RESILIENSI KELUARGA SEBAGAI CAREGIVER PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN KEKAMBUHAN
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v6i2.28360Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana pengalaman caregiver mencapai resiliensi dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data didapatkan dengan wawancara semi terstruktur dan dianalisa menggunakan Analisis Tematik (AT). Penelitian ini menggunakan tiga anggota keluarga penderita skizofrenia yaitu suami dan dua anak dari penderita sebagai caregiver. Pengalaman resiliensi subjek diidentifikasikan melalui fase-fase yang telah dilewati oleh subjek, yaitu deteriorating, adapting, recovering dan growing. Beberapa faktor pendukung terbentuknya resiliensi diidentifikasikan sebagai I am, I have dan I can. Hasil penelitian menunjukkan subjek berusaha mengatasi kesulitan selama masa perawatan penderita skizofrenia sebagai bentuk dari resiliensi. Subjek pertama dan kedua berhasil mencapai fase growing, sedangkan subjek ketiga hanya sampai pada fase recovering. Selain keyakinan dari dalam diri, dukungan sosial yang didapatkan mempengaruhi kemampuan resiliensi masing-masing subjek.
Kata Kunci : resiliensi, skizofrenia, keluarga, caregiverDownloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.