Kontruksi Sosial Identitas Kader HMI Surabaya
Studi Fenomenologi HMI Koorkom Se-Surabaya
Abstract
Abstrak
Penelitian ini mengkaji bagaimana kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Surabaya mengonstruksi identitas sosial mereka melalui proses kaderisasi organisasi. Penelitian ini berangkat dari fenomena pluralitas ekspresi identitas kader di berbagai konteks kampus serta perlunya memahami identitas sebagai produk sosial yang dinamis dan dinegosiasikan, bukan hasil doktrinasi ideologis yang tunggal dan statis. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologi yang berlandaskan teori konstruksi sosial realitas, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kader aktif dari empat Koordinator Komisariat (Koorkom) di Surabaya, yaitu Universitas Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas kader dikonstruksi melalui tiga momen dialektis yang berlangsung simultan: eksternalisasi, yaitu ekspresi nilai organisasi melalui kegiatan, wacana intelektual, pengabdian masyarakat, dan media digital; objektivasi, yaitu pelembagaan nilai dan struktur melalui sistem kaderisasi, Nilai Dasar Perjuangan, dan simbol organisasi; serta internalisasi, yaitu penyerapan nilai-nilai tersebut ke dalam kesadaran pribadi kader melalui refleksi, keteladanan senior, dan pengalaman langsung. Konstruksi identitas ditemukan bersifat plural dan kontekstual antar Koorkom, namun tetap terikat pada nilai-nilai inti bersama, sekaligus memperkaya teori dengan menegaskan pentingnya ikatan emosional, peran significant others, dan adaptasi digital.
Kata Kunci: Teori Berger dan Luckmann; HMI; Konstruksi Identitas; Fenomenologi; Konstruksi Sosial; Kader Mahasiswa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0