Hubungan Adversity Quotient Dengan Stres Kerja Pada Karyawan PT.X
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i1.54774Abstract
Dalam sebuah perusahaan, seorang karyawan tidak lepas dari suatu masalah atau suatu kendala, permasalahan yang timbul dapat diselesaikan dengan tepat sesuai dengan tingkat adversity quotient pegawai tersebut, apakah ia mampu mengatasinya atau tidak. Jika seorang karyawan menganggap dirinya tidak mampu menyelesaikan masalah yang timbul di tempat kerja, maka akan menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dengan stres kerja pada karyawan PT. X Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Karyawan PT.X yang berjumlah 79 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala adversity quotient dan stress kerja. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi pearson product moment. Secara umum, stress kerja pada karyawan PT X berada pada kategori rendah dengan persentase 50,70%. Adversity quotient pada karyawan PT X berada pada kategori tinggi dengan persentase 50,63%. Hasil uji korelasi dengan menggunakan teknik analisis product moment menunjukkan bahwa nilai r sebesar -0,717 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000. Hasil uji korelasi tersebut mengartikan bahwa terdapat hubungan negatif antara adversity quotient dan stres kerja pada karyawan PT.X. Hal ini memiliki makna bahwa semakin tinggi adversity quotient maka semakin rendah stres kerja. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah adversity quotient maka stres kerja akan semakin tinggi.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

