Hubungan Rasa Memiliki dengan Self-Esteem pada Siswa SMA Boarding School X
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p478-488Kata Kunci:
Rasa memiliki, harga diri, siswa sekolah menengah atas, sekolah berasramaAbstrak
Lingkungan boarding school memiliki karakteristik kehidupan yang intens dengan tuntutan akademik, sosial, dan pengasuhan yang berlangsung sepanjang waktu, sehingga menuntut kemampuan adaptasi psikologis yang baik dari siswa. Salah satu aspek psikososial yang penting dalam perkembangan remaja di lingkungan tersebut adalah self-esteem, yang diasumsikan berkaitan dengan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap komunitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa memiliki dan self-esteem pada siswa SMA Boarding School X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 113 siswa aktif kelas X–XII yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, dengan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem dan Sense of Belonging Instrument (SOBI) untuk mengukur rasa memiliki, dengan skala Likert empat tingkat. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara rasa memiliki dan self-esteem pada siswa SMA Boarding School X (ρ = 0,263; p = 0,005), dengan kekuatan hubungan berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa rasa memiliki berperan dalam pembentukan self-esteem siswa di lingkungan boarding school, meskipun bukan merupakan faktor yang dominan. Penelitian ini menegaskan bahwa self-esteem siswa terbentuk melalui proses yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor psikososial pada konteks pendidikan berasrama.
Unduhan
Referensi
Allen, K. A., Kern, M. L., Rozek, C. S., McInerney, D. M., & Slavich, G. M. (2021). Belonging: a review of conceptual issues, an integrative framework, and directions for future research. Australian Journal of Psychology, 73(1), 87–102. https://doi.org/10.1080/00049530.2021.1883409
Ariyanti, V., & Purwoko, B. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi Self-Esteem remaja: Literature review. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(3). https://doi.org/10.26539/teraputik.631389
Azwar, S. (2022). Penyusunan skala psikologi. Pustaka Pelajar.
Baumeister, R. F., & Leary, M. R. (1995). The need to belong: desire for interpersonal attachments as a fundamental human motivation. Psychological bulletin, 117(3), 497–529.
Casquejo, A. M. V., Obenza, D. M. N., Catabas, J., Gorrero, A., Remoroza, J. B., & Navarro, A. L. (2025). The nexus between belongingness and Self-Esteem in university students. Journal of Tertiary Education and Learning, 3(1), 7-11. https://doi.org/10.54536/jtel.v3i1.3782
Coopersmith, S. (1967). The Antecedents of Self-Esteem. W.H. Freeman.
Fabris, M. A., Settanni, M., Longobardi, C., & Marengo, D. (2024). Sense of belonging at school and on social media in adolescence: associations with educational achievement and psychosocial maladjustment. Child Psychiatry & Human Development, 55(6), 1620-1633. https://doi.org/10.1007/s10578-023-01516-x
Goodenow, C., & Grady, K. E. (1993). The relationship of school belonging and friends' values to academic motivation among urban adolescent students. Journal of Experimental Education, 62(1), 60–71. https://doi.org/10.1080/00220973.1993.9943831
Hagerty, B. M. K., Lynch-Sauer, J., Patusky, K. L., Bouwsema, M., & Collier, P. (1992). Sense of belonging: A vital mental health concept. Archives of Psychiatric Nursing, 6(3), 172–177.
Hamali, A. A. R., & Yusri, F. (2025). Self-esteem siswa terisolir di Pondok Pesantren Al-Manaar Batuhampar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(1), 321–331. https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i01.5664
Harris, M. A., & Orth, U. (2020). The link between self-esteem and social relationships: A meta-analysis of longitudinal studies.Journal of Personality and Social Psychology, 119(6), 1459–1477. https://doi.org/10.1037/pspp0000265
Karim, A. (2020). Reafirmasi Pendidikan Agama Islam Melalui Sistem Boarding School di Sekolah Umum. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, Vol. 5, No. 1, 38-49.
Nur’aini, & Hamzah. (2023). Pengelolaan Pembelajaran Dalam Sistem Boarding School. Jurnal Al-Qiyam, Vol. 4 No. 1, 34-40.
Nurfitria, S. (2025). Kesehatan Mental Santri dalam Lingkungan Pendidikan Berasrama: Tinjauan Literatur. Journal of Linguistics and Social Studies, 2(2), 169–177. https://doi.org/10.52620/jls.v2i2.220
OECD (2019), PISA 2018 Results (Volume III): What School Life Means for Students’ Lives, PISA, OECD Publishing, Paris, https://doi.org/10.1787/acd78851-en.
Poerwanto, A., & Murdiyani, H. (2021). Hubungan antara Konsep Diri, Regulasi Diri dan Tingkat Religiusitas dengan Penyesuaian Diri pada Santri Pondok Pesantren Al-Berr Pasuruan. Indonesian Psychological Research, 3(2),, 101–108. doi: https://doi.org/10.29080/ipr.v3i2.511
Rosenberg, M. (1965). Society and the Adolescent Self-Image. Princeton University Press.
Saputra, F., Jurisa, E., & Iskandar. (2020). Masalah psikososial pada remaja di sekolah asrama di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Khatulistiwa Nursing Journal, 2(1), 1-12. https://doi.org/10.53399/knj.v2i1.15
Suan, MSLT, M. M. D., & Magallanes , C. I. (2020). Sense of Belonging and Self-Esteem of High School Students in a Catholic College. Philippine Social Science Journal, 3(2), 87-88. https://doi.org/10.52006/main.v3i2.174
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Walton, G. M., & Brady, S. T. (2021). The social-belonging intervention. Dalam G. M. Walton & A. J. Crum (Eds.), Handbook of Wise Interventions: How Social Psychology Can Help People Change (hlm. 262–285). The Guilford Press
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Himmatul, Arfin Nurma Halida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0