Hubungan Pemberdayaan Psikologis dengan Keseimbangan Kehidupan Kerja pada Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11i1.61401Keywords:
Keseimbangan kehidupan kerja, pemberdayaan psikologis, satgas PPAAbstract
Satuan tugas perlindungan perempuan dan anak (Satgas PPA) terbentuk dari berbagai kalangan profesi dengan tugas untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak. Satgas PPA perlu untuk bersikap adil dan seimbang pada setiap peran yang dimiliki di kehidupan pribadi dan kehidupan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan keseimbangan kehidupan kerja pada Satgas PPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode teknik simple random sampling pada sampel sebanyak 178 Satgas PPA. Pengambilan data penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan korelasi pearson product moment melalui software SPSS versi 25.0 for windows. Hasil yang diperoleh untuk nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,740. Nilai tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis dengan keseimbangan kehidupan kerja memiliki hubungan yang signifikan pada kategori kuat dan positif sehingga semakin tinggi pemberdayaaan psikologis maka semakin tinggi pula keseimbangan kehidupan kerja pada Satgas PPA di Kabupaten Bojonegoro.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

