Hubungan antara Fatherless dengan Kecemasan Pernikahan Pada Wanita Dewasa Awal di Surabaya

Penulis

  • Andrea Shifani Universitas Negeri Surabaya
  • Qurrota A’yuni Fitriana Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p534-542

Kata Kunci:

Fatherless, kecemasan pernikahan, wanita dewasa awal, perceraian orang tua

Abstrak

Penurunan angka pernikahan di Surabaya yang mencapai 14.194 peristiwa pada tahun 2025 mencerminkan adanya perubahan cara pandang dewasa awal terhadap komitmen, yang salah satunya dipicu oleh fenomena fatherless akibat perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dengan kecemasan pernikahan pada wanita dewasa awal di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 156 wanita dewasa awal (18-40 tahun) yang mengalami fatherless akibat perceraian orang tua. Instrumen penelitian menggunakan skala fatherless berdasarkan aspek dari Lamb, Pleck, Levine, dan Charnov dan skala kecemasan pernikahan berdasarkan aspek dari Obeid dkk. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment melalui software JASP. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,573 dengan signifikansi p < 0,001, artinya terdapat hubungan positif antara fatherless dan kecemasan pernikahan. Semakin tinggi tingkat fatherless, semakin meningkat pula kecenderungan kecemasan pernikahan yang dialami. Kondisi ini terwujud dalam munculnya persepsi negatif terhadap relasi, ketakutan akan komitmen, hingga kecenderunagn memprioritaskan kehidupan pribadi sebagai bentuk pertahanan diri.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Apranda, F., & Ninawati. (2025). Hubungan antara Fatherless dan Fear of Intimacy pada Dewasa Awal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 35995–36000. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.33937

BPS. (2026). Kota Surabaya Dalam Angka; Surabaya Municipality in Figures 2026. BPS Kota Surabaya.

Creswell, J. W. (2022). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Sixth). SAGE Publications.

Diana, P., & Agustina. (2023). Gambaran Persepsi Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Muda Dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai dan Fatherless. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 720–731. https://idm.or.id/JSER/index.%0Aphp/JSER

Dwilianto, R., Matondang, A. U., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Masa Dewasa Awal. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 8816–8827.

Fauziyah, T. A., & Putri, G. S. (2024). Turunnya Angka Pernikahan dan Tren “Marriage is Scary”, Begini Penjelasan Psikolog Undip. Kompas.Com. https://regional.kompas.com/read/2024/09/18/110230778/turunnya-angka-pernikahan-dan-tren-marriage-is-scary-begini-penjelasan

Febriani, M. I., & Iswinarti. (2025). The Impact of Fatherlessness on Independence and Interpersonal Relationships in Early Adult Women : A Systematic Review. Jurnal Psikologi, 2(4), 1–13. https://doi.org/10.47134/pjp.v2i4.4382

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (Third). SAGE Publications.

Hasibuan, L. S. (2025). Survei Terbaru Ungkap Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20250916054656-33-667219/survei-terbaru-ungkap-angka-pernikahan-di-indonesia-terus-menurun

Junaidin, Mustafa, K., Hartono, R., & Khoirunnisa, S. (2023). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 05(04), 16649–16658.

Kurniati, A., & Rozali, Y. A. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kecemasan Untuk Menikah Pada Wanita Dewasa Awal Dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai. JCA Psikologi, 1(2), 85–92.

Masruroh, S., Musfiroh, M. R., & Hudi. (2025). Marriage Fear in Woman Who are Fatherless Perspectives of Islamic Law and Family Psychology. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 6(3), 995–1006. http://jiss.publikasiindonesia.id/

Nugsria, A., Pratitis, N. T., & Arifiana, I. Y. (2023). Quarter life crisis pada dewasa awal: Bagaimana peranan kecerdasan emosi? INNER: Journal of Psychological Research, 3(1), 1–10. https://aksiologi.org/index.php/inner

Oktaviani, D., & Krismono. (2025). Analysis of the Marriage is Scary Phenomenon Among Generation Z: Perspective of Islamic Law Sociology. Sahaja: Journal Shariah And Humanities, 4(1), 422–439. https://ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/sahaja

Paputungan, F. (2023). Karakteristik Perkembangan Masa Dewasa Awal: Developmental Characteristics of Early Adulthood. Journal of Education and Culture (JEaC), 3(1).

Purwanza, S. W., Wardhana, A., Mufidah, A., & Renggo, Y. R. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (A. Munandar (ed.)). Media Sains Indonesia.

Puspita, C., & Setiadarma, A. (2024). Komunikasi Antarpribadi Perempuan Fatherless Dengan Lawan Jenis. JIKA, 11(01), 11–20. https://doi.org/10.31294/jika.v11i1.11598

Saragi, O., Febryany, A., Dewa, E. G., Putra, A. I. D., & Marpaung, W. (2025). An Overview Of Anxiety About Marriage In Early Adult Women From A Broken Home. Sosioedukasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 14(4), 3663–3673. https://doi.org/10.36526/sosioedukasi.v14i4.6596

Sasono, D. A., Pitoyo, D., & Ningrum, W. S. (2025). Dampak Fatherless Terhadap Perempuan Dewasa Awal : Studi Fenomenologi Tentang Kriteria Pasangan Hidup. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 68–78.

Sintamaharani, D., Nuriyyatiningrum, N. A. H., & Ikhrom. (2025). Pengalaman Ketergantungan Emosional Terhadap Pasangan pada Perempuan yang Mengalami Fatherless. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 11–23. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4252

Sofana, A. P. (2025). Hubungan Antara Fatherless Dengan Kecemasan Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Awal. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Stern, J. A., Bailey, N. A., Costello, M. A., Hazelwood, O. A., & Allen, J. P. (2025). Fathers’ Contributions to Attachment in Adolescence and Adulthood: The Moderating Role of Race, Gender, Income, and Residential Status. Attach Hum Dev. Author Manuscript, 26(4), 325–349. https://doi.org/10.1080/14616734.2024.2366391.Fathers

Tabkhi, F., Manshadi, M. D., & Mirsaleh, Y. R. (2025). Phenomenological investigation of negative attitudes towards marriage in female students. BMC Psychology, 13(654), 1–13. https://doi.org/10.1186/s40359-025-02520-7

Timothy, V. L., & Sanjaya, E. L. (2025). Pengaruh Father Involvement dan Childhood Adversity terhadap Attachment Anxiety pada Close Relationship Dewasa Awal. Jurnal Experientia, 13(2), 175–194. https://doi.org/10.33508/exp.v13i2.7749

Vatarisa, D., & Selian, S. N. (2025). Trust IssuePada Anak Perempuan yang Tumbuh dalam Kondisi Fatherless. HARAPAN: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Psikologi, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.70115/harapan.v2i2.345

Yuliana, E. L., Khumas, A., & Ansar, W. (2023). Pengaruh Fatherless Terhadap Kontrol Diri Remaja Yang Tidak Tinggal Bersama Ayah. Journal of Art, Humanity & Social Studies, 3(5), 65–73.

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Shifani, A., & Fitriana, Q. A. (2026). Hubungan antara Fatherless dengan Kecemasan Pernikahan Pada Wanita Dewasa Awal di Surabaya. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(02), 534–542. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p534-542
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.