Eksplorasi Dinamika Psikologis pada Individu dengan Skizofrenia Paranoid melalui Perspektif Psikologi Kognitif

Penulis

  • Muhammad Ryan Maulana Universitas Negeri Surabaya
  • Qurrota A’yuni Fitriana Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p756-767

Kata Kunci:

Skizofrenia paranoid, psikologi kognitif, skema kognitif, source monitoring, halusinasi

Abstrak

Skizofrenia paranoid merupakan gangguan psikotik yang ditandai oleh munculnya waham, halusinasi, serta distorsi dalam memahami realitas sehingga berdampak pada fungsi psikologis dan sosial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika skizofrenia paranoid melalui perspektif psikologi kognitif, khususnya terkait pembentukan skema kognitif, core belief, irrational belief, serta gangguan source monitoring dalam munculnya gejala psikosis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap satu partisipan laki-laki yang didiagnosis skizofrenia paranoid dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit X. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman hidup partisipan sejak masa perkembangan membentuk skema kognitif maladaptif yang berkembang menjadi keyakinan inti negatif terkait tuntutan keberhasilan dan ketakutan mengecewakan orang tua. Tekanan lingkungan akademi, pengalaman kegagalan, serta kecelakaan saat latihan diduga menjadi faktor pemicu munculnya distorsi kognitif, perasaan terancam, dan gangguan source monitoring yang memunculkan halusinasi auditorik maupun visual. Selain itu, keyakinan budaya keluarga terhadap hal mistis turut memengaruhi interpretasi partisipan terhadap pengalaman psikologisnya. Temuan ini menunjukkan bahwa skizofrenia paranoid tidak hanya berkaitan dengan faktor biologis, tetapi juga melibatkan dinamika kognitif, pengalaman hidup, serta proses pemaknaan subjektif individu terhadap realitas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alkatiri, I., & Widianti, E. (2023). Terapi perilaku untuk menurunkan tanda gejala pada pasien perilaku kekerasan: Case report. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 2932–2942. doi:10.55681/sentri.v2i8.1384

Amalia, N. P., & Juniarti. (2026). Gangguan skizofrenia paranoid. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), 301–315. doi:10.62383/vimed.v3i1.2694

Andriani, D., Maritasari, D. B., Laela, I., & Husnadia, S. (2025). Pemilihan teknik sampling yang tepat dalam penelitian kualitatif: Literature review. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(4), 6238–6247. doi:10.54373/imeij.v6i4.3783

Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. doi:10.61104/ihsan.v1i2.57

Bouso, J. C., Ona, G., Kohek, M., Dos Santos, R. G., Hallak, J. E. C., Alcázar-Córcoles, M. Á., & Obiols-Llandrich, J. (2023). Hallucinations and hallucinogens: Psychopathology or wisdom? Culture, Medicine, and Psychiatry, 47(2), 576–604. doi:10.1007/s11013-022-09814-0

Frith, C. D. (2015). The cognitive neuropsychology of schizophrenia (Classic ed.). Psychology Press.

Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-taqaddum, 21-46.

Humphrey, C., Bucci, S., Varese, F., Degnan, A., & Berry, K. (2021). Paranoia and negative schema about the self and others: A systematic review and meta-analysis. Clinical Psychology Review, 88, 102081. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2021.102081

Jaenudin, U. (2015). Teori-teori kepribadian. CV Pustaka Setia.

Karimah, N. R., & Anggara, O. F. (2026). Gambaran Dinamika Psikologis Pasien Skizoafektif Tipe Campuran dalam Perspektif Psikoanalisis. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 281–289. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p281-289

Long, J., & Hull, R. (2023). Conceptualizing a less paranoid schizophrenia. Philosophy, ethics, and humanities in medicine : PEHM, 18(1), 14. https://doi.org/10.1186/s13010-023-00142-8

Maulana, M. R., & Fitriana, Q. A. (2025). Exploring Hebephrenic Schizophrenia through the Lens of Adlerian Individual Psychology Theory. International Conference on Psychology and Education (ICPE), 4(1), 1–6.

Maramis, W. F., & Maramis, A. A. (2009). Catatan ilmu kedokteran jiwa (2nd ed.). Airlangga University Press.

Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman, 13(1), 116–152.

McCutcheon, R. A., Krystal, J. H., & Howes, O. D. (2020). Dopamine and glutamate in schizophrenia: biology, symptoms and treatment. World psychiatry : official journal of the World Psychiatric Association (WPA), 19(1), 15–33. https://doi.org/10.1002/wps.20693

Paramita, T., & Alfinuha, S. (2021). Dinamika pasien dengan gangguan skizofrenia. Jurnal Psikologi, 17(1), 12–19.

Prochwicz, K., Kłosowska, J., & Dembińska, A. (2020). The mediating role of stress in the relationship between attention to threat bias and psychotic-like experiences depends on coping strategies. Frontiers in Psychiatry, 11, 307. doi:10.3389/fpsyt.2020.00307

Qomaruddin & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. doi:10.61557/jomaa.v1i2.93

Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, K., & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi teknik wawancara dalam penelitian field research melalui pelatihan berbasis participatory action research pada mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 135–142. doi:10.37640/japd.v4i2.2100

Şahin, E. S., & Voltan Acar, N. (2019). Rational emotive behavior therapy from a new perspective. Journal of Human Sciences, 16(4), 894-906. https://doi.org/10.14687/jhs.v16i4.5821

So, S. H. W., Siu, N. Y. F., Wong, H. L., Chan, W., & Garety, P. A. (2016). ‘Jumping to conclusions’ data-gathering bias in psychosis and other psychiatric disorders: Two meta-analyses of comparisons between patients and healthy individuals. Clinical Psychology Review. Advance online publication. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2016.05.001

Subramaniam, K., Hinkley, L. B., Kothare, H., Mizuiri, D., Vinogradov, S., Houde, J. F., & Nagarajan, S. S. (2018). Neurobiology of self-agency during reality monitoring and speech feedback monitoring: Implications for treatment development in schizophrenia. Schizophrenia Bulletin, 44(Suppl. 1), S315–S316. doi:10.1093/schbul/sby017.680

Taylor, C. D. J., Haddock, G., Speer, S., & Bee, P. E. (2020). Characterizing core beliefs in psychosis: a qualitative study. Behavioural and cognitive psychotherapy, 48(1), 67–81. https://doi.org/10.1017/S1352465819000274

Trotta, A., Kang, J., Stahl, D., & Yiend, J. (2021). Interpretation bias in paranoia: A systematic review and meta-analysis. Clinical Psychological Science, 9(1), 3–23. doi:10.1177/2167702620951552

Tsolakis, P. (2025). Beck’s cognitive model of depression: Evolution, modern evidence and critical appraisal. Psychology, 16(1), 12–25. doi:10.4236/psych.2025.161002

World Health Organization. (2025, October 6th). Schizophrenia. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Maulana, M. R., & Fitriana, Q. A. (2026). Eksplorasi Dinamika Psikologis pada Individu dengan Skizofrenia Paranoid melalui Perspektif Psikologi Kognitif. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(02), 756–767. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p756-767
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.