Hubungan Kesadaran Diri dengan Interaksi Sosial pada Remaja di SMP Negeri 2 Kadipaten
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n03.p943-950Keywords:
Kesadaran diri, interaksi sosial, remaja, bimbingan dan konselingAbstract
Latar Belakang: lnteraksi sosial merupakan salah satu tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun pada kenyataannya tidak semua remaja mampu membangun interaksi sosial secara optimal, seperti kurang percaya diri, pasif, dan mudah tersinggung, yang diduga berkaitan dengan rendahnya kesadaran diri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran diri, mendeskripsikan tingkat interaksi sosial, serta menganalisis hubungan antara kesadaran diri dengan interaksi sosial pada siswa kelas SMP VIII Negeri 2 Kadipaten. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 108 siswa kelas VIII yang ditentukan melalui teknik samp.ling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan skala kesadaran diri dan skala interaksi sosial berbentuk skala likert, kemuclian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori kesadaran diri rendah (72,2%) dan interaksi sosial rendah (70,4%). Hasil uji korelasi memmjukkan terdapat hubw1gan positif yang signifikan antara kesadaran diri dengan interaksi sosial (r = 0,657; p < 0,001), dengan kesadaran diri berkontribusi sebesar 43,1% terhadap interaksi sosial. Simpulan: Semakin tinggi kesadaran diri siswa, semakin tinggi pula interaksi sosialnya. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kesadaran diri melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah guna meningkatkan kualitas interaksi sosial remaja.
Abstract
Background: Social interaction is one of the important developmental tasks of adolescence, yet not all adolescents are able to build optimal social interaction; some show low confidence, passivity, and are easily offended, which is presumed to be related to low self-awareness. Objective: This study aims to describe the level of self-awareness, describe the level of social interaction, and analyze the relationship between self-awareness and social interaction among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Kadipaten. Method: This study used a quantitative approach with a correlational method. The sample consisted of 108 eighth-grade students determined through a total sampling technique. Data were collected using a self-awareness scale and a social interaction scale in Likert format, then analyzed using Pearson Product Moment correlation and simple linear regression. Results: The results show that the majority of students were in the low self-awareness category (72.2%) and the low social interaction category (70.4%). The correlation test showed a significant positive relationship between self-awareness and social interaction (г = 0.657; p < 0.001), with self-awareness contributing 43.1% to social interaction. Conclusion: The higher the students' self-awareness, the higher their social interaction. These findings emphasize the importance of strengthening self-awareness through school guidance and counseling services to improve the quality of adolescents' social interaction.
Downloads
References
Afif, M. H. (2025). Transformasi pola komunikasi imerpersonal di era digital: Studi literarur tentang pergeseran interaksi sosial dalam m.asyarakat kontemporer. Jurnal I/mu Komunikasi, 4(1), 1359-1373.
Agustini, N. K., Sujana, I. W., & Adnyana Putra, l. K. (2019). Korelasi antara kecerdasan emosional dengan interaksi sosial siswa kelas V SD Gugus VJ Pangeran Diponegoro Denpasar Baral. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 2(1), 131-140. https://doi.orgt10.23887/jp2.v2il.17620
Goleman, D. (2002). Working wich Emotional Intelligence (Kecerdasan Emosional umuk Mencapal Puncak Prestasi). Jakarta: PT Gramedia Pus.taka Urama.
Gultom, F., & Mujiono, M. (2020). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan interaksi sosial siswa:Studi kasus SMP Swasta W.R.Supram1an 2 Medan. Cendikia: Media Jumal Ilmiah Pendidikan, 10(2), 65-74. https://doi.org/10.35335/cendikia.v10i2.1678
Gusrayani, G., Nita, R. W., & Putra, F. (2025). Profil masaah emO"Sional peserta didik berprestasi akademik dengan teman sebaya (studi kualitatif pada peserta didik di SMAN 2 Pasamau). Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(3), 1525-1535.
Khalillah, Y. A., Darnayanti, R., Agustriyani, F., & Susanto, A. (2025). Hubuugan kecerdasan emosional dengan imeraksi sosial pada remaja di SMP Negeri 15 Bandar Lan1pung, Health Research Journal of Indonesia, 3(3), 165-173.
https://doi.org/10.63004/hrji.v3i3.547
Novi Rahma, 5. (2026). Pengaruh self awareness cerhadap kenakalan remaja di SMAN 1 Sungkai Selatan [Skripsi tidak diterbitkan].
Simamora, S. C., Saputri, Y., Purba, C.,& Romiaty, R.(2025). Perkembangan kepribadian pada remaja: Membangun idemitas. Jurna/ I/mu Pendidikan dan Psikologi, 2(3), 251-259.
Soekanto, S. (2013). Sosiologi Suatu Pengancar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sulhan, N. A. A. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja:Tinjauan psikologi.
Behavior: Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikofogi, 1(1), 9-36.
Taufiqoh, Q. (2025). Strategi penyesuaian diti remaja dalam merespons tuntutan sosial dan dinamika emosi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 276-299.
Widiatmoko, M., & Ardini, F. M. (2018). Pendekatan konseling analisis rransaksional umuk mengembangkan kesadaran diri remaja. Jumal CARE (Children Advisory Research and Education), 4(2), 99-108. https://doi.org/10.30653/003.201842.50
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agni Tazkiah, Ardiansyah, Lela Nurlaila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0