Sebuah Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Web Tari Lima Serangkai Suku Karo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Tari Pemuda GBKP Surabaya"

Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Web Tari Lima Serangkai Suku Karo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Tari Pemuda GBKP Surabaya"

Penulis

  • Egy Sry Ulina Br Ginting mahasiswa
  • I Nengah Mariasa Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

ADDIE model, character, education, Art Dance Learning, Video Tutorial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis web untuk Tari Lima Serangkai dari kelompok etnis Karo dan untuk menentukan kelayakan dan efektivitas media yang dikembangkan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tari di kalangan pemuda anggota Gereja Protestan Batak Karo (GBKP) di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Subjek penelitian adalah 15 pemuda anggota GBKP Surabaya berusia 20-28 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh skor validasi berkisar antara 83,33% hingga 95,76%, semuanya dikategorikan Sangat Layak. Tes efektivitas menunjukkan bahwa skor pretest rata-rata 63,33 meningkat menjadi 94,00 pada posttest, dengan skor N-Gain 0,85 (kategori tinggi). Keterampilan menari siswa juga meningkat dari kategori Cukup menjadi Sangat Baik. Oleh karena itu, media video pembelajaran Tari Lima Serangkai berbasis web yang dikembangkan layak dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja GBKP Surabaya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran video berbasis web tari Lima Serangkai Suku Karo dan mengetahui kelayakan serta keefektifannya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tari pemuda GBKP Surabaya. Metode R&D dengan model ADDIE digunakan dengan 15 subjek penelitian usia 20–28 tahun. Hasil validasi ahli menunjukkan skor 83,33%–95,76% (Sangat Layak). Nilai rata-rata pretest 63,33 meningkat menjadi 94,00 pada posttest dengan N-Gain 0,85 (kategori Tinggi). Keterampilan tari meningkat dari kategori Cukup menjadi Sangat Baik.

Kata Kunci: media pembelajaran, video berbasis web, Tari Lima Serangkai, model ADDIE, hasil belajar

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kata Kunci: media pembelajaran, video berbasis web, Tari Lima Serangkai, model ADDIE, hasil belajar

Diterbitkan

2026-07-06

Cara Mengutip

Ginting, E. S. U. B., & Mariasa, I. N. (2026). Sebuah Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Web Tari Lima Serangkai Suku Karo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Tari Pemuda GBKP Surabaya": Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Web Tari Lima Serangkai Suku Karo untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Tari Pemuda GBKP Surabaya". Jurnal Pendidikan Sendratasik, 16(01). Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-sendratasik/article/view/80040
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.