011–1040, 1982.
[7] American Water Works Association, Water Quality and Treatment, 6th ed. Denver, CO, USA: American Water Works Association, 2011.
[8] A. I. Vogel, Vogel’s Textbook of Quantitative Chemical Analysis, 5th ed. Harlow, UK: Longman Scientific & Technical, 1989.
[9] J. W. Morse, R. S. Arvidson, and A. Lüttge, “Calcium carbonate formation and dissolution,” Chemical Reviews, vol. 107, no. 2, pp. 342–381, 2007.
[10] D. C. Harris, Quantitative Chemical Analysis, 9th ed. New York, NY, USA: W. H. Freeman and Company, 2015.
[11] J. A. Cotruvo, “Drinking water quality and contaminants of emerging concern,” in Drinking Water Quality and Contaminants Guide. Boca Raton, FL, USA: CRC Press, 2019, vol. 1, pp. 1–28.