Gambaran Persepsi Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Kehilangan Peran Ayah

Penulis

  • Noer Erika Universitas Negeri Surabaya
  • Ellyana Ilsan Eka Putri Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p629-646

Kata Kunci:

Persepsi pernikahan, Kehilangan ayah, Dewasa awal

Abstrak

Kehadiran ayah berperan bagi perkembangan emosional, sosial, dan pandangan anak perempuan terhadap hubungan interpersonal. Kehilangan peran ayah berkaitan dengan cara individu membentuk hubungan pada masa dewasa awal. Kondisi tersebut menunjukkan betapa pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi pernikahan pada perempuan dewasa awal yang kehilangan peran ayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari tiga perempuan dewasa awal yang kehilangan peran ayah. Kriteria subjek pada penelitian ini adalah perempuan dewasa awal berusia 20-25 tahun, belum menikah, kehilangan ayah karena kematian, dan kepergian ayah sejak masa kanak-kanak. Pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur dan dianalisis dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kehilangan ayah membentuk persepsi pernikahan berbeda pada tiap partisipan. Persepsi pernikahan pada partisipan terbentuk berdasarkan pengalaman kehilangan ayah, cara mengelola duka, dan keberadaan figur pengganti. Penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa kehilangan ayah berperan dalam membentuk cara individu memaknai hubungan, kepercayaan, dan komitmen dalam kehidupan dewasa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Acocella, J., & Calhoun, J. (1995). Psychology of adjustment human relationship (3rd ed.). McGraw-Hill.

Alwisol. (2019). Psikologi Kepribadian. UMM PRESS.

Amaliya, N. L. I., Hari, C., & Kusumiati, N. R. Y. E. (2025). Antara Harapan dan Ketakutan: Persepsi Wanita Fatherless terhadap Pernikahan. Media Bina Ilmiah, 19(11), 6195–6212. https://doi.org/10.33758/mbi.v19i11.1293

Arnett, J. J. (2014). Emerging Adulthood : the Winding Road from the Late Teens through the Twenties. Oxford University Press.

Aulia, A. P., Santoso, M. B., & Apsari, N. C. (2025). Persepsi Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Muda Sebagai Implikasi Dari Fenomena Fatherless. Share : Social Work Journal, 14(2), 173–185. https://doi.org/10.24198/share.v14i2.60567

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung. (2024). Angka pernikahan di Indonesia menurun dalam 10 tahun terakhir. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung. https://bandungkab.bps.go.id/id/news/2024/11/13/143/angka-pernikahan-di-indonesia-menurun-dalam-10-tahun-terakhir.html

Berlianti, R., & Suminar, D. R. (2025). Gambaran Hubungan Romantis Pada Perempuan Dewasa Awal yang Belum Menikah dengan Pengalaman Fatherless Akibat Perceraian. Repository Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/136939/

Bowlby, J. (1982). Attachment and Loss. Basic Books.

Carroll, J. S., Badger, S., Willoughby, B. J., Nelson, L. J., Madsen, S. D., & Barry, C. M. (2009). Ready or not? Criteria for marriage readiness among emerging adults. Journal of Adolescent Research, 24(3), 349–375. https://doi.org/10.1177/0743558409334253

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Darmawati. (2023). Peran Ayah Dalam Aspek Perkembangan Emosional Dan Psikologi Anak. Jurnal Adzkiya, VII(I), 1–10. https://jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/adz

Dewi, S., None Dewi Sukmawati, & None Sri Mulyeni. (2025). Makna Kehilangan Ayah bagi Mahasiswa Studi Kualitatif Perbedaan Fatherless Akibat Perceraian dan Kematian. Deleted Journal, 3(3), 385–397. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i3.1422

Diana, P., & Agustina. (2023). Gambaran Persepsi Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Muda Dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai Dan Fatherless. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 720–731. https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.181

Febriani, M., & Iswinarti. (2025). The Impact of Fatherlessness on Independence and Interpersonal Relationships in Early Adult Women: A Systematic Review. Jurnal Psikologi, 2(4), 13. https://doi.org/10.47134/pjp.v2i4.4382

Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif (1st ed.). Wal ashri Publishing.

Heijningen, C. J. M. Van, Berkel, S. R. Van, Langereis, I., Elzinga, B. M., & Alink, L. R. A. (2025). Losing a parent during childhood : The impact on adult romantic relationships. August 2023, 1–20. https://doi.org/10.1111/famp.13060

Husna, W. A., & Adri, Z. (2025). Cinta Pertama Adalah Luka: Studi Fenomenologis pada Perempuan Fatherless. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(1), 1623–1636. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2149

Ibhas, A. M., Akhmad, N. H. M., & Usman, N. R. (2024). Gambaran Persepsi Pernikahan pada Dewasa Awal yang Mengalami Ketiadaan Peran Figur Ayah. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, Vol.4, No.(1), 1–10.

Jawapos.com. (2025). Fatherless Jadi Pemicu Depresi, RSUD BDH Tangani 10–15 Kasus Setiap Bulan. Jawapos.Com. https://www.jawapos.com/surabaya-raya/016173305/fatherless-jadi-pemicudepresirsud-bdh-tangani-1015-kasussetiap-bulan?utm_source=chatgpt.com

Jayani, D. H. (2021). 2,67% Anak Tidak Tinggal Bersama Ayah dan Ibu Kandung. Katadata.Co.Id. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/40e0e236e26b0d3/267-anak-tidak-tinggal-bersama-ayah-dan-ibu-kandung

Junaidin, J., Mustafa, K., Hartono, R., & Khoirunnisa, S. (2023). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 5(4), 16649–16658. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2839

Kahija, Y. L. (2017). Penelitian Fenomenologis. PT Kasinius.

Kasdim, R., & Budiarto, Y. (2024). Attachment style dalam hubungan romantis pada wanita emerging adulthood yang mengalami fatherlessness. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(4).

Mikulincer, M., & Shaver, P. R. (2016). Attachment in adulthood: Structure, dynamics, and change. The Guilford Press.

Muhlisin, I., & Umardani, A. (2025). Ketahanan Keluarga Fatherless Dan Dampaknya Terhadap Kesiapan Anak Perempuan Menikah: Studi Kasus di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Al-Hukkam: Journal of Islamic Family Law, 5(2), 1-14. https://doi.org/10.28918/al-hukkam.v5i2.13150

Nurwandri, A., Sitorus, A. K., Harjono Sitorus, B., Panjaitan, H., Rahma, M., Handayani, M., Nauli Siahaan, M., Damaiyanti, M., Sanda, N., Uci Nur Khomsyah Indriani, N., & Aulia Putri, Z. (2024). Peran Ayah Dalam Pendidikan Anak: Perspektif dan Dampaknya Pada Perkembangan Anak di Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 4(3), 2024. https://doi.org/10.51214/002024041125000

Putri, W. F. H., & Rahmasari, D. (2024). Optimisme Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Fatherless Akibat Perceraian Marital Optimism in Early Adult Women Who are Fatherless due to Divorce. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(01), 518–529. https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61586

Rahmadhani, A., Kinantia, N., Aulia Ramadanti, S., Khoerunnisa, S., & Fakhruddin, A. (2024). Fatherless Generation: Mengungkap Dampak Kehilangan Peran Ayah Terhadap Psikologis Anak dalam Kaca Mata Islam. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 128–146. https://doi.org/10.58518/darajat.v7i2.3017

Rossall, C. A., & Arianti, R. (2025). The Silent Struggle: Early Paternal Loss and Its Influence on Adolescent Self-Esteem. Journal of Psychological Perspective, 7(2), 87–98. https://doi.org/10.47679/jopp.7210552025

Santrock, J. W. (2024). Life-Span Development, 19th Edition (John W. Santrock) (19th ed.). McGraw-Hill US Higher Ed ISE.

Sari, N. (2025). The Impact of the Loss of a Father's Role on a Daughter's Relationship Life. Educational Psychology Journal, 14(1), 1-11. https://doi.org/10.15294/epj.v14i1.23585

Sasono, D. A. P., Pitoyo, D., & Ningrum, W. S. (2025). Dampak Fatherless Terhadap Perempuan Dewasa Awal: Studi Fenomenologi Tentang Kriteria Pasangan Hidup. Edu Sociata (Jurnal Pendidikan Sosiologi), 8(1), 68–78. https://doi.org/10.33627/es.v8i1.3327

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (19th ed.). Alfabeta.

Suwarnoputri, A. R., Stevani, H., Putriviandi, N. N., Nurjihan, N., Nahda, H., Setiawan, A., & Kautsar, S. K. (2024). Analisis Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konsepkesiapan Pernikahan. Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 1–21. https://doi.org/10.22373/je.v10i1.22189

Sylvia, N. (2025). Rethinking Fatherlessness : Gender , Parental Role Inequality , and Its Impacts on Children. 7(December). https://doi.org/10.29300/hawapsga

Van, S. F., Kalmijn, M., & Van, G. R. (2022). The long-term improvement in father–child relationships after divorce: Descriptive findings from the Netherlands. Demographic Research, 46, 441–452. https://doi.org/10.4054/demres.2022.46.15

Wahyuni, S., Khumas, A., & Jafar, E. S. (2023). Persepsi Tentang Pernikahan Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Fatherless. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(6), 1050–1066. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i6.2380

World Health Organization. (2022). Child and Adolescent Mental and Brain Health. Www.who.int. https://www.who.int/activities/improving-the-mental-and-brain-health-of-children-and-adolescents

Yusuf, A. M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan (Vol. 17). Kencana.

Zhang, N., Sandler, I., Yun, J., Sharlene, T., & Erin, W. (2022). Caregivers ’ Self-Compassion and Bereaved Children ’ s Adjustment : Testing Caregivers ’ Mental Health and Parenting as Mediators. Mindfulness, 462–473. https://doi.org/10.1007/s12671-021-01807-1

Diterbitkan

2026-05-31

Cara Mengutip

Erika, N., & Putri, E. I. E. (2026). Gambaran Persepsi Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Kehilangan Peran Ayah . Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(02), 629–646. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n02.p629-646
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.