Hubungan antara Fatherless dengan Kecemasan Pernikahan Pada Wanita Dewasa Awal di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p534-542Kata Kunci:
Fatherless, kecemasan pernikahan, wanita dewasa awal, perceraian orang tuaAbstrak
Penurunan angka pernikahan di Surabaya yang mencapai 14.194 peristiwa pada tahun 2025 mencerminkan adanya perubahan cara pandang dewasa awal terhadap komitmen, yang salah satunya dipicu oleh fenomena fatherless akibat perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dengan kecemasan pernikahan pada wanita dewasa awal di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 156 wanita dewasa awal (18-40 tahun) yang mengalami fatherless akibat perceraian orang tua. Instrumen penelitian menggunakan skala fatherless berdasarkan aspek dari Lamb, Pleck, Levine, dan Charnov dan skala kecemasan pernikahan berdasarkan aspek dari Obeid dkk. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment melalui software JASP. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,573 dengan signifikansi p < 0,001, artinya terdapat hubungan positif antara fatherless dan kecemasan pernikahan. Semakin tinggi tingkat fatherless, semakin meningkat pula kecenderungan kecemasan pernikahan yang dialami. Kondisi ini terwujud dalam munculnya persepsi negatif terhadap relasi, ketakutan akan komitmen, hingga kecenderunagn memprioritaskan kehidupan pribadi sebagai bentuk pertahanan diri.
Unduhan
Referensi
Apranda, F., & Ninawati. (2025). Hubungan antara Fatherless dan Fear of Intimacy pada Dewasa Awal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 35995–36000. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.33937
BPS. (2026). Kota Surabaya Dalam Angka; Surabaya Municipality in Figures 2026. BPS Kota Surabaya.
Creswell, J. W. (2022). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Sixth). SAGE Publications.
Diana, P., & Agustina. (2023). Gambaran Persepsi Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Muda Dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai dan Fatherless. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 720–731. https://idm.or.id/JSER/index.%0Aphp/JSER
Dwilianto, R., Matondang, A. U., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Masa Dewasa Awal. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 8816–8827.
Fauziyah, T. A., & Putri, G. S. (2024). Turunnya Angka Pernikahan dan Tren “Marriage is Scary”, Begini Penjelasan Psikolog Undip. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2024/09/18/110230778/turunnya-angka-pernikahan-dan-tren-marriage-is-scary-begini-penjelasan
Febriani, M. I., & Iswinarti. (2025). The Impact of Fatherlessness on Independence and Interpersonal Relationships in Early Adult Women : A Systematic Review. Jurnal Psikologi, 2(4), 1–13. https://doi.org/10.47134/pjp.v2i4.4382
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (Third). SAGE Publications.
Hasibuan, L. S. (2025). Survei Terbaru Ungkap Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250916054656-33-667219/survei-terbaru-ungkap-angka-pernikahan-di-indonesia-terus-menurun
Junaidin, Mustafa, K., Hartono, R., & Khoirunnisa, S. (2023). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 05(04), 16649–16658.
Kurniati, A., & Rozali, Y. A. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kecemasan Untuk Menikah Pada Wanita Dewasa Awal Dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai. JCA Psikologi, 1(2), 85–92.
Masruroh, S., Musfiroh, M. R., & Hudi. (2025). Marriage Fear in Woman Who are Fatherless Perspectives of Islamic Law and Family Psychology. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 6(3), 995–1006. http://jiss.publikasiindonesia.id/
Nugsria, A., Pratitis, N. T., & Arifiana, I. Y. (2023). Quarter life crisis pada dewasa awal: Bagaimana peranan kecerdasan emosi? INNER: Journal of Psychological Research, 3(1), 1–10. https://aksiologi.org/index.php/inner
Oktaviani, D., & Krismono. (2025). Analysis of the Marriage is Scary Phenomenon Among Generation Z: Perspective of Islamic Law Sociology. Sahaja: Journal Shariah And Humanities, 4(1), 422–439. https://ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/sahaja
Paputungan, F. (2023). Karakteristik Perkembangan Masa Dewasa Awal: Developmental Characteristics of Early Adulthood. Journal of Education and Culture (JEaC), 3(1).
Purwanza, S. W., Wardhana, A., Mufidah, A., & Renggo, Y. R. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (A. Munandar (ed.)). Media Sains Indonesia.
Puspita, C., & Setiadarma, A. (2024). Komunikasi Antarpribadi Perempuan Fatherless Dengan Lawan Jenis. JIKA, 11(01), 11–20. https://doi.org/10.31294/jika.v11i1.11598
Saragi, O., Febryany, A., Dewa, E. G., Putra, A. I. D., & Marpaung, W. (2025). An Overview Of Anxiety About Marriage In Early Adult Women From A Broken Home. Sosioedukasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 14(4), 3663–3673. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v14i4.6596
Sasono, D. A., Pitoyo, D., & Ningrum, W. S. (2025). Dampak Fatherless Terhadap Perempuan Dewasa Awal : Studi Fenomenologi Tentang Kriteria Pasangan Hidup. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 68–78.
Sintamaharani, D., Nuriyyatiningrum, N. A. H., & Ikhrom. (2025). Pengalaman Ketergantungan Emosional Terhadap Pasangan pada Perempuan yang Mengalami Fatherless. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 11–23. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4252
Sofana, A. P. (2025). Hubungan Antara Fatherless Dengan Kecemasan Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Awal. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Stern, J. A., Bailey, N. A., Costello, M. A., Hazelwood, O. A., & Allen, J. P. (2025). Fathers’ Contributions to Attachment in Adolescence and Adulthood: The Moderating Role of Race, Gender, Income, and Residential Status. Attach Hum Dev. Author Manuscript, 26(4), 325–349. https://doi.org/10.1080/14616734.2024.2366391.Fathers
Tabkhi, F., Manshadi, M. D., & Mirsaleh, Y. R. (2025). Phenomenological investigation of negative attitudes towards marriage in female students. BMC Psychology, 13(654), 1–13. https://doi.org/10.1186/s40359-025-02520-7
Timothy, V. L., & Sanjaya, E. L. (2025). Pengaruh Father Involvement dan Childhood Adversity terhadap Attachment Anxiety pada Close Relationship Dewasa Awal. Jurnal Experientia, 13(2), 175–194. https://doi.org/10.33508/exp.v13i2.7749
Vatarisa, D., & Selian, S. N. (2025). Trust IssuePada Anak Perempuan yang Tumbuh dalam Kondisi Fatherless. HARAPAN: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Psikologi, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.70115/harapan.v2i2.345
Yuliana, E. L., Khumas, A., & Ansar, W. (2023). Pengaruh Fatherless Terhadap Kontrol Diri Remaja Yang Tidak Tinggal Bersama Ayah. Journal of Art, Humanity & Social Studies, 3(5), 65–73.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andrea Shifani, Qurrota A’yuni Fitriana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0