Eksplorasi Dinamika Psikologis pada Individu dengan Skizofrenia Paranoid melalui Perspektif Psikologi Kognitif
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p756-767Kata Kunci:
Skizofrenia paranoid, psikologi kognitif, skema kognitif, source monitoring, halusinasiAbstrak
Skizofrenia paranoid merupakan gangguan psikotik yang ditandai oleh munculnya waham, halusinasi, serta distorsi dalam memahami realitas sehingga berdampak pada fungsi psikologis dan sosial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika skizofrenia paranoid melalui perspektif psikologi kognitif, khususnya terkait pembentukan skema kognitif, core belief, irrational belief, serta gangguan source monitoring dalam munculnya gejala psikosis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu partisipan laki-laki yang didiagnosis skizofrenia paranoid dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit X. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman hidup partisipan sejak masa perkembangan membentuk skema kognitif maladaptif yang berkembang menjadi keyakinan inti negatif terkait tuntutan keberhasilan dan ketakutan mengecewakan orang tua. Tekanan lingkungan akademi, pengalaman kegagalan, serta kecelakaan saat latihan diduga menjadi faktor pemicu munculnya distorsi kognitif, perasaan terancam, dan gangguan source monitoring yang memunculkan halusinasi auditorik maupun visual. Selain itu, keyakinan budaya keluarga terhadap hal mistis turut memengaruhi interpretasi partisipan terhadap pengalaman psikologisnya. Temuan ini menunjukkan bahwa skizofrenia paranoid tidak hanya berkaitan dengan faktor biologis, tetapi juga melibatkan dinamika kognitif, pengalaman hidup, serta proses pemaknaan subjektif individu terhadap realitas.
Unduhan
Referensi
Alkatiri, I., & Widianti, E. (2023). Terapi perilaku untuk menurunkan tanda gejala pada pasien perilaku kekerasan: Case report. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 2932–2942. doi:10.55681/sentri.v2i8.1384
Amalia, N. P., & Juniarti. (2026). Gangguan skizofrenia paranoid. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 301–315. doi:10.62383/vimed.v3i1.2694
Andriani, D., Maritasari, D. B., Laela, I., & Husnadia, S. (2025). Pemilihan teknik sampling yang tepat dalam penelitian kualitatif: Literature review. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(4), 6238–6247. doi:10.54373/imeij.v6i4.3783
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. doi:10.61104/ihsan.v1i2.57
Bouso, J. C., Ona, G., Kohek, M., Dos Santos, R. G., Hallak, J. E. C., Alcázar-Córcoles, M. Á., & Obiols-Llandrich, J. (2023). Hallucinations and hallucinogens: Psychopathology or wisdom? Culture, Medicine, and Psychiatry, 47(2), 576–604. doi:10.1007/s11013-022-09814-0
Frith, C. D. (2015). The cognitive neuropsychology of schizophrenia (Classic ed.). Psychology Press.
Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-taqaddum, 21-46.
Humphrey, C., Bucci, S., Varese, F., Degnan, A., & Berry, K. (2021). Paranoia and negative schema about the self and others: A systematic review and meta-analysis. Clinical Psychology Review, 88, 102081. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2021.102081
Jaenudin, U. (2015). Teori-teori kepribadian. CV Pustaka Setia.
Karimah, N. R., & Anggara, O. F. (2026). Gambaran Dinamika Psikologis Pasien Skizoafektif Tipe Campuran dalam Perspektif Psikoanalisis. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 281–289. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p281-289
Long, J., & Hull, R. (2023). Conceptualizing a less paranoid schizophrenia. Philosophy, ethics, and humanities in medicine : PEHM, 18(1), 14. https://doi.org/10.1186/s13010-023-00142-8
Maulana, M. R., & Fitriana, Q. A. (2025). Exploring Hebephrenic Schizophrenia through the Lens of Adlerian Individual Psychology Theory. International Conference on Psychology and Education (ICPE), 4(1), 1–6.
Maramis, W. F., & Maramis, A. A. (2009). Catatan ilmu kedokteran jiwa (2nd ed.). Airlangga University Press.
Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman, 13(1), 116–152.
McCutcheon, R. A., Krystal, J. H., & Howes, O. D. (2020). Dopamine and glutamate in schizophrenia: biology, symptoms and treatment. World psychiatry : official journal of the World Psychiatric Association (WPA), 19(1), 15–33. https://doi.org/10.1002/wps.20693
Paramita, T., & Alfinuha, S. (2021). Dinamika pasien dengan gangguan skizofrenia. Jurnal Psikologi, 17(1), 12–19.
Prochwicz, K., Kłosowska, J., & Dembińska, A. (2020). The mediating role of stress in the relationship between attention to threat bias and psychotic-like experiences depends on coping strategies. Frontiers in Psychiatry, 11, 307. doi:10.3389/fpsyt.2020.00307
Qomaruddin & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. doi:10.61557/jomaa.v1i2.93
Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, K., & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi teknik wawancara dalam penelitian field research melalui pelatihan berbasis participatory action research pada mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 135–142. doi:10.37640/japd.v4i2.2100
Şahin, E. S., & Voltan Acar, N. (2019). Rational emotive behavior therapy from a new perspective. Journal of Human Sciences, 16(4), 894-906. https://doi.org/10.14687/jhs.v16i4.5821
So, S. H. W., Siu, N. Y. F., Wong, H. L., Chan, W., & Garety, P. A. (2016). ‘Jumping to conclusions’ data-gathering bias in psychosis and other psychiatric disorders: Two meta-analyses of comparisons between patients and healthy individuals. Clinical Psychology Review. Advance online publication. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2016.05.001
Subramaniam, K., Hinkley, L. B., Kothare, H., Mizuiri, D., Vinogradov, S., Houde, J. F., & Nagarajan, S. S. (2018). Neurobiology of self-agency during reality monitoring and speech feedback monitoring: Implications for treatment development in schizophrenia. Schizophrenia Bulletin, 44(Suppl. 1), S315–S316. doi:10.1093/schbul/sby017.680
Taylor, C. D. J., Haddock, G., Speer, S., & Bee, P. E. (2020). Characterizing core beliefs in psychosis: a qualitative study. Behavioural and cognitive psychotherapy, 48(1), 67–81. https://doi.org/10.1017/S1352465819000274
Trotta, A., Kang, J., Stahl, D., & Yiend, J. (2021). Interpretation bias in paranoia: A systematic review and meta-analysis. Clinical Psychological Science, 9(1), 3–23. doi:10.1177/2167702620951552
Tsolakis, P. (2025). Beck’s cognitive model of depression: Evolution, modern evidence and critical appraisal. Psychology, 16(1), 12–25. doi:10.4236/psych.2025.161002
World Health Organization. (2025, October 6th). Schizophrenia. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Ryan Maulana, Qurrota A’yuni Fitriana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0