Daya Terima dan Kandungan Gizi Nugget Tahu Takwa dengan Penambahan Wortel dan Daun Kelor sebagai Alternatif Makanan Sehat untuk Anak Sekolah (6-12 Tahun)

Penulis

  • Risqa Yasinta Yunitasari Mahasiswa Gizi
  • Rita Ismawati Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Anak usia sekolah, nugget, wortel, daun kelor

Abstrak

Latar Belakang: Anak usia sekolah (6–12 tahun) memerlukan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan, aktivitas, dan perkembangan kognitif, sehingga diperlukan alternatif pangan bergizi seperti nugget berbahan dasar tahu takwa dengan penambahan wortel dan daun kelor. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis daya terima, kandungan zat gizi, kontribusi
terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, dan nilai ekonomi nugget tahu takwa. Metode : Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga formulasi, yaitu F1 (10% wortel dan 10% daun kelor), F2 (15% wortel dan 15% daun kelor), dan F3 (20% wortel dan 20% daun kelor). Uji hedonik dilakukan oleh 35 panelis tidak terlatih, sedangkan data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan Mann-Whitney. Produk terbaik ditentukan menggunakan metode Perbandingan Eksponensial, De Garmo, dan Bayes. Hasil : Penambahan wortel dan daun kelor berpengaruh nyata terhadap daya terima rasa dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh terhadap warna dan aroma. Formulasi terbaik adalah F1 dengan kandungan energi 188 kkal, karbohidrat 6,51 g, protein 8,63 g, lemak 14,2 g, vitamin A 39,96 RE, dan zat besi 3,04 mg per 100 g. Satu porsi (±140 g) memenuhi bahkan melampaui 15% AKG untuk protein, lemak, dan zat besi, sedangkan energi, karbohidrat, dan vitamin A masih di bawah target. Harga jual produk sebesar Rp16.692,96 (siap saji) dan Rp15.892,96 (frozen), dengan energi sebagai zat gizi paling ekonomis (Rp31,27/kkal). Kesimpulan : Formulasi F1 merupakan formulasi terbaik karena memiliki tingkat penerimaan yang baik, kandungan gizi yang mendukung pemenuhan sebagian kebutuhan gizi anak usia sekolah, serta nilai ekonomi yang kompetitif.


Kata Kunci: Anak Usia Sekolah; Nugget Tahu Takwa; Wortel; Daun Kelor

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustina, Anita., Hidayati, Nurul., _& Susanti, Putri. (2019). Penetapan Kadar Betakaroten Pada Wortel (Daucus carota, L) Mentah dan Wortel Rebus dengan Spektrofotometri Visibel. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis.

Amertaningtyas, Dedes. (2021). Penggunaan Tepung Terigu dan Tepung Tapioka pada Nugget Hati Ayam dan Nugget Hati Sapi. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 21(2): 143-151.

Andarwangi, Tanjung., dkk. (2024). Pengemasan Produk Inovatif untuk Meningkatkan Daya Saing Produk di UMKM Eyek-Eyek Reggae. Jurnal Pengabdia Kepada Masyarakat Nasional, 1(1): 26-30.

Anggraini, S. A., dkk. (2024). Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap sifat fisik, kimia, dan sensoris tortilla mocaf-sogum. Edufood, 2(3): 13-24.

Aurora, Wahyu Indah Dewi. (2021). Efek Pemberian Zat Besi Tambahan pada Anak. Jurnal Medical Jambi, 9(2): 199-203.

Bernika, E. A. K., dkk. (2024) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen dalam Pembelian Tahu Takwa di kampung Tahu Tinalan Kota Kediri. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 12(07): 1-9.

Breemer, Rachel., & Pattiruhu, Gysberth. (2025). Potensi Ekstrak Daun Kelor sebagai Bahan Alami untuk Meningkatkan Karakteristik Sensori Es Krim Fungsional. Jurnal Agrosilvopasture-Tech, 4(2): 182-188.

Ernawati, Fitrah., dkk. (2019). Hubungan Asupan Lemak dengan Status Gizi Anak Usia 6 Bulan-12 Tahun di Indonesia (Relationship Between fat Intake and Nutritional Status in Children Aged 6 Months to 12 Years in Indonesia). Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan, 42(1): 41-47.

Fanani, M. Z., dkk. (2021). Pengaruh Perbedaan Waktu dan Suhu Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan teh Herbal Daun Kelapa Sawit dengan Metode Oven-Dried. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 3(2): 13-15.

Fikri, J. N., Nairfana, I., & Mikhratunissa. (2020). Pengaruh variasi Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Warna dan Organoleptik Selai Buah Naga Merah (Hylocereus polyhizus). Food and Agro Industry Journal, 1(1): 33-40.

Hartanti, Lucky & Ashari, A. M. (2023). Pengenalan Keragaman Pangan Sumber Protein pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(4): 4905-4909.

Hastuti, S., dkk. (2025). Pengujian Sensoris Nugget Ayam Fortifikasi Daun Kelor. Jurnal Agrointek, 9(1): 71-74.

Heluq, D. Z., dkk. (2018). Daya Terima dan kandungan Gizi Pancake Subsitusi Kacang Merah dan Daun Kelor Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah. Media Gizi Indonesia, 13(2): 133-134.

Hidayati, Nurul. (2020). Pemberian Bakso Ikan Lele Wortel Sebagai Jajanan Sehat Terhadap Daya Terima Anak. Jurnal Info Kesehatan, 10(2): 370 – 373.

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2017). Entrepreneurship (10th ed.). McGraw-Hill Education.

Ilmi, Natasia., & Khazanah, Wiqayatun. (2022). Efektivitas Penambahan Wortel, Bayam, dan Jagung terhadap Daya Terima Nugget Ikan Lele (Clarias sp). Jurnal Riset Gizi, 10(2): 126-131.

Kamal, Mustafa., dkk. (2024). Pemanfaatan dan Pemberian Makanan Tambahan Melalui olahan Stik daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kuta Tinggi. Jurnal Pengabdian Teuku Umar, 2 (2): 67-75.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Krisnandani, N. L. P. U., dkk. (2019). Aplikasi Tahu dan Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Nugget. Scientific Journal of Food Technology, 3 (2): 125-134.

Lutfi, Mohammad., dkk. (2025). Karakteristik Tahu Kedelai Tersubsituso Bungkil Inti sawit (Elaeis guineensis jacq). Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Pangan Unisri, 10(2): 104-115.

Makmur, T., dkk. (2022). Daya Terima Konsumen terhadap Produk Olahan Minuman Serbuk dari Limbah BijiNangka (Arthocarphus heterophilus). Jurnal Mahatani, 5(1): 90-97.

Megawati., Rotua, Manuntun., Weisdhania, Natasha. (2023). Analisis Daya Terima Formula Nugget Temyam (Tempe dan Bayam Hijau) Sebagai Makanan Selingan untuk Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pustaka Padi, 2(1): 22-27.

Muchtar, Febriana., & Effendy, Devi Safitri. (2023). Penelitian Asupan Zat Besi Remaja Putri di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal GEMBIRA, 1(1): 171-179.

Muliadi, Rahmat., dkk. (2025). Edukasi Pentingnya Vitamin A untuk Siswa SDN 01 Kendari Barat. Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia, 3(2): 35-42.

Nabila, Cantika., dkk. (2023). Pengaruh Penambahan Daun kelor Terhadap kajian zat Besi dan Daya Terima Ekado Tahu. Jurnal Spikesnas, 2(1): 552 – 562.

Permatasari, A., Hadiono, A., & Hasibuan, T. H. (2023). Strategi Pemasaran Pengusaha Tahu Dalam Mempertahankan Kelangsungan Usaha. Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi Dan Bisnis, 12(1), 31-40.

Putri, Aqmarlia Janita. (2018). Hubungan Asupan Protein dengan Kemampuan Kognitif Anak Usia Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Mugammadiyah Kartasura. Jurnal Ums.

Putri, A. A. S. M. A. K., dkk. (2022). Pengaruh Penambahan Pure Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Karakteristik Tahu Walik. Jurnal Ilmu Gizi, 13(1): 20-29.

Pratiwi, R., Sari, R. S., & Ratnasari, F. (2021). Dampak Status Gizi Pendek (stunting) terhadap Prestasi Belajar. Jurnal Ilmu Ilmiah Keperawatan, 12(2): 10-23.

Rahmawati, A. N., dkk. (2025). Kadar Betakaroten, Kekenyalan, dan Sifat Sensoris pada Tahu Bakso Ayam dengan Variasi Isian Wortel. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 8: 673-683.

Ramadhani, Calvin & Adi, Annis Catur. (2023). Pengganti Tepung Kacang Merah dan Tepung Lele dalam Semprong: Dampak terhadap Daya Terima, Kandungan Gizi, dan Nilai Ekonomi sebagai Makanan Tambahan Balita. Jurnal SAGO: Gizi dan Kesehatan, 5(1): 88-96.

Rejeki, Sri., dkk. (2024). Analisis Asupan Energi, Karbohidrat, dan Serat dari Pangan Pokok di Wilayah Non Pertanian di Kota Baubau 2022. Jurnal Gizi Ilmiah, 11(1): 35-41.

Riyada, Dida. (2022). Mempelajari Jangka Waktu Blansing dengan Uap Air terhadap Beberapa Karakteristik Tepung Telur. Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan, 2(2): 124-133.

Sagala, Zuraida., dkk. (2025). Antara Lemak Baik dan Jahat: Menentukan Pilihan Cerdas untuk Tubuh Sehat. Jurnal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.

Sianturi. (2025). Uji Normalitas sebagai Syarat Pengujian Hipotesis Test Normality as a Condition of Hypothesis Testing. Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS), 11(1): 1-14.

Suryani, T. (2021). Perbandingan nilai ekonomi dan keamanan pangan sumber protein nabati dan hewani.

Susanti, A. A. R., dkk. (2020). Pengaruh Penambahan Wortel tehadap Tingkat Kesukaan Nugget Ayam. Majalah Ilmiah Pertenakan, 23(3): 124-127.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & fajar, I. (2016). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGZ.

Widaningrum, Ida. (2019). Teknologi Pembuatan Tahu yang Ramah Lingkungan (bebas limbah).

Widiawati, Dina., & Komalasari, Ema. (2020). Gambaran tingkat Kepatuhan Membaca Label Pangan pada Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al Azhar Indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sains dan Teknologi, 5(3): 151-157.

Wulandari, D. E., & Ulilalbab, Arya. (2023). Pengaruh Penambahan Wortel terhadap Kandungan Vitamin A dan Daya Terima Nugget Ikan Gabus (Channa striata). Jurnal Sains dan Teknologi, 2(2): 298-306.

Ximenes, N. J., dkk. (2021). Pengaruh Penambahan Daun Kelor Terhadap Daya Terima Sempol Ayam. Scientific Journal of Food Technology, 8(2): 55-60.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Yunitasari, R. Y. dan Ismawati, R. (2026) “Daya Terima dan Kandungan Gizi Nugget Tahu Takwa dengan Penambahan Wortel dan Daun Kelor sebagai Alternatif Makanan Sehat untuk Anak Sekolah (6-12 Tahun)”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 6(3), hlm. 384–396. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/80457 (Diakses: 29 Oktober 2026).

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstract views: 69 , PDF Downloads: 23

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>