PENGARUH REGULASI EMOSI TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Martha Paula Veronika Kogoya Universitas Negeri Surabaya
  • Miftakhul Jannah Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Masa pandemi covid-19 membuat mahasiswa harus melakukan pembelajaran online sehingga muncul beberapa kendala yang memungkinkan munculnya perilaku prokrastinasi akademik. Mahasiswa terganggu untuk memilih melakukan faktor lain daripada menghadapi tanggungjawab akademik. Perilaku prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa berusia 18-21 tahun, sedang melakukan pembelajaran online dan berada di Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Prosedur accidental sampling dilakukan dengan menyebarkan intrumen secara daring dalam waktu 14 hari sehingga didapatkan sampel penelitian. Penelitian ini memiliki sampel berjumlah 161 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Regulasi Emosi yang disusun berdasarkan teori dari Gross dan Jhon. Skala Prokrastinasi Akademik disusun berdasarkan teori dari Mccloskey dan Scielzo. Teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai F sebesar 6,289 dengan nilai korelasi (R) sebesar -0,195. Maknanya adalah ada pengaruh regulasi emosi terhadap prokrastinasi akademik dimana semakin rendah regulasi emosi maka semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Hasil analisis data lainnya didapatkan nilai uji R square sebesar 0,038. Maknanya adalah regulasi emosi memiliki pengaruh sebesar 3,8% terhadap prokrastinasi akademik. Melalui regulasi emosi, mahasiswa mampu mengendalikan emosi negatif yang muncul ketika menghadapi tugas akademik sehingga dapat menurunkan tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiwa.

Kata Kunci : Regulasi emosi, prokrastinasi akademik, mahasiswa, pandemi covid-19

 

Abstract

The covid-19 pandemic period forced students to do online learning so that several obstacles emerged that allowed the emergence of academic procrastination behavior. Students are disturbed to choose to do other factors rather than face academic responsibilities. Academic procrastination behavior is influenced by several factors, one of which is emotion regulation. This study aims to determine the effect of emotional regulation on academic procrastination in students during the covid-19 pandemic. This study uses a quantitative approach method. The sample of this study is students aged 18-21 years, currently doing online learning and residing in Surabaya. The sampling technique used was the accidental sampling technique. The accidental sampling procedure was carried out by distributing the instrument online within 14 days so that the research sample was obtained. This study has a sample of 161 students. The measuring instrument used in this research is the Emotion Regulation Scale which is based on the theory of Gross and John. The Academic Procrastination Scale is based on the theory of McCloskey and Scielzo. The data analysis technique used a simple regression test. Based on the results of the analysis, the F value was 6.289 with a correlation value (R) of -0.195. The meaning is that there is an influence of emotional regulation on academic procrastination where the lower the emotional regulation, the higher the level of academic procrastination in students. The results of other data analysis obtained an R square test value of 0.038. The meaning is that emotion regulation has an influence of 3,8% on academic procrastination. Through emotion regulation, students can control negative emotions that arise when facing academic assignments so that they can reduce the level of academic procrastination in students.

Keywords: Emotional regulation, Academic procrastination, Students, Covid-19 pandemic

Author Biographies

Martha Paula Veronika Kogoya, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan

Miftakhul Jannah, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan

Published
2021-07-16