Hubungan Stres dan Emotional eating Mahasiswa Akhir Fakultas Psikologi UNESA

Penulis

  • Yuliharto Simon Christian Yeremia Yacob Universitas Negeri Surabaya
  • Nanda Audia Vrisaba Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p551-562

Kata Kunci:

Stres, emotional eating, mahasiswa akhir

Abstrak

Mahasiswa tingkat akhir menghadapi berbagai tuntutan akademik yang kompleks, terutama dalam proses penyusunan skripsi sebagai syarat kelulusan yang juga disertai beban perkuliahan, sehingga berpotensi menimbulkan stres. Stres tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik dan psikologis, tetapi juga memengaruhi mekanisme koping individu, salah satunya melalui perubahan perilaku makan yang dikenal sebagai emotional eating. Emotional eating merupakan perilaku makan yang dipicu oleh emosi negatif, bukan oleh rasa lapar secara fisiologis, sehingga sering digunakan sebagai cara untuk meredakan tekanan emosional yang dialami individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara stres dan emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 152 responden. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson melalui JASP. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres dan emotional eating (r = 0,484; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswa, semakin tinggi pula kecenderungan emotional eating yang muncul.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abadi, A. R., Septianingtyas, & Aini, D. K. (2025). Stres akademik sebagai pemicu emotional eating pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Poseidon, 43–55. https://doi.org/10.30649/jpp.v8i1.135

Arini, D. P. (2021). Emerging Adulthood : Pengembangan Teori Erikson Mengenai Teori Psikososial Pada Abad 21. Jurnal Ilmiah Psyche, 15(01), 11–20. https://doi.org/10.33557/jpsyche.v15i01.1377

Asmawan, A. (2016). Analisis kesulitan mahasiswa menyelesaikan skripsi. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 26(2), 51–57. https://doi.org/https://doi.org/10.2317/jpis.v26i2.3331

Asram, A., Riskiyani, S., & M. Thaha, R. (2024). Validity and Reliability of the Indonesian Version of the Perceived Stress Scale (PSS) and Self-Reporting Questionnaire (SRQ) Questionnaire: Study of Stress Levels and Mental Health Conditions in Master Students of the Faculty of Public Health. International Journal of Chemical and Biochemical Sciences, 25(19), 721–726. https://doi.org/10.62877/84-ijcbs-24-25-19-84

Aulia, S., & Panjaitan, R. U. (2019). Kesejahteraan psikologis dan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 127. https://doi.org/10.26714/jkj.7.2.2019.127-134

Bell, B. M., Spruijt-Metz, D., Naya, C. H., Lane, C. J., Wen, C. K. F., Davis, J. N., & Weigensberg, M. J. (2021). The mediating role of emotional eating in the relationship between perceived stress and dietary intake quality in Hispanic/Latino adolescents. Eating Behaviors, 42. https://doi.org/10.1016/j.eatbeh.2021.101537

Cohen, S., Kamarck, T., & Mermelstein, R. (1983). A global measure of perceived stress. Journal of health and social behavior, 24(4), 385–396. https://doi.org/10.2307/2136404

Defi, R. S. (2025). Hubungan Stres Akademik dengan Emotional Eating Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Katolik Soegijapranata. Praxis : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring, 7(2), 98–107. https://doi.org/10.24167/praxis.v7i2.12704

Dewi, N. M. G. A., Satiadarma, M. P., & Wijaya, E. (2023). Emotional Eating Sebagai Strategi Koping Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 7(1), 72–79. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v7i1.22053.2023

Elfhag, K., & Morey, L. C. (2008). Personality traits and eating behavior in the obese: Poor self-control in emotional and external eating but personality assets in restrained eating. Eating Behaviors, 9(3), 285–293. https://doi.org/10.1016/j.eatbeh.2007.10.003

Fariz, A., Fitriana, L. A., & Puspita, A. P. W. (2025). Strategi Coping Mahasiswa Semester Akhir dalam Menghadapi Stres Akademik: Studi Kasus di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Skolastik Keperawatan, 11(01), 34–42. https://doi.org/https://doi.org/10.35974/jsk.v11i01.4034

Faul, F., Erdfelder, E., Buchner, A., & Lang, A.-G. F. (2020). GPower* (Version 3.1.9.7) [Computer software]. https://www.psychologie.hhu.de/arbeitsgruppen/allgemeine-psychologie-und-arbeitspsychologie/gpower

Fawzy, M., & Hamed, S. A. (2017). Prevalence of psychological stress, depression and anxiety among medical students in Egypt. Psychiatry Research, 255, 186–194. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2017.05.027

Folkman, S., & Lazarus, R. S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer publishing company.

Ghani, M. N., Kurniawati, A., & Azizah, S. (2023). Opini mahasiswa mengenai penghapusan kebijakan wajib skripsi. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), Vol. 2, 417–424. https://doi.org/https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/821

Gryzela, E., & Ariana, A. D. (2021). Hubungan antara Stres dengan Emotional Eating pada Mahasiswa Perempuan yang Sedang Mengerjakan Skripsi. Buletin Riset Psikologi & Kesehatan Mental. https://doi.org/http://e-journal.unair.ac.id/index.php/BRPKM

Gusni, E., Susmiati, S., & Maisa, E. A. (2022). Stres Dan Emotional Eating Pada Mahasiswa S1 Fakultas Keperawatan. Link, 18(2), 155–161. https://doi.org/10.31983/link.v18i2.9186

Hamzah, B., & Hamzah, R. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Stikes Graha Medika. Indonesian Journal for Health Sciences, 4(2), 59. https://doi.org/10.24269/ijhs.v4i2.2641

Hayu, Z. C. (2022). Pengaruh Stres Akademik terhadap Emotional Eating pada Mahasiswa UNY. Universitas Negeri Yogyakarta.

Hidayat, V. (2019). Kebermaknaan Hidup pada Mahasiswa Semester Akhir. Jurnal Psikologi Integratif, 6(2), 141. https://doi.org/10.14421/jpsi.v6i2.1491

Ilmi, A. F., Yanuar, M. C., Fahriati, A. R., & Andriati, R. (2023). Hubungan Perilaku Emotional Eating, Asupan Energi Dan Beban Kerja Dengan Gejala Stres Saat Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat Stikes Widya Dharma Husada Tangerang. Ikesma, 19(2), 119. https://doi.org/10.19184/ikesma.v19i2.31248

Irzanti, A. F., Husodo, B. T., & Kusumawati, A. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Emotional Eating Pada Mahasiswa di Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(6), 364–372. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.6.364-372

Jannah, M. (2018). Metodologi penelitian kuantitatif untuk psikologi. Unesa University Press.

KBBI Online. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia. https://kbbi.kemdikbud.go.id

Ozier, A. D., Kendrick, O. W., Knol, L. L., Leeper, J. D., Perko, M., & Burnham, J. (2007). The Eating and Appraisal Due to Emotions and Stress (EADES) Questionnaire: Development and Validation. Journal of the American Dietetic Association, 107(4), 619–628. https://doi.org/10.1016/j.jada.2007.01.004

Purniasari, M. M. (2018). Hubungan Tingkat Stress Dengan Pola Makan Anak Usia Sekolah (Studi Di SDN Candimulyo 1 Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang). STIKes Insan Cendekia Medika Jombang.

Putnarubun, A. (2021). Peranaan Guru PAK dalam Mengatasi Stres Siswa (Studi SMA Negeri 12 Ambon). SOSCIED, 4(1), 13–22. https://doi.org/https://doi.org/10.32531/jsoscied.v4i1.337

Rahmawati, W. K. (2016). Efektivitas teknik restrukturisasi kognitif untuk menangani stres akademik siswa. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 2(1), 15–21. https://doi.org/https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI/article/view/1636

Ramadhani, I. R. (2022). Hubungan antara stres akademik dengan emotional eating pada mahasiswa. Universitas Airlangga.

Theodoratou, M., Farmakopoulou, I., Kougioumtzis, G., Kaltsouda, A., Siouti, Z., Sofologi, M., Gkintoni, E., & Tsitsas, G. (2023). Emotion-focused coping, social support and active coping among University students: gender differences. Journal of Psychology & Clinical Psychiatry, 14(1), 5–9. https://doi.org/10.15406/jpcpy.2023.14.00720

Trimawati, T., & Wakhid, A. (2018). Studi Deskriptif Perilaku Emotional Eating Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi di Universitas Ngudi Waluyo Ungaran. Jurnal Smart Keperawatan, 5(1), 52. https://doi.org/10.34310/jskp.v5i1.164

Van Strien, T., Frijters, J. E. R., Bergers, G. P. A., & Defares, P. B. (1986). The Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) for assessment of restrained, emotional, and external eating behavior. International Journal of Eating Disorders, 5(2), 295–315. https://doi.org/10.1002/1098-108X(198602)5:2<295::AID-EAT2260050209>3.0.CO;2-T

WHO. (2023). Stress. Word Health Organization. https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/stress

Wijayanti, A., Margawati, A., & Wijayanti, H. S. (2019). Hubungan Stres, Perilaku Makan, Dan Asupan Zat Gizi Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Journal of Nutrition College, 8(1), 1. https://doi.org/10.14710/jnc.v8i1.23807

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Yacob, Y. S. C. Y., & Vrisaba, N. A. (2026). Hubungan Stres dan Emotional eating Mahasiswa Akhir Fakultas Psikologi UNESA. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(02), 551–562. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p551-562
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.