Pengaruh Kesepian terhadap Stres pada Wanita Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v12n03.p1008-1018Keywords:
Kesepian, stres, wanitaAbstract
Erikson menjelaskan bahwa tahap perkembangan intimacy versus isolation menandai kecenderungan individu dalam membentuk relasi yang intim dan signifikan dengan orang lain.. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan perkembangan ini dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berpotensi berkembang menjadi stres. Rasa kesepian yang tidak tertangani dengan baik sering kali menjadi faktor pemicu munculnya stres, terutama pada wanita usia dewasa awal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesepian terhadap tingkat stres pada wanita di Surabaya berusia 18-30 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi mencakup wanita di Surabaya berusia 18–30 tahun, sedangkan sampel terdiri atas 100 responden yang mengalami kesepian. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Lemeshow. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1–4 untuk mengukur kesepian dan stres. Analisis data dilakukan melalui uji regresi linier dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.18.1.0. Hipotesis penelitian meliputi H0, yang menyatakan tidak ada pengaruh kesepian terhadap stres pada wanita, serta H1, yang menyatakan terdapat pengaruh kesepian terhadap stres pada wanita. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,483. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kesepian berkontribusi sebesar 48,3 persen terhadap stres, sedangkan 51,7 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.
Abstract
At the intimacy vs. isolation stage of development, individuals tend to seek close relationships with others. When these developmental needs are not fulfilled, they may experience pressure that can lead to psychological stres. This study tested the hypotheses: H₀ : there is no effect of loneliness on stres among women, and H₁ : there is an effect of loneliness on stres among women. The population of this study consisted of women in Surabaya aged 18–30 years, and the sample included 100 women within the same age range who experienced loneliness, determined using the Lemeshow formula. The research employed a quantitative survey method using a questionnaire with a 4-point Likert scale, and data were analyzed using linear regression through JASP version 0.18.1.0. The R² value obtained was 0.483, indicating that loneliness accounts for 48.3% of the variance in stres, while the remaining 51.7% is influenced by other external factors.
Downloads
References
Adetya, S., & Manurung, G. Y. (2022). Pengaruh Coping Stress Dengan Subjective Well-Being Pada Wanita Dewasa Awal Yang Belum Menikah. Jurnal Kajian Ilmiah, 22(2), 119–128. https://doi.org/10.31599/jki.v22i2.1087
Austin, B. A. (1983). Factorial structure of the UCLA loneliness scale. Psychological Reports, 53(3 I), 883–889. https://doi.org/10.2466/pr0.1983.53.3.883
Cohen, S., Kamarck, T., & Mermelstein, R. (1983). A global measure of perceived stress. Journal of Health and Social Behavior. Journal of Health and Social Behavior, 24(4), 385–396.
Cosan, D. (2014). An Evaluation of Loneliness. April, 103–110. https://doi.org/10.15405/epsbs.2014.05.13
Dwi, Y., Program, A., Psikologi, S., Psikologi, F., Ilmu, D., & Budaya, S. (2019). Kesepian dan Ide Bunuh Diri di Kalangan Tenaga Kerja Indonesia. PSIKOLOGIKA: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 24(1), 35–58. https://doi.org/10.20885/psikologi.vol24.iss1.art4
Febriani, Z. (2021). Perbedaan Tingkat Kesepian Pada Remaja Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 7032–7037.
Hidayati, D. S., & Muthia, E. N. (2016). Kesepian Dan Keinginan Melukai Diri Sendiri Remaja. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(2), 185–198. https://doi.org/10.15575/psy.v2i2.459
Jannah, M. (2018). METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF UNTUK PSIKOLOGI. In NBER Working Papers. UNESA University Press. http://www.nber.org/papers/w16019
Krisnadi, B., & Adhandayani, A. (2022). Kecanduan media sosial pada dewasa awal: Apakah dampak dari kesepian? JCA of Psychology, 3(1), 47–55. https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/jpsy/article/view/187
Levenstein, S., Prantera, C., Varvo, V., Scribano, M. L., Berto, E., Luzi, C., & Andreoli, A. (1993). Development of the perceived stress questionnaire: A new tool for psychosomatic research. Journal of Psychosomatic Research, 37(1), 19–32. https://doi.org/10.1016/0022-3999(93)90120-5
Mahfuzhatillah, K. F. (2018). Studi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Menunda Menikah Pada Wanita Dewasa Awal. Jurnal Ittihad, 2(1), 1–9. http://ejournal-ittihad.alittihadiyahsumut.or.id/index.php/ittihad/article/view/31
Marisa, D., & Afriyeni, N. (2019). Kesepian Dan Self Compassion Mahasiswa Perantau. Psibernetika, 12(1), 1–11. https://doi.org/10.30813/psibernetika.v12i1.1582
Musabiq, S., & Karimah, I. (2018). Gambaran Stress dan Dampaknya Pada Mahasiswa. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 20(2), 74. https://doi.org/10.26486/psikologi.v20i2.240
Octaviany, C. (2019). Dinamika Kesepian pada Wanita Dewasa Awal. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 8(1), 1722–1741.
Rachmanie, A. S. L., & Swasti, I. K. (2022). Peran Kualitas Persahabatan terhadap Tingkat Stres dengan Mediator Kesepian. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 8(1), 82. https://doi.org/10.22146/gamajop.69047
Resmadewi, R. (2019). Hubungan Antara Penyesuaian Diri Dengan Kesepian Pada Mahasiswi Prodi Kebidanan Poltekkes Surabaya Yang Tinggal Di Asrama. PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Psikologi), 13(2), 122. https://doi.org/10.30587/psikosains.v13i2.764
Salsabila, D. A., & Kurniawan, A. (2021). Hubungan Kepercayaan pada Pasangan terhadap Tingkat Stres pada Pria Dewasa Awal. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 670–677. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.26829
Saniskoro, B. S. R., & Akmal, S. Z. (2020). Peranan penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di Jakarta. Jurnal Psikologi Ulayat, 4(1), 96–106. https://doi.org/10.24854/jpu67
Santrock, J. W. (2019). Life-Span Development, Seventeenth Edition. In Life-span development, 7th ed. McGraw-Hill Higher Education.
Wardani, D. P., & Septiningsih, D. S. (2016). Kesepian Pada Middle Age yang Melajang (Studi Fenomenologis Tentang Tipe Kesepian). Psycho Idea, 14(2), 26. https://doi.org/10.30595/psychoidea.v14i2.2118
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Tantri Oktafiani, Shofila Hilma Faradiana Nandita Putri, Aditya Afif Nirwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0