PERBEDAAN KETANGGUHAN MENTAL ATLET DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA SISWA SMA “X”

  • Achmad Ma'mun Murod Universitas Negeri Surabaya
  • Miftakhul Jannah Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Ketangguhan mental merupakan salah satu faktor penting bagi atlet pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam kompetisi maupun diluar kompetisi. Antara laki-laki dan perempuan terdapat perbedaan fisiologis yang diduga mempengaruhi atribut psikologis, sehingga perbedaan ini berdampak kepada ketangguhan mentalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ketangguhan mental yang dimiliki atlet pelajar laki-laki dan perempuan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian dengan sampel jenuh, yaitu semua populasi digunakan dalam penelitian. Jumlah sampel yakni 60 orang atlet pelajar dengan atlet laki-laki sebanyak 38 siswa dan atlet perempuan sebanyak 22 siswa. Atlet pelajar pada sampel penelitian terdiri dari cabang olahraga basket, futsal, voli, karate, judo, taekwondo, silat, bulutangkis, sepak bola, dan atletik dengan rentang usia 16-18 tahun. Pengumpulan data menggunakan instrumen skala ketangguhan mental olahraga yang disusun berdasarkan Sheard, Golby, dan Wersch. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai t 3.316 > 2.001. Maknanya adalah terdapat perbedaan signifikan antara ketangguhan mental atlet pelajar laki-laki dengan atlet pelajar perempuan. Atlet pelajar laki-laki menunjukkan nilai rata-rata ketangguhan mental yang lebih tinggi dibandingkan dengan atlet pelajar perempuan. Melalui perbedaan jenis kelamin, dapat diketahui bahwa atlet pelajar laki-laki lebih unggul pada keteguhan dalam berkonsentrasi dan lebih mampu untuk mengontrol dirinya terhadap emosi serta kecemasan yang muncul, sehingga ketangguhan mental yang dimiliki keduanya berbeda.

Kata Kunci: Ketangguhan mental, Atlet pelajar, Jenis kelamin.

Abstract

Mental toughness is one of the essential factors for senior high school (SHS) athletes either in competition or outside the competition. There are physiological differences between men and women that are thought to be affecting psychological attributes, so that the differences had an impact on mental toughness. This research aims to discover senior high school (SHS) male and female athletes mental toughness differences. This research uses quantitative methods. This research is using saturated sample, i.e all the population used in the research. The number of sample is 60 athletes, divided into 38 male athletes and 22 female athletes. Sports that used as a sample consist of basketball, futsal, volleyball, karate, judo, taekwondo, silat, badminton, soccer, and athletics, with an age range of the athlete is 16-18 years old. Data collecting process is using scale instrument of sports mental toughness based on Sheard, Golby, and Wersch, while data analysis technique used in this research is independent sample t-test. The results show that the t value is 3.316 > 2.001. That means there are significant differences between male and female athletes mental toughness. Male athletes show higher average mental toughness scores than female athletes. By way of gender differences, male athletes are superior in concentrating and control themselves better against emotions and anxiety that arise, so that the mental toughness they have is different.

Keywords: mental toughness, senior high school athlete, sex.

                                          

Author Biographies

Achmad Ma'mun Murod, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan

Miftakhul Jannah, Universitas Negeri Surabaya

Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan

Published
2021-07-18