Gambaran Dinamika Psikologis Pasien Skizoafektif Tipe Campuran dalam Perspektif Psikoanalisis

Authors

  • Nur Rafidah Karimah Universitas Negeri Surabaya
  • Onny Fransinata Anggara Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p281-289

Keywords:

gangguan skizoafektif, psikoanalisis, Studi Kasus, Dinamika Psikologis

Abstract

Gangguan skizoafektif tipe campuran merupakan gangguan mental berat yang ditandai oleh kemunculan gejala psikotik yang menetap disertai fluktuasi suasana perasaan berupa episode depresi dan mania, sehingga menimbulkan gangguan signifikan pada fungsi psikososial individu. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam dinamika psikologis pasien dengan gangguan skizoafektif tipe campuran melalui pendekatan psikoanalisis Freud. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif dan integratif menggunakan kerangka teoretis psikoanalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan yang dialami partisipan berakar pada konflik psikologis yang berlangsung sejak masa kanak-kanak, ditandai oleh dominasi superego yang kaku, lemahnya fungsi ego, serta represi emosi akibat pola relasi keluarga yang menekan dan pengalaman penolakan sosial yang berulang. Kondisi tersebut memicu munculnya gejala psikotik dan afektif sebagai bentuk kegagalan ego dalam mengelola dorongan internal dan realitas eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman psikodinamik penting untuk melengkapi intervensi medis agar penanganan pasien skizoafektif tipe campuran dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Abstract

Mixed-type schizoaffective disorder is a severe mental disorder characterized by the persistent presence of psychotic symptoms accompanied by fluctuations in mood, including depressive and manic episodes, which result in significant impairment in psychosocial functioning. This study aims to provide an in-depth description of the psychological dynamics of a patient with mixed-type schizoaffective disorder using a Freudian psychoanalytic approach. The study employed a descriptive qualitative design with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis, and were subsequently analyzed descriptively and integratively within a psychoanalytic theoretical framework. The findings indicate that the participant’s condition is rooted in long-standing psychological conflicts originating in childhood, marked by a rigidly dominant superego, weakened ego functioning, and emotional repression resulting from oppressive family relationships and repeated experiences of social rejection. These conditions contribute to the emergence of psychotic and affective symptoms as manifestations of the ego’s failure to manage internal drives and external reality. This study concludes that a psychodynamic understanding is essential to complement medical interventions in order to achieve more comprehensive and sustainable treatment for patients with mixed-type schizoaffective disorder.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwisol (2022). Psikologi Kepribadian. Malang. Univesitas Negeri Malang.

Ardiansyah, Risnita, & M. Syahran Jailani. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Glennasius, T., & Ernawati, E. (2023). Program Intervensi Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keteraturan Berobat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Jaya. Malahayati Nursing Journal, 5(12), 4239-4249. Retrieved from https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/12528

Harahap, M. A., & Nelvia, D. D. (2023). Gangguan psikotik akut dan gangguan skizoafektif. Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan keperawatan, 1(3), 66–78. https://doi.org/10.59680/ventilator.v1i3.460

Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Istiqomah, R. R., … Sukmana, D. J. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Jaenudin, U. (2015). Dinamika Kepribadian (Psikodinamik). CV. Pustaka Setia.

Kadir, N. U., Wijaya, F., & Sanusi, M. (2023). Jenis gangguan psikotik berdasarkan PPDGJ III. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 9140–9150. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4691

Lemma, A. (2016). Introduction to the practice of psychoanalytic psychotherapy (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Maramis, W. F., & Maramis, A. A. (2009). Catatan ilmu kedokteran jiwa edisi 2. Airlangga University Press.

Maulana, M. R., & Fitriana, Q. A. (2025). Exploring hebephrenic schizophrenia through the lens of Adlerian individual psychology theory. International Conference on Psychology and Education (ICPE), 4(1), 1–6. Retrieved from https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/icpe/article/view/5951

McWilliams, N. (2020). Psychoanalytic diagnosis: Understanding personality structure in the clinical process (3rd ed.). Guilford Press.

Miller, J. N., & Black, D. (2019). Schizoaffective disorder: A review. Annals of Clinical Psychiatry, 31(1), 47–53. https://doi.org/10.1177/104012371903100101

Ningnurani, N., Romas, M. Z., & Widiantoro, F. W. (2022). Studi kasus penderita skizofrenia paranoid. Jurnal Psikologi, 18(1), 25–29. Retrieved from https://ejournal.up45.ac.id/index.php/psikologi/article/download/1017/724/3561

Priya, A. (2020). Case study methodology of qualitative research: Key attributes and navigating the conundrums in its application. Sociological Bulletin, 70(1), 94–110. https://doi.org/10.1177/0038022920970318

Rahmawati, A., Halimah, N., Karmawan, K., & Setiawan, A. A. (2024). Optimalisasi teknik wawancara dalam penelitian field research melalui pelatihan berbasis participatory action research pada mahasiswa Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 4(2), 1–10. https://doi.org/10.37640/japd.v4i2.2100

Utami, S. R., Hidayati, L. N., & Wasniyati, A. (2024). Implementasi terapi musik klasik pada pasien skizoafektif dengan gejala utama halusinasi pendengaran. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 10(4), 600–609. https://doi.org/10.22487/htj.v10i4.1397

Volkan, K., & Volkan, V. (2022). Schizophrenia: Science, psychoanalysis, and culture. Karnac Books. https://doi.org/10.2307/jj.23338238

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Karimah, N. R., & Anggara, O. F. (2026). Gambaran Dinamika Psikologis Pasien Skizoafektif Tipe Campuran dalam Perspektif Psikoanalisis. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 281–289. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p281-289
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.