UPAYA MENCAPAI PSYCHOLOGICAL WELL-BEING NARAPIDANA PADA KASUS PELECEHAN SEKSUAL
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n03.p842-855Keywords:
Pelecehan seksual, kesejahteraan psikologis, narapidanaAbstract
Penelitian ini berfokus pada kondisi Psychological Well-Being narapidana dalam menghadapi kondisi yang sedang dijalani di dalam penjara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil yang di dapatkan dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa narapidana kasus pelecehan seksual dapat mencapai kesejahteraan psikologis dengan cara mengatasi perasaan negatif, beradaptasi dengan lingkungan penjara, menjalin hubungan positif dengan orang lain, mengatur kehidupan mereka sendiri, dan memiliki tujuan hidup yang positif.
Abstract
This research focuses on the Psychological Well-Being conditions of prisoners in facing the conditions they are experiencing in prison. The research method used in this research is a qualitative research method with a phenomenological approach and data collection techniques through interviews. The results obtained in this study show that prisoners with sexual harassment cases can achieve psychological well-being by overcoming negative feelings, adapting to the prison environment, establishing positive relationships with other people, managing their own lives, and having positive life goals.
Downloads
References
Agum, S. (2023). Penerimaan Diri pada Warga Binaan Pemasyarakatan dengan Masa Hukuman Seumur Hidup. Dalam Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 42-52.
Alfi Karimah, S., Nrh, F., & Soedarto Tembalang Semarang, J. S. (2016). PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING REMAJA DITINJAU DARI PERSEPSI POLA ASUH ORANG TUA (Vol. 5, Nomor 2).
Aulia Noor, A., Fauzia, R., & Safitri, D. J. (2020). PENYESUAIAN DIRI NARAPIDANA PELAKU KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK YANG BERADA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS III BANJARBARU SELF ADJUSMENT OF CHILDREN SEXUAL VIOLENCE’S CONVICT IN CLASS III COMMUNITY PRISON OF BANJARBARU. Dalam Jurnal Kognisia (Vol. 3, Nomor 1).
Bakar, A., & Zuliani, H. (2020). Upaya Peningkatan Penyesuaian Sosial Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh. Jurnal Suloh, 5(1). 1-9.
Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial. Edisi kesepuluh. Jakarta: Erlangga.
Bernard, M. (2013). The Strength of self acceptance: Theory, practice, and research. Springer.
Cahyo, R. N., Cahyaningtyas, I., Magister, S., Hukum, I., Hukum, F., Diponegoro, U., Hukum, F., & Diponegoro, U. (2021). Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia. Kebijakan Hukum Pidana Tentang Diversi Terhadap Anak Pelaku Recidive Guna Mencapai Restorative Justice, 3, 213–216.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset : Memilih di antara lima pendektan (3rd ed.). Pustaka Pelajar.
Deviana, M., Umari, T., & Khadijah, K. (2023). Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Remaja. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 3463-3468.
Effendy, N. (2016). Konsep Flourishing dalam Psikologi Positif : Subjective Well-being atau berbeda ? Seminar Asean Psychology and Humanity, 2004, 326–333.
Evan, D,. & Greenway, C. (2010). Exploring the psychological Well-Being of Student in Higher Education. Diunduh 08 Desember 2024. (http://escalate.ac.uk/downloads/7772.pdf )
Fatimah, S., Budikafa, A., Suarni, W., & Pambudhi, Y. A. (2021). Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being Narapidana Perempuan (Vol. 2, Nomor 3).
Heliany, I., & Manurung, E. H. (2019). Sistem Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang Ditinjau Berdasakan Undang-Undang No 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan. Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan, 1–7. https://doi.org/10.25105/semnas.v0i0.5848
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Jumrianti, F., Nugroho, S., & Arief, Y. (2022). Hubungan Antara Kecanduan Smartphone Dengan Psychological Well-being Pada Remaja. Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP), 2(1), 49–57. https://doi.org/10.25299/jicop.v2i1.10263
Kayowuan Lewoleba, K., & Helmi Fahrozi, M. (2020). Studi Faktor – Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak. Esensi Hukum, 2(1), 27-48.
Lauer, R. H. & Lauer, J. C, "Marriage and family", (4th ed.), McGraw-Hill, Boston, 2000.
Mahendra, A. I. (2020). Analisis pemenuhan kebutuhan seksual narapidana di lapas x. Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 7(3), 641–654.
Marliana, S., & Maslihah, S. (2012). Analisis sumber-sumber kebermaknaan hidup narapidana yang menjalani hukuman seumur hidup. Jurnal Psikologi, 11(1), 12.
Moleong, L.J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Novitasari, Y., & Kusmiyanti, K. (2021). Hubungan Konsep Diri dengan Penerimaan Diri Narapidana Pasca Putusan di Rutan Kelas I Surakarta. Reformasi, 11(2), 180-192.
Panggabean, D., & Huwae, A. (2023). Self-Forgiveness dan Kesejahteraan Psikologis pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Ambarawa. Journal of Psychology and Instruction, 7(3).
Paradiaz, R., & Soponyono, E. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(1), 61–72. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i1.61-72
Pratiti, B., & Kj, S. (n.d.). Aspek kejiwaan pada korban kekerasan seksual Aspek Kejiwaan pada Korban Kekerasan seksual.
Priyatin. 2012. Kasus Perkosaan Anak Melonjak 400%. Diunduh 5 November 2024. (http://internasional.kompas.com/read/2012/02/29/12225746/Kasus.Perkosaan.Anak.Melonjak.400.Persen)
Prilleltensky, I., & Prilleltensky, O. (2006). Promoting Wellbeing: Linking Personal, Organizational, and Community Change. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons.
Poapa, R. H., & Syamsu, K. (2024). Pelaksanaan Layanan Konseling Individu dan Kelompok pada Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari. INSANIYAH, 3(1), 17-25.
Raco, J. R. (2010). Metode penelitian kualitatif: Jenis, Rakhmat, J. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya. karakteristik,dan keunggulannya. PT Grasindo.
Rakhmat, J. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Ramadhani, T., Djunaedi, D., & Sismiati, A. (2016). Kesejahteraan Psikologis (psychological well-being) siswa yang orangtuanya bercerai (studi deskriptif yang dilakukan pada siswa di smk negeri 26 pembangunan Jakarta). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 108-115.
Rath, J. F., & Elliott, T. R. (2012). Psychological Models in Rehabilitation Psychology. In The Oxford Handbook of Rehabilitation Psychology (Issue October). https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199733989.013.0003.
Recidive, F. F.-, & 2019. (2019). Telaah Tindak Pidana Pelecehan Seksual Secara Verbal Dalam Hukum Pidana Indonesia. Jurnal.Uns.Ac.Id, 8(3), 238–244. https://jurnal.uns.ac.id/recidive/article/view/47380
Roffey, S. (2012). Positive relationship: Evidence based practice across the world. Positive Relationships: Evidence Based Practice across the World, 9789400721, 1-297. https://doi.org/10.1007/978-94-007-2147-0.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? eksplorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology. 57(6), 1069-1081.
Ryff, C. D. & Singer, B. (2008). Know they self and become what you are : A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness, 9 (3), 13-39.
Sabri, H. (2019). Statistik Kasehatan. Analisis Data, 129.
Salshabella, T.E. Gambaran Kesejahteraan Psikologis Warga Binaan Pemasyarakatan Di Lapas Purwodadi. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 9(1), 12-17.
Sari, R., Nulhaqim, S. A., & Irfan, M. (2015). Pelecehan Seksual Terhadap Anak. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 14–18. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.13230
Sefilia, T. F., Yudianto, J., Lestari, E., Al Makki, M. H., & Anggara, O. (2022). Upaya Peningkatan Psychological well-being Narapidana Narkoba Melalui Pelatihan Mental di Rutan Kelas II B. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 111-118.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz.
Suharsimi, A. (2006). Metodologi Penelitian Dan Profil Desa. Metodelogi Penelitian, 48–67.
Sugiyono. (2016). Pdf-Buku-Metode-Penelitian-Sugiyono_Compress.Pdf (p. 62).
Suharsimi, A. (2006). Metodologi Penelitian Dan Profil Desa. Metodelogi Penelitian, 48–67.
Syauket, A., Saimima, I. D. S., Simarmata, R. P., Aidy, W. R., Zainab, N., Prayitno, R. B., & Cabui, C. E. (2022). Sextortion (Fenomena Pemerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan). Jurnal Kajian Ilmiah, 22(3), 219–230. https://doi.org/10.31599/jki.v22i3.1210
Tacasily, Y. O. M. (2021). Hubungan Forgiveness dan Psychologicall Well-Being pada Mahasiswa yang Pernah Mengalami Putus Cinta. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(2), 259-267. https://doi.org/10.23887/jibk.v12i2.34199
Triwijati, N. K. E. (2015). Pelecehan Seksual : Tinjauan Psikologis. Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Dan Savy Amira Women’s Crisis Center, 20(4), 303–306.
Wikanestri, dan Prabowo, . (2015). Psychological Well-Being Pada Pelaku Wirausaha. Seminar Psikologi & Kemanusiaan, 2013, 431–439.
Zahro Qila, S., Nur Rahmadina, R., & Azizah, F. (2021). Catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual Traumatis. Jurnal Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 1(2), 95–106. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol1.iss2.art3
Yuliani, I. (2018). Konsep psychological well-being serta implikasinya dalam bimbingan dan konseling. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 2(02), 51-56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sonya Pramadita Sumarno, Hermien Laksmiwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0