Perbedaan Self Disclosure Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Remaja Awal
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61357Keywords:
Jenis kelamin, keterbukaan diri, remaja awalAbstract
Menjalin hubungan baru dengan teman sebaya adalah salah satu tugas perkembangan remaja yang dapat dicapai melalui interaksi atau percakapan. Ketika seseorang terlibat dan membentuk hubungan dengan orang lain, salah satu keterampilan komunikasi yang sangat penting adalah self disclosure. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan self disclosure antara remaja awal laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif komparatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 99 remaja awal di MTs ITTAQU Surabaya. Penelitian ini menggunakan Skala Keterbukaan diri yang dikembangkan oleh Haq (2019) berdasarkan pada aspek self disclosure yang dikemukakan oleh DeVito. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Independent Sample t-Test (uji t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara self disclosure remaja awal laki-laki dan perempuan. Perbedaan ini kemungkinan disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sosialisasi gender, pola komunikasi, dan harapan sosial. Dengan menciptakan lingkungan yang mendukung dan memberikan pendidikan yang tepat, kita dapat membantu semua remaja untuk merasa lebih nyaman dan mampu dalam berbicara tentang perasaan dan pengalaman mereka, yang pada gilirannya akan mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka secara keseluruhan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

