Pengembangan dan Analisis Kualitas Instrumen Asesmen Digital Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Energi Terbarukan
Development and Quality Analysis of a Digital Assessment Instrument for Critical Thinking Skills in Renewable Energy
Keywords:
ADDIE, Instrumen asesmen digital, Keterampilan Berpikir Kritis, Energi Terbarukan, Media Evaluasi Quiziz, Media Evaluasi Google FormAbstract
Perkembangan teknologi di bidang pendidikan mendorong pemanfaatan asesmen sebagai alternatif evaluasi pembelajaran yang mampu mengukur keterampilan berpikir kritis peserta tes. Namun, penggunaan platform digital seperti Quizizz dan Google Form di sekolah masih didominasi sebagai media pelaksanaan tes dan belum didukung oleh instrumen asesmen yang memenuhi kriteria kualitas instrumen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen digital keterampilan berpikir kritis pada materi Energi Terbarukan menggunakan Quizizz dan Google Form serta menganalisis kualitas instrumen dan kepraktisan penggunaannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implement, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas tiga validatorm yaitu dua dosen ahli dan satu guru fisika, serta 64 peserta tes kelas X-2 dan X-3 SMA Katolik Karitas III Surabaya. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi, tes keterampilan berpikir kritis, dan angket respons peserta tes. Analisis kualitas instrumen meliputi validitas teoritis, validitas empiris, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda, sedangkan kepraktisan media dianalisis menggunakan persentase respons peserta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen digital yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid berdasarkan validasi ahli, memiliki tingkat kesepakatan antar validator yang tinggi, validitas empiris yang baik, reliabilitas tingggi, tingkat kesukaran proporsional, dan daya pembeda yang baik. Kepraktisan penggunaan media memperoleh kategori sangat praktis dengan rata-rata persentase peserta tes sebesar 94,98% pada Quizizz dan 94,95% pada Google Form. Berdasarkan hasil tersebut, instrumen asesmen digital yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif asesmen untuk mengukur keterampilan berpikir kritis peserta tes pada materi Energi Terbarukan.
Downloads
References
Aini, R., dkk. (2023). Kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills dalam pembelajaran Kurikulum 2013. Jurnal Educatio, 9(4), 2062–2069.
Aisy, R., dkk. (2024). Efektivitas implementasi evaluasi pembelajaran pada diklat berbasis digital. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3).
Amelliyah, R., dkk. (2025). Penggunaan alat peraga panel tenaga surya dan multimedia untuk meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik pada materi pembelajaran energi terbarukan mata pelajaran fisika di SMAN 1 Cileungsi kelas X. Madrasah: Jurnal on Education and Teacher Profesionalism, 3(2), 9–19.
Arifin, Z. (2016). Evaluasi pembelajaran. Rosda Karya.
Arifin, Z., & Tatsar, M. Z. (2025). Efektivitas optimalisasi Quizizz dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi Hukum Pascal. Assyfa International of Multidisciplinary Education, 3(1), 23–44.
Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 2). PT Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (R. Damayanti, Ed.; edisi ke-3). PT Bumi Aksara.
Azizah, N. N., & Hidayat, R. (2024). Pengembangan asesmen digital berbasis game edukatif Quizizz pada mata pelajaran marketing. Journal of Innovation and Teacher Professionalism (JITPro), 2(2), 195–209.
Balqis, A. S., & Andriani, A. E. (2024). Development of learning evaluation based on automatic assessment through Quizizz Paper Mode to improve students’ natural and social sciences learning outcomes. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(6), 3357–3366.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer Science & Business Media.
Darmawati, dkk. (2023). Integrasi dan manfaat TIK dalam dunia pendidikan. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(3).
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. Emeritus Professor, University of Illinois.
Eveline, E., & Suparno. (2021). Analisis Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik sekolah menengah atas di Kota Pontianak. Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya (QUANTUM), 1(1), 13–18.
Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Measured Reasons LLC.
Fadila, A., dkk. (2024). Penerapan model pembelajaran discovery untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri Tulakan Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2022/2023. Geadidaktika, 4(2).
Fakhri, A. (2023). Kurikulum Merdeka dan pengembangan perangkat pembelajaran: Menjawab tantangan sosial dalam meningkatkan keterampilan abad 21. Conference of Elementary Studies.
Harlin, I., dkk. (2024). Pemanfaatan Google Form sebagai alat evaluasi pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK YPPP Wonomulyo. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 19(1), 58–74.
Lutfiyatun, E., & Haniefa, R. (2022). Pengembangan HOTS online assessment dengan Quizizz berkarakter untuk keterampilan membaca pemahaman. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 7(3).
Maunino, G. Z. T., & Tacoh, Y. T. B. (2023). Pengaruh media pembelajaran Quizizz terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas X mata pelajaran Informatika di SMA Kristen Salatiga. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 308–319.
Marwan, M., dkk. (2020). Pengembangan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada bidang studi fisika. Prosiding Seminar Nasional Fisika PPs UNM, 2, 116–119.
Nasution, W. H. R., & Amanda Syahri, N. (2021). Quizizz: Science learning media in elementary school in developing critical thinking skills. Journal of Science Education Research, 5(1), 26–30.
Puteri, A. R., dkk. (2025). Integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan: Konsep, perkembangan, dan inovasi media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 5(4).
Rifana, R., dkk. (2021). Analisis soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) Bahasa Indonesia dalam ujian sekolah SMP Negeri 4 Dumai. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 14(2), 121–129.
Salsabila, U. H., dkk. (2020). Pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai media pembelajaran di tengah pandemi pada peserta didik SMA. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 4(2).
Satria, M. R. (2024). Transformasi standar penilaian pendidikan. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 17(1).
Utari, N. M. W., dkk. (2022). Kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn kelas tinggi di SDN Gugus V Cakranegara. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b).
Wahyuningrum, E., dkk. (2020). Optimalisasi Google Formulir sebagai alternatif media evaluasi pembelajaran fisika berbasis e-learning. Proceedings of the Universitas Negeri Surabaya Physics Seminar, 4, 33–41.
Widodo, M., dkk. (2023). Penggunaan Google Form sebagai media evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Komputer Akuntansi kelas XI. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 12(7), 1745–1752.
Yuliana, B., dkk. (2021). Penggunaan Google Form sebagai alat evaluasi pelajaran fisika kelas X. Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika, 9(2), 178–183.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Graciella Setiarini, Abu Zainuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).
Authors retain the copyright and full publishing rights of their articles without restriction. By submitting and publishing in this journal, the author grants the journal the non-exclusive right to publish and distribute the article, provided that proper attribution is given and the use is non-commercial.
To view a copy of this license, visit https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0




