Kemampuan Membaca, Menulis, dan Berhitung Anak ADHD: Analisis Hasil Asesmen Akademik pada Siswa Kelas 1 SD Kota Malang

Authors

  • Natania Caroline Putri Zuandi Universitas Negeri Malang
  • Wiwik Dwi Hastuti Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p12-19

Keywords:

ADHD, asesmen akademik, menulis, berhitung

Abstract

Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sering mengalami hambatan dalam belajar akibat kesulitan perhatian, impulsivitas, dan regulasi perilaku, terutama pada kemampuan akademik dasar. Kondisi ini menuntut asesmen yang komprehensif untuk memahami kemampuan anak. Penelitian studi kasus ini bertujuan mengetahui kemampuan membaca, menulis, dan berhitung seorang siswa kelas 1 SD dengan ADHD. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara guru, serta tes akademik terstruktur pada aspek membaca, menulis, dan berhitung. Hasil asesmen menunjukkan bahwa kemampuan membaca anak berada pada kategori cukup (56,25%), kemampuan menulis juga berada pada kategori cukup (50%), sedangkan kemampuan berhitung berada pada kategori baik (75%). Kesimpulan dari asesmen ini menunjukkan adanya ketimpangan kemampuan akademik yang dipengaruhi oleh hambatan perhatian dan fungsi eksekutif. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penerapan pendekatan fonetik bertahap untuk membaca, latihan menulis multisensori dan

bertahap, serta penggunaan alat konkret dalam pembelajaran matematika, disertai strategi manajemen perilaku untuk mendukung keberhasilan belajar.

Abstract

Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) often experience learning difficulties
due to problems with attention, impulsivity, and behavioral regulation, particularly in basic academic
skills. This condition requires comprehensive assessment to understand the child’s abilities. This case
study aimed to identify the reading, writing, and arithmetic abilities of a first-grade elementary school
student with ADHD. The methods used included observation, teacher interviews, and structured
academic tests assessing reading, writing, and arithmetic skills. The assessment results showed that
the child’s reading ability was in the fair category (56.25%), writing ability was also in the fair
category (50%), while arithmetic ability was in the good category (75%). The conclusion of this
assessment indicates an imbalance in academic abilities influenced by attention difficulties and
executive function deficits. Based on these results, it is recommended to implement a gradual phonetic
approach for reading, multisensory and step-by-step writing practice, and the use of concrete
materials in mathematics instruction, accompanied by behavior management strategies to support
learning success.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R. (2018). Intervensi terhadap Anak Usia Dini yang Mengalami Gangguan ADHD Melalui Pendekatan Kognitif Perilaku dan Alderian Play Therapy. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 27.Ansya, Y. A. U., Halimatussakdiah, E. D. S., Mandasari, N. K., Humaira, N. U., & Rahma, M. (2025). Pendekatan Neurosains Kognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar. CV Jejak (Jejak Publisher).

Baruta, Y. (2023). Asesmen pembelajaran pada kurikulum merdeka: Pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Penerbit P4I.

BLANDINA, R. Y. (2015). PENGUASAAN KALIMAT BAHASA INDONESIA PADA ANAK PENYANDANG ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (Doctoral

dissertation, UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA).

Birda, A. M., Kamid, K., & Rusdi, M. (2016). Proses atensi pengetahuan pada siswa attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dalam memecahkan masalah matematika materi aritmetika sosial. Edu-Sains: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 5(1).

Colomer, C., Berenguer, C., Roselló, B., Baixauli, I., & Miranda, A. (2017). The impact of inattention, hyperactivity/impulsivity symptoms, and executive functions on learning behaviors of children with ADHD. Frontiers in psychology, 8, 540.Dewi, K. Y. F. (2022). Mengelola Siswa Dengan Kesulitan Belajar Menulis (Disgrafia). Daiwi Widya, 8(5), 30- 41.

Erlianda, T., Fauzi, A., & Amri, K. (2019). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Menulis di Atas Pasir. Atfaluna Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(2), 74-85.

Fatwikiningsih, N. (2016). Rehabilitasi neuropsikologi dalam upaya memperbaiki defisit executive function (fungsi eksekutif) klien gangguan mental. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1(2), 320-335.

Fauziah, H. (2018). Upaya guru dalam mengembangkan kemampuan membaca menulis permulaan siswa kelas i mi. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 4(2), 173- 184.

Friend, M., & Bursuck, W. D. (2019). Including students with special needs: A practical guide for classroom teachers (8th ed.). Pearson.

Herlina, E., Gatriyani, N. P., Galugu, N. S., Rizqi, V., Mayasari, N., Nurlaila, Q., ... & Saswati,

R. (2022). Strategi Pembelajaran. Tohar Media.

Mairita, P., Afandi, A., & Wahyuni, E. S. (2024). Tren topik Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Analisis Bibliometrik menggunakan Biblioshiny. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 8(2), 322-338.

Nurjanah, D. Y., Wulandari, R. S., & Novitasari, L. (2021). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus dalam Persiapan Menulis melalui Kegiatan Kolase. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2).

Pillay, B. J., Meyer, A., & Mokobane, M. (2019). Fine motor deficits and attention deficit hyperactivity disorder in primary school children. South African Journal of Psychiatry, 25(1), 1-7.

Pratiwi, A. (2024). Stategi Recall Pembelajaran Matematika pada Anak Autis (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).

Purbarani, D. A. (2024). Penerapan Media Konkret Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas 1 SDN Baluase. Jurnal Dikdas, 11(2), 80- 88.

Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7-7.

Riskiyah, R., & Harsono, H. (2024). Profil Kognitif Anak Disleksia dalam Pemahaman Teks Bacaan: Studi Kasus di SDN Pagagan 2. Jurnal Komposisi, 9(2), 116-125.

Sari, H. Y. (2022). Peningkatan Kemampuan Literasi Melalui Media Komik Kartun Bersambung Dengan Pendekatan Kontekstual Pada Anak Adhd (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Berajah Journal, 2(4), 889-898.

Setiawati, Y. (2020). Penanganan Gangguan Belajar, Emosi, dan Perilaku pada Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): Modul Pelatihan. Airlangga University Press.

Selian, S. N. (2024). Psikologi anak berkebutuhan khusus. Syiah Kuala University Press. Siregar, T., 2025. Stimulus Dan Respon Dalam Pembelajaran Matematika. Goresan Pena.

Zumaroh, N. T. (2017). Peningkatan kemampuan membaca, menulis dan menghitung pada siswa hiperaktif kelas II MI Mambaul Ulum Sepanjang Gondanglegi Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Zuandi, N. C. P., & Hastuti, W. D. (2026). Kemampuan Membaca, Menulis, dan Berhitung Anak ADHD: Analisis Hasil Asesmen Akademik pada Siswa Kelas 1 SD Kota Malang. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 12–19. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p12-19
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 

You may also start an advanced similarity search for this article.