PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN ZAT PENGATUR TUMBUH EKSTRAK BAWANG BOMBAY MERAH (Allium cepa L.) DAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca Sativa.)

Isi Artikel Utama

Rusyariyanto Waskito
Mirwa Adiprahara Anggarani

Abstrak

Sayuran termasuk salah satu bahan makanan yang memiliki peran penting di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan meningkatnya permintaan konsumen terhadap sayuran, khususnya sayuran organik. Untuk mencukupi kebutuhan konsumen akan sayuran organik, maka diperlukan inovasi dalam budidaya salah satunya adalah penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Bahan alami yang dapat digunakan sebagai ZPT adalah bawang merah dan bawang bombay merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan ZPT dari genus allium pada budidaya sayuran selada. Fitohormon dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembelahan sel dan pemanjangan akar, serta merangsang pertumbuhan daun dan batang. Pada penelitian ini dilakukan pada objek tanaman selada dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dan 6 pengulangan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini antara lain tinggi tanaman, keliling daun, jumlah daun, dan biomassa basah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan ZPT dari bawang merah dengan konsentrasi 45% memberikan hasil paling tinggi pada tanaman selada dengan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, keliling daun, dan biomassa basah berurutan yaitu 20,75 cm, 10 daun, 34 cm dan 20,33 gram.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Waskito, R., & Anggarani, M. A. (2024). PERBANDINGAN PENGARUH PENGGUNAAN ZAT PENGATUR TUMBUH EKSTRAK BAWANG BOMBAY MERAH (Allium cepa L.) DAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca Sativa.). Unesa Journal of Chemistry, 13(1), 1–7. Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/unesa-journal-of-chemistry/article/view/60838
Bagian
Articles

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.