UJI KUALITAS AIR SUNGAI GEMPOLSARI DI SEKITAR LUMPUR LAPINDO DENGAN PARAMETER FISIKA-KIMIA UNTUK MENENTUKAN STATUS MUTU LINGKUNGAN

Isi Artikel Utama

Izzy Eka Nur Rochmad
Naja Suad Suzainti
Abellya Syafira
Rizky Alicia Miranti
Rusmini

Abstrak

Air merupakan sumber daya yang rentan mengalami penurunan kualitas akibat aktivitas antropogenik maupun bencana lingkungan. Lumpur Lapindo yang terjadi sejak tahun 2006 di Sidoarjo berpotensi mempengaruhi kondisi perairan di sekitar, termasuk Sungai Gempolsari yang berdekatan dengan area terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Sungai Gempolsari menggunakan parameter fisika-kimia sebagai dasar penentuan status mutu lingkungan. Metode yang dilakukan meliputi pengambilan sampel air dan analisis parameter terpilih, yaitu pH, DO, TDS, nitrat (NO3-), amonia (NH3), serta logam berat. Analisis dilakukan dengan alat uji lapangan sederhana dan dibandingkan dengan baku mutu air sungai berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan kadar nitrat sebesar 50 mg/L yang melebihi ambang batas, sehingga mengindikasikan pencemaran nutrien. Parameter lain seperti amonia (0 mg/L) sebagian besar logam berat (0 mg/L), pH (7,5), TDS (0,308 mg/L), dan DO (10 mg/L) masih dalam kisaran baku mutu. Namun, konsentrasi magnesium (425 mg/L) dan karbon (425 mg/L) terdeteksi melebihi standar. Temuan ini menandakan bahwa kualitas air sungai Gempolsari relatif baik pada sebagian besar parameter, namun tercemar ringan hingga sedang akibat beban nutrien khususnya nitrat serta kandungan mineral tertentu. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap kualitas air di kawasan terdampak Lumpur Lapindo. Hasilnya dapat menjadi dasar rekomendasi pengelolaan lingkungan dan upaya mitigasi pencemaran demi keberlanjutan ekosistem perairan serta perlindungan kesehatan masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Izzy Eka Nur Rochmad, Naja Suad Suzainti, Abellya Syafira, Rizky Alicia Miranti, & Rusmini. (2025). UJI KUALITAS AIR SUNGAI GEMPOLSARI DI SEKITAR LUMPUR LAPINDO DENGAN PARAMETER FISIKA-KIMIA UNTUK MENENTUKAN STATUS MUTU LINGKUNGAN. Unesa Journal of Chemistry, 14(2), 56–62. https://doi.org/10.26740/ujc.v14n2.p56-62
Bagian
Articles

Referensi

[1] Y. V. Sari, Z. Muallifah, and A. Fanani, "Klasifikasi Kualitas Air Menggunakan Metode Extreme Learning Machine (ELM)," Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER), vol. 15, no. 2, pp. 983-994. 2023, doi: 10.5281/zenodo.10069630.

[2] J. C. Ritchie, and F. R. Schiebe, “Remote Sensing in Hydrology and Water Management,” Springer Berlin Heidelberg, 2012, doi: 10.1007/978-3-642-59583-7_13

[3] H. Effendi, S. Muslimah, and P. A. Permatasari, “Relationship Between Land Use and Water Quality in Pesanggrahan River,” IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, vol. 149, no. 1, pp. 1–20, 2018, doi: 10.1088/1755-1315/149/1/012022.

[4] P. D. Susanti, and N. Wahyuningrum, “Identification of The Main Water Quality Parameters for Monitoring and Evaluating Watershed Health,” Indonesian Journal of Geography, vol. 52, no. 2, pp. 228-238. 2020, doi: 10.22146/ijg.47280.

[5] A. Usman, M. Salahuddin, and Ranawijaya, Pembuangan Lumpur Porong-Sidoarjo ke Laut Surabaya. Paper Pendukung, Simposium Nasional, 2006.

[6] P. Arisandi, Menebar Bencana Lumpur di Kali Porong. Ecological Observation and Wetlands Conservation, 2006.

[7] R. Wahyuni, and Sudarmadji, “Analisis Kualitas Airtanah Bebas di Kecamatan Tanggulangin Sebagai Dampak Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo,” Skripsi, 2013.

[8] H. Effendi, “Simulasi Penentuan Indeks Pencemaran dan Indeks Kualitas Air (nsf-wqi),” Puslitbang Kualitas Dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, 2015.

[9] R. Novian, S. Ariya, Reflis, and S. P. Utama, "Pencemaran Perairan Sungai Bengkulu Akibat Nitrat dan Fosfat dari Aktivitas Pertanian: Studi Literatur," IPSSJ, vol. 2, no. 3, pp. 3805–3814, June, 2025. Available: https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/492

[10] H. Jusuf, A. Adityaningrum, and C. Arsyad, “Analisis Kandungan Nitrat (NO3), Nitrit (NO2), dan Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) pada Air di Danau Perintis Kabupaten Bone Bolango,” Jambura Journal of Health Science and Research, vol. 5, no. 4, pp. 1101–1111, 2023. Available: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index

[11] L Fewtrell, “Drinking-water Nitrate, Methemoglobinemia, and Global Burden of Disease: A Discussion,” Environmental Health Perspectives, vol. 112, no. 14, pp. 1371–1374, 2024, doi: 10.1289/ehp.7216.

[12] Hendrawati, T. H. Prihadi, and N. N. Rohmah, "Analisis Kadar Phosfat dan N-Nitrogen (Amonia, Nitrat, Nitrit) pada Tambak Air Payau akibat Rembesan Lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur," Jurnal Kimia Valensi, vol. 1, no. 3, pp. 135–143. 2008.

[13] B. Hamuna, R. H. R. Tanjung, and H. K. Maury, “Concentration of Ammonia, Nitrate and Phosphate in Depapre District Waters, Jayapura Regency,” Enviro Scienteae, vol. 14, no. 1, pp. 8–15, 2018.

[14] T. N. Laia, and M. Trisna, "Dampak Kimia Lumpur Lapindo Terhadap Lingkungan Masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia," Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, vol. 9, no. 5, pp. 252-258, 2025.

[15] E. Hartini, "Efektivitas Cascade Aerator dan Bubble Aerator dalam Menurunkan Kadar Mangan Air Sumur," Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 44-52, 2012.

[16] A. K. Potasznik, and S. Szymczyk, "Magnesium and Calcium Concentrations in the Surface Water and Bottom Deposits of a River-Lake System," Journal of Elementology, vol. 20, no. 3, pp. 677–692, 2015.

[17] A. Y. Putra, Y. Sari, and S. Maisarmah, “Uji Kualitas Air Tanah dari Kadar TDS, Ion SO42- dan NO3- di Kecamatan Kubu Babussalam, Rokan Hilir,” Journal of Research and Education Chemistry, vol. 1, no. 2, pp. 23–29, 2019. Available:

http://journal.uir.ac.id/index.php/jrec

[18] S. P. Weber, and L. Duffy, "Effects of Total Dissolved Solids on Aquatic Organisms: A Review of Literature and Recommendation for Salmonid Species," American Journal of Environmental Sciences, vol. 3, no. 1, pp. 1-6, 2007.

[19] E. A. Y. Mendrofa, “Parameter Fisik dan Kimia Perairan Kolam untuk Menunjang Pertumbuhan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus),” Jurnal Perikanan dan Kelautan, vol. 2, no. 1, pp. 145–152, 2025.

[20] Q. Zhou, K. Li, X. Jun, and L. Bo, "Role and Functions of Beneficial Microorganisms in Sustainable Aquaculture," Bioresource Technology, vol. 100, no. 6, pp. 3780–3786, 2009, doi: 10.1016/j.biortech.2008.12.037

[21] A. P. P. Markus, I. R. Mangangka, and R. R. I. Legrans, “Analisis Kualitas Air Sungai Tondano di Hulu dan Hilir Bendungan Kuwil Kawangkoan,” Tekno, vol. 22, no. 89, pp. 1690–1707, 2024.

[22] E. S. Sahabuddin, Filososfi Cemaran Air. Kupang: PTK Press. 2015.

[23] B. Ali, Anushka and Mishra, "Effects of Dissolved Oxygen Concentration on Freshwater Fish: A Review," International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, vol. 10, no. 4, pp. 113–127. 2022, doi: 10.22271/fish.2022.v10.i4b.2693.

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.