Hubungan antara Social Comparison dengan Body Dissatisfaction pada Perempuan Dewasa Awal Pengguna TikTok
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61567Keywords:
Body dissatisfaction, social comparison, tiktokAbstract
Maraknya konten mengenai tubuh di TikTok dapat meningkatkan body dissatisfaction. Salah satu penyebab munculnya body dissatisfaction adalah social comparison. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada perempuan dewasa awal pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan Fakultas Psikologi UNESA sebagai tempat penelitian. Sampel penelitian ini adalah 91 mahasiswi Psikologi UNESA dengan rentang usia 18-23 tahun yang menggunakan TikTok. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah kuesioner. Instrumen penelitian ini merupakan skala Iowa Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) dan skala Multiple Body-Self Related Questionnaire Appearance Scales (MBSRQ-AS). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi pearson. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,632 (r=0,632) dan taraf signifikan sejumlah 0,000 (p<0,05) yang berarti hubungan social comparison dengan body dissatisfaction termasuk dalam kategori kuat. Hipotesis penelitian dapat diterima, yakni terdapat hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada perempuan dewasa awal pengguna TikTok. Peneliti selanjutnya dapat menyajikan secara kualitatif agar faktor-faktor yang melatarbelakangi variabel dapat dijelaskan secara lebih rinci.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

